Jerman Tingkatkan Kerja Sama Industri dan Pendidikan Vokasi

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 05 Oktober 2016 | 19:28 WIB
Jerman Tingkatkan Kerja Sama Industri dan Pendidikan Vokasi
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bertemu Dubes Jerman Michael Freiherr von Ungern Sternberg. [Dok Kementerian Perindustrian]

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan kerja sama strategis Indonesia dan Jerman akan meningkat, terutama di bidang investasi industri dan pendidikan vokasi. Hal ini disampaikan Menperin usai melakukan pertemuan dengan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, MichaelFreiherr von Ungern-Sternberg.

“Dalam pertemuan tadi, dibahas mengenai comprehensive economic partnership agreement (CEPA) dan bilateral investment treaty(BIT),” ujarnya di Jakarta, Rabu (5/10/2016). Terkait BIT atau perjanjian perlindungan untuk penanaman modal, kata Airlangga, Jerman mengharapkan dapat diperpanjang hingga berlakunya Indonesia-Uni Eropa CEPA. BITantara Indonesia dan Jerman akan habis pada Mei 2017.

Menurut Airlangga, pemberlakuan BIT selama ini untuk memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di Indonesia. “Karena perjanjian ini kaitannya dengan insurance,” jelasnya. Untuk itu, Menperin terus membuka peluang kerja sama kedua negara di berbagai sektor industri.

Hingga saat ini, aliran investasi Jerman di Indonesia untuk sektor industri, didominasi antara lain olehindustri alat angkutan dan transportasi, industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik, industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi, industri tekstil, industri makanan, industri kulit, barang dari kulit dan sepatu, industri karet, barang dari karet dan plastik, serta industri mineral non logam.

Pada periode 2010-2015,nilai keseluruhan investasi Jerman di Indonesia mencapai 552 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dengan 547 proyek yang menyerap tenaga kerja sebanyak 38.382 orang. Sedangkan, pada triwulan I tahun 2016, nilai investasi Jerman di Indonesiasebesar 24,6 juta Dolar AS dengan 29 proyek. Beberapa tahun terakhir, perusahaan Jerman yang aktif berinvestasi di Indonesia,di antaranya Heidelberg Cement (Indocement), Fresenius, Volkswagen, Airbus, dan Rheinmetall.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Harjanto mengungkapkan, Siemens telah menandatangani MoU dengan PT PLN (Persero) untuk pengembangan listrik berkapasitas 500 megawatt (MW) di kawasan Indonesia timur

Salah satu program strategis dalam MoU tersebut adalah membangun kapasitas bangsa melalui vocational training (pelatihan kejuruan). “Program ini akan dijadikan pilot project untuk mencetak tenaga kerja kita yang siap pakai,” kata Harjanto. Pelatihan ini akan dimulai pada awal tahun 2017.

Sementara itu, kerja sama pendidikan vokasi antara Kementerian Perindustrian RI dengan Jerman telah dilakukan cukup lama melalui program Sustainable Economic Development through Technical and Vocational Education and Training (SED-TVET). Selama tahun 2010-2015, program SED-TVET di Kemenperin memfokuskan pada pengembangan kelembagaan pendidikan vokasi industri dari aspek manajemen, pengembangan SDM, serta dukungan sarana dan prasarana.

Adapun institusi pendidikan Kemenperin yang mendapat dukungan melalui kerja sama SED-TVET meliputi 4 Perguruan Tinggi Vokasi (Politeknik STTT Bandung, Politeknik AKA Bogor, Politeknik ATK Yogyakarta, dan Politeknik ATI Makassar) serta 4 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK-SMAK Bogor, SMK-SMTI Pontianak, SMK-SMAK Makassar, dan SMK-SMTI Makassar).

Harjanto menambahkan, Siemens akan berinvestasi untuk pengembangan lokomotif kereta api dengan teknologi AC/AC yang memiliki keunggulan mesin kuat, perawatan lebih sederhana, irit bahan bakar dan emisi gas buang yang rendah.

Di samping itu, diharapkan pemerintah Jerman juga dapat membantu Indonesia dengan meyakinkan Airbus (Airbus Engineering Center) dan Boeing (Boeing Research and Technology Center) untuk membuka pusat tekniknya di Indonesia. Kegiatan ini dapat berupa aerostructure, avionic, system, load, dan project management.

Hal tersebut mengingat kebutuhan pesawat terbang di Indonesia cukup tinggi dan dalam waktu dekat beberapa maskapai akan terus menambah pesawatnya termasuk pesawat-pesawat kecil. “Sebagai negara kepulauan, kebutuhan akan pesawat penumpang di Indonesia sangat tinggi. Itu bisa dipenuhi salah satunya melalui kerja sama tersebut,” ujar Harjanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Perbaiki Regulasi untuk Turunkan Harga Gas Industri

Pemerintah Perbaiki Regulasi untuk Turunkan Harga Gas Industri

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:32 WIB

Menperin Minta Asosiasi IKM Perkuat Akurasi Data Anggota

Menperin Minta Asosiasi IKM Perkuat Akurasi Data Anggota

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:56 WIB

Ekspor Batik Indonesia Tahun 2015 178 Juta Dolar AS

Ekspor Batik Indonesia Tahun 2015 178 Juta Dolar AS

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:41 WIB

Devisa Ekspor Kopi Olahan Tahun Lalu Capai 356,79 juta Dolar AS

Devisa Ekspor Kopi Olahan Tahun Lalu Capai 356,79 juta Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 19:39 WIB

Kemenperin-Sucofindo Fasilitasi IKM Peroleh Sertifikat SNI

Kemenperin-Sucofindo Fasilitasi IKM Peroleh Sertifikat SNI

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 06:00 WIB

Kemenperin akan Kembangkan Kawasan Industri Halal

Kemenperin akan Kembangkan Kawasan Industri Halal

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:46 WIB

Tingkatkan Kapasitas IKM, Kemenperin Bikin e-smart

Tingkatkan Kapasitas IKM, Kemenperin Bikin e-smart

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 03:52 WIB

Industri Elektronika Diminta Bersiap Hadapi Era Industri 4.0

Industri Elektronika Diminta Bersiap Hadapi Era Industri 4.0

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 03:01 WIB

PLB akan Turunkan Biaya Infrastruktur Industri Dalam Negeri

PLB akan Turunkan Biaya Infrastruktur Industri Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 02:36 WIB

Industri Nasional Dituntut Harus Siap Hadapi Era Industry 4.0

Industri Nasional Dituntut Harus Siap Hadapi Era Industry 4.0

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 02:10 WIB

Terkini

Tembus Pasar Paman Sam: Motor Buatan Jakarta Ini Siap Diekspor ke Amerika Serikat

Tembus Pasar Paman Sam: Motor Buatan Jakarta Ini Siap Diekspor ke Amerika Serikat

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Kerja Outdoor? 5 Face Wash Pria Bikin Muka Bersih dan Segar Seharian!

Kerja Outdoor? 5 Face Wash Pria Bikin Muka Bersih dan Segar Seharian!

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental

Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Sungai Cipelang, Dokter Forensik Temukan Sejumlah Luka

Pria Ditemukan Tewas di Sungai Cipelang, Dokter Forensik Temukan Sejumlah Luka

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:49 WIB

4 Rekomendasi Bedak Two Way Cake Terbaik untuk Kulit Berminyak Sesuai Review

4 Rekomendasi Bedak Two Way Cake Terbaik untuk Kulit Berminyak Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Royal dan Suka Berbagi sampai yang Paling Irit

Urutan Zodiak dari yang Paling Royal dan Suka Berbagi sampai yang Paling Irit

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Chanyeol EXO Ungkap Kerinduan Mendalam di Lagu Jepang Terbaru, Song For You

Chanyeol EXO Ungkap Kerinduan Mendalam di Lagu Jepang Terbaru, Song For You

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Kuota Hangus Belum Tuntas, Komdigi Soroti Paket Telkomsel, Indosat, dan XL

Kuota Hangus Belum Tuntas, Komdigi Soroti Paket Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Saat IHSG Hancur 30 Persen, Investor Swedia Borong Saham RI Untuk Pertama Kalinya

Saat IHSG Hancur 30 Persen, Investor Swedia Borong Saham RI Untuk Pertama Kalinya

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Petualangan Bubu Si Awan Kecil

Petualangan Bubu Si Awan Kecil

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:08 WIB

×