Progres Fisik Bendungan Raknamo Tiga Kali Lebih Cepat Dari Target

Adhitya Himawan Suara.Com
Selasa, 20 September 2016 | 09:21 WIB
Progres Fisik Bendungan Raknamo Tiga Kali Lebih Cepat Dari Target
Proses pembangunan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). [Dok Kementerian PUP]

Progres pembangunan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melesat melampaui target rencana yang ditetapkan. Saat ini, pembangunan fisik sudah mencapai 67,9 persen, tiga kali lipat dari rencana yang sudah ditetapkan sebelumnya, yakni 22,52 persen.

Bendungan Raknamo yang ditujukan sebagai sumber pasokan air utama di NTT ini dimulai pembangunannya atau groundbreaking pada 20 Desember 2014 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Di NTT kuncinya adalah air. Kalau sudah ada air, baru bicara apa yang kita mau tanam, entah ketela, jagung, tebu bahkan ternak pun juga bisa," kata Presiden Jokowi saat melihat progres bendungan ini, Juli 2015.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PUPR juga mengatakan pembangunan di NTT baik dibidang kesehatan, pendidikan, kedaulatan pangan ditentukan oleh ketersediaan air, karena NTT ini adalah daerah kering. "Kita akan buat 7 bendungan lagi di NTT dan salah satunya adalah Bendungan Raknamo ini,” ujar Basuki dalam keterangan resmi, Senin (19/9/2016).

Terkait percepatan pembangunan Bendungan Raknamo, Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso saat diskusi media di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (16/9) mengatakan mestinya selesai akhir 2019, tapi akan didorong untuk selesai di 2018. "Sekarang saya mau coba dorong lagi (selesai) di 2017," ujarnya.

Ia menyatakan target penyelesaian bendungan dibuat dalam kondisi pekerjaan normal. Namun saat ini Pemerintah melakukan percepatan penyelesaian dengan menambah alat dan memberlakukan 2 shift kerja siang-malam selama 7 hari dalam seminggu. "Ternyata, upaya ini membuahkan hasil, itulah yang mempercepat dari pekerjaan tersebut,” ujarnya.

Selain menambah peralatan dan jam kerja, Imam mengaku cepatnya pembangunan Bendungan Raknamo juga disebabkan karena masyarakatnya yang menerima pembangunan tersebut. Mereka tidak keberatan dan mempersilakan alat berat untuk masuk wilayah tersebut. Kontraktor bisa leluasa bekerja siang dan malam.”Kondisi lapangan Raknamo sangat bagus, karena kondisi lapangannya terbuka dan masyarakatnya juga welcome," kata Imam.

Keberadaan Bendungan Raknamo diharapkan bisa membantu menuntaskan permasalahan penyediaan air baku di Kabupaten Kupang dengan debit 100 liter per detik, pengembangan daerah irigasi bagi lahan 1.250 hektar di Kecamatan Naibonat, Desa Raknamo dan Desa Manusak, pengendalian banjir daerah hilir Kota Kupang, pengembang pariwisata, serta pembangkit listrik tenaga mikro mencapai 0,22 MW.

Bendungan Raknamo dirancang dengan kapasitas tampung 14,09 juta m3, luas genangan 147,3 hektar dan tinggi bendungan mencapai 36,2 meter serta panjang 438 meter. Bertindak sebagai kontraktor pelaksana adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dengan nilai kontrak mencapai Rp 782 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI