Menhub Pindah Pembangunan KA dari Kalteng ke Kaltim

Adhitya Himawan

Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:38 WIB
Menhub Pindah Pembangunan KA dari Kalteng ke Kaltim
Presiden Jokowi meninjau pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi di Desa Telumpanua, Kecamatan Tanete Riau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Rabu (25/11/2015). [Antara]

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Dirjen Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono bertemu dengan Direktur Utama Kereta Api Rusia, Mr Oleg Belozerov dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, His Excellency Mr Mikhail Yurievich Galuzin di Bandara Halim Perdana Kusuma sesaat sebelum memulai perjalanannya ke Miangas dan Natuna pada Rabu (5/10/2016). Selain untuk membina hubungan antara kedua negara, pertemuan tersebut membahas rencana kerjasama pengembangan industri kereta api khususnya perkeretaapian di Kalimantan.

"Indonesia dan Rusia memiliki hubungan historis, dan kerjasama dalam bidang pengembangan industri perkeretaapian ini adalah dalam rangka menjaga dan meningkatkan hubungan tersebut," ujar Menhub Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (6/10/2016).

Lanjutnya dikatakan Kementerian Perhubungan sangat komit dan bertanggungjawab atas pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia dalam upaya membangun perekonomian nasional. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur perkeretaapian di Kalimantan merupakan suatu keniscayaan dalam pembangunan ekonomi di Kepulauan Kalimantan.

Terkait pembangunan infrastruktur perkeretaapian di Kalimantan, Menhub Budi mengatakan ada perubahan lokasi pembangunan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi wilayah, Borneo Railways Project yang semula di Kalimantan Tengah dipindah ke Kalimantan Timur. "Hal ini disebabkan bisnis batubara di Kalimantan Tengah kurang baik dan tidak memiliki substitusi," ucap Menhub Budi.

Mantan Dirut PT Angkasa Pura II tersebut menegaskan dirinya sudah berbicara dengan Gubernur Kalimantan Timur terkait masalah tersebut. "Beliau sangat antusias untuk mendukung rencana ini karena jika batubara bermasalah akan dialihkan ke penumpang terus diarahkan ke tengah untuk mendapat tambahan barang atau minyak," tegas Menhub Budi.

Lebih lanjut Menhub Budi meminta agar Tim Rusia bersama Ditjen Perkeretaapian berdiskusi dengan Gubernur Kalimantan Timur tentang hal ini untuk lebih rincinya.

Pemerintah akan segera merealisasikan pembangunan infrastruktur perkeretaapian Trans Kalimantan yang akan dimulai dari Balikpapan Kabupaten Penajam Paser Utara Kabupaten Paser Kabupaten Kutai Barat sepanjang 203 kilometer dengan nilai investasi sebesar 2,42 miliar Dolar Amerika Serikat (AS). Dengan adanya perkeretaapian di Kalimantan diharapkan akan dapat mendukung industri batu bara di Kalimantan khususnya arus perpindahan batu bara dari tambang ke pelabuhan sehingga dapat mengurangi beban jalan raya. Jalur lintasan kereta api ini nantinya akan dilengkapi jalur tenaga listrik tegangan tinggi di sepanjang jalur kereta api.

Selain di Kalimantan, Kementerian Perhubungan menawarkan kerja sama dengan pihak Rusia untuk pengembangan perkeretaapian pada lintas Surabaya Malang. Saat ini, pergerakan orang dan barang yang cukup tinggi terjadi antara kedua kota di Jawa Timur tersebut. Namun kondisi jalur kereta api yang masih berupa single track, mengakibatkan sulitnya penambahan kapasitas lintas dan frekuensi kereta api untuk mengakomodasi pergerakan pada lintas tersebut. Hal ini menjadi dasar pertimbangan untuk memprioritaskan pengembangan pada lintas sepanjang 251 km tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dwelling Time Pelabuhan Belawan Sempat Capai 10 Hari

Dwelling Time Pelabuhan Belawan Sempat Capai 10 Hari

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 18:14 WIB

Jalan Amblas di Jalan Utama Bandung-Cirebon Sudah Dapat Dilewati

Jalan Amblas di Jalan Utama Bandung-Cirebon Sudah Dapat Dilewati

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:49 WIB

Pembangunan Jembatan Basirih Ditargetkan Selesai Akhir Tahun Ini

Pembangunan Jembatan Basirih Ditargetkan Selesai Akhir Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:29 WIB

Menhub Cek Proyek Pengembangan Bandara Ranai di Natuna

Menhub Cek Proyek Pengembangan Bandara Ranai di Natuna

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 18:50 WIB

Perkuat Sektor Transportasi, Indonesia Gandeng Swedia

Perkuat Sektor Transportasi, Indonesia Gandeng Swedia

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 17:37 WIB

Menteri PUPR Berjanji Bangun Jembatan Pulau Laut

Menteri PUPR Berjanji Bangun Jembatan Pulau Laut

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 17:22 WIB

Daya Saing Infrastruktur Indonesia Tahun Ini Peringkat 41 Dunia

Daya Saing Infrastruktur Indonesia Tahun Ini Peringkat 41 Dunia

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 17:15 WIB

Sabtu Esok, Jokowi akan Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong

Sabtu Esok, Jokowi akan Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 16:50 WIB

Luhut Optimis Pulau Jawa Sepenuhnya Terhubung Jalan Tol di 2019

Luhut Optimis Pulau Jawa Sepenuhnya Terhubung Jalan Tol di 2019

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:08 WIB

Jokowi Optimis Proyek MRT Bakal Rampung 2019

Jokowi Optimis Proyek MRT Bakal Rampung 2019

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 19:56 WIB

Terkini

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

×