Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Ini Penyebab Angka Kemiskinan Buton Utara Masih Tinggi

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 08 September 2016 | 07:10 WIB
Ini Penyebab Angka Kemiskinan Buton Utara Masih Tinggi
Angka kemiskinan meningkat. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Angka kemiskinan di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara saat ini masih cukup tinggi, yakni mencapai 17 persen dari total penduduk 58 ribu jiwa lebih.

"Tingginya angka kemiskinan di Buton Utara dikarenakan aksesbilitas masyarakat dengan dunia luar belum terbuka luas, yang menyebabkan pemasaran berbagai komoditas pertanian warga terhambat pula," kata Bupati Buton Utara Abu Hasan di Kendari, Kamis (8/9/2016).

Ia mengatakan, pemerintah kabupaten Buton Utara saat ini tengah berkosentrasi membangun sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan serta sarana transportasi lainnya seperti dermga pelabuhan bagi kapal-kapal pelayaran rakyat maupun kapal angkutan barang.

Diharapkan, ujarnya, dengan pembangunan berbagai infrastuktur jalan dan sarana transportasi laut tersebut dapat memperlancar aksesbilitas masyarakat dan pada gilirannya bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

"Kami sangat optimis bila sarana teransportasi laut dan darat sudah terbuka di Buton Utara, maka Buton Utara bisa tumbuh menjadi kawasan ekonomi baru di wilayah Sultra maupun Indonesia," ujar Abu.

Menurutnya, wilayah Buton Utara sangat mungkin menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Sultra maupun Indonesia, karena letak geografisnya yang sangat strategis.

Dari jalur transportasi laut kata dia, Buton Utara menjadi lintasan pelayaran dari Wakatobi-Kendari, sedangkan jalur transportasi darat terhubung dengan wilayah Kabupaten Buton, Buton Selatan dan Kota Baubau.

Sementara jalur angkutan penyeberangan lanjutnya, Buton Utara terhubung dengan wilayah Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna.

"Saya pikir, posisi strategis seperti ini sangat memungkinkan Buton Utara yang kaya dengan berbagai potensi sumber daya alam menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Sultra, bahkan di Indonesia," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:11 WIB

Ketimpangan Kemiskinan di Indonesia per Maret 2016 Sedikit Turun

Ketimpangan Kemiskinan di Indonesia per Maret 2016 Sedikit Turun

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 13:13 WIB

Turunnya Jumlah Penduduk Miskin Pedesaan Sangat Kecil

Turunnya Jumlah Penduduk Miskin Pedesaan Sangat Kecil

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 06:41 WIB

Harga Pangan Melonjak, Kemiskinan di Jakarta Naik

Harga Pangan Melonjak, Kemiskinan di Jakarta Naik

News | Senin, 18 Juli 2016 | 21:59 WIB

BPS: Jumlah Penduduk Miskin per Maret 2016 Capai 28,01 Juta Orang

BPS: Jumlah Penduduk Miskin per Maret 2016 Capai 28,01 Juta Orang

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 15:01 WIB

Terkini

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:38 WIB

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:36 WIB

Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway

Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:20 WIB

Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:54 WIB

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:29 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik

Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen

Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:58 WIB

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:44 WIB

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:14 WIB

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB