Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Ini Sejumlah Prinsip yang Salah dan Menghambat Orang Jadi Kaya

Adhitya Himawan

Senin, 26 September 2016 | 06:08 WIB
Ini Sejumlah Prinsip yang Salah dan Menghambat Orang Jadi Kaya
Motivator Tung Desem Waringin saat berbicara dalam seminar Financial Revolution di Jakarta, Jumat (23/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pengusaha sukses sekaligus motivator Tung Desem Waringin mengatakan bahwa kini banyak orang yang tak menyadari dirinya menganut sejumlah prinsip yang salah dalam menjalani kehidupan. Fatalnya, ketidakpahaman kesalahan mereka tanpa disadari justru menjadi faktor penghambat agar mereka bisa mencapai kekayaan dan kesuksesan. 

"Sebagai contoh, ada prinsip uang adalah akar dari segala kejahatan. Ini adalah prinsip yang salah karena uang bukanlah akar dari segala kejahatan yang dilakukan manusia," kata dalam seminar Financial Revolution di Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Menurutnya, akar kejahatan adalah rasa cinta yang berlebihan terhadap uang. Rasa cinta itu bahkan melebihi rasa cinta kepada keluarga dan para sahabat kita dalam kehidupan. "Inilah yang membuat jadi akar kejahatan," ujar Tung.

Prinsip lain yang keliru adalah uang tidak bisa membeli cinta. Dalam kenyataannya, sangat lumrah dan manusiawi jika banyak, terutama perempuan bahwa mereka menginginkan pasangan hidupnya adalah seseorang dengan kondisi materi yang sukses. 

Prinsip lain yang juga fatal adalah lebih baik miskin ber-Tuhan daripada kaya tetapi tidak ber-Tuhan. Menurut Tung, ini seharusnya tidak perlu dipertentangkan. Bagaimanapun seseorang yang kaya akan memiliki peluang dan kemampuan yang jauh lebih besar untuk berbuat baik kepada sesamanya. 

Ada juga prinsip bahwa uang tidak menyelesaikan masalah. Menurut mantan senior vice president marketing Lippo Shop tersebut, setiap kehidupan manusia pasti akan ada masalah. Ini sudah menjadi kodrat yang ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

"Tetapi kalau memang sama-sama tetap ada masalah, bagaimanapun kondisi yang kaya jauh lebih baik hidupnya dibanding yang miskin," tutup Tung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 6 Jurus Buat Anda Supaya Bisa Kaya

Ini 6 Jurus Buat Anda Supaya Bisa Kaya

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 05:54 WIB

Inilah Dua Penyebab Kemiskinan Pada Seseorang

Inilah Dua Penyebab Kemiskinan Pada Seseorang

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 05:39 WIB

Ibu Muda Racuni 3 Anak Kandung dan Membacoknya dengan Kampak

Ibu Muda Racuni 3 Anak Kandung dan Membacoknya dengan Kampak

News | Selasa, 13 September 2016 | 15:23 WIB

Ini Penyebab Angka Kemiskinan Buton Utara Masih Tinggi

Ini Penyebab Angka Kemiskinan Buton Utara Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 07:10 WIB

Tiga Pekerjaan Besar Jokowi Saat Ini

Tiga Pekerjaan Besar Jokowi Saat Ini

News | Rabu, 24 Agustus 2016 | 16:22 WIB

Terkini

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:32 WIB

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:27 WIB

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:15 WIB

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:05 WIB

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:34 WIB