Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Rizal Ramli Nasihati Luhut Jangan Teruskan Proyek Reklamasi

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 17 September 2016 | 14:47 WIB
Rizal Ramli Nasihati Luhut Jangan Teruskan Proyek Reklamasi
Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli bersama Menteri Perhubungan Inasius Jonan [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli sangat menyayangkan keputusan penggantinya, Luhut Binsar Panjaitan yang kembali melanjutkan proyek reklamasi beberapa pulau di Pantai Utara Jakarta. Agar tidak terlalu melangkah lebih jauh diseret Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Rizal pun mengingatkan Luhut.

"Soal reklamasi, saya hanya ingin sampaikan pesan kepada sahabat saya, teman saya Luhut Pandjaitan jangan mau diseret-seret ke lumpur oleh Ahok," kata Rizal di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/9/2016).

Pria yang digadang-gadang maju menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta pada pemilihan gubernur Tahun 2017 mendatang tersebut menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Mantan Menteri Koordinator bidang Hukum, Politik dan Keamanan tersebut tidaklah matang. Pasalnya, dia menilai apa yang dilakukan Luhut tidak memberikan dampak positif bagi masyarakt DKI.

"Karena tentu harus mendengarkan proses sebelum mengambil keputusan yang penting adalah harus berdampak pada rakyat Jakarta," kata Rizal.

Namun, saat ditanya apakah dirinya akan menghentikan proyek reklamasi jika terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, Rizal hanya tersenyum.

Sebelumnya, Rizal Ramli saat menjabat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, telah memutuskan proyek reklamasi Jakarta untuk Pulau G harus segera dihentikan. Karena menurutnya, dalam pembangunanya telah terjadi sejumlah kerusakan dan letaknya yang terlalu dekat dengan barang strategis negara, seperti kabel milik PLN di bawah laut dan masuk dalam kategori pelanggaran.

Proyek reklamasi Pulau G Teluk Jakarta ditangani oleh PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melalui anak usahanya PT Muara Wisesa Samudera.  Dalam proyek ini, PT Muara Wisesa Samudra mengerjakan proses pembangunan hunian dan perkantoran mewah di kawasan yang terdiri dari 17 pulau tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Reklamasi Pulau G Lanjut, Ahok Kebut Rusun dari Duit Pengembang

Reklamasi Pulau G Lanjut, Ahok Kebut Rusun dari Duit Pengembang

News | Selasa, 13 September 2016 | 22:14 WIB

Podomoro Siap Desain Ulang Proyek Pulau G Jika Diminta

Podomoro Siap Desain Ulang Proyek Pulau G Jika Diminta

News | Selasa, 13 September 2016 | 18:44 WIB

Hari Ini Luhut Akan Terima Hasil Kajian Soal Proyek Reklamasi

Hari Ini Luhut Akan Terima Hasil Kajian Soal Proyek Reklamasi

Bisnis | Senin, 05 September 2016 | 15:24 WIB

Besok Pagi, Ahok Jadi Saksi Kasus Sanusi, Siangnya Sidang di MK

Besok Pagi, Ahok Jadi Saksi Kasus Sanusi, Siangnya Sidang di MK

News | Minggu, 04 September 2016 | 18:49 WIB

WIKA Garap Proyek Agung Podomoro Senilai Rp820 miliar

WIKA Garap Proyek Agung Podomoro Senilai Rp820 miliar

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 13:37 WIB

Ini Respon Ahok Disebut Rizal Jangan Cengeng

Ini Respon Ahok Disebut Rizal Jangan Cengeng

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 10:18 WIB

Terkini

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB