Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Total Klaim dan Manfaat Industri Asuransi Jiwa Naik 3,6 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 15:29 WIB
Total Klaim dan Manfaat Industri Asuransi Jiwa Naik 3,6 Persen
Ketua Bidang Regulasi dan Best Practice AAJI, Maryoso Sumaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat peningkatan total klaim dan manfaat industri asuransi jiwa di Indonesia. Capain ini menunjukkan komitmen industri asuransi jiwa untuk memberikan pelayanan baik kepada nasabahnya.

"Pada kuartal II 2016, total klaim dan manfaat yang dibayarkan industri asuransi jiwa  sebesar Rp44,7 triliun atau meningkat 3,6 persen dari Rp43,16 triliun yang dibayarkan di kuartal II 2015," kata Ketua Bidang Regulasi dan Best Practice AAJI, Maryoso Sumaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/10/2016).

Capaian ini, menurut Mayoso, menunjukkan industri asuransi jiwa berkomitmen untuk memenuhi pembayaran klaim kepada para nasabah. Dari angka tersebut, klaim kesehatan (medical), akhir kontrak, dan meninggal dunia sebagai berikut:

  • Klaim kesehatan (medical) meningkat 27,9 persen menjadi Rp5,17 triliun dari Rp4,04 triliun yang dibayarkan pada kuartal II 2015.
  • Klaim akhir kontrak meningkat 18,2 persen menjadi Rp4,58 triliun dari Rp3,88 triliun pada kuartal II 2015.
  • Klaim meninggal dunia meningkat 17,3 persen menjadi Rp4,09 triliun dari Rp3,49 triliun pada kuartal II 2015.

Maryoso menambahkan bahwa melindungi diri dari risiko terhadap kesehatan sangat penting dalam menjalani hidup. Apabila risiko kesehatan terjadi, maka berbagai rencana dan tujuan keuangan dapat terganggu. "Sangat penting bagi kita memiliki perlindungan keuangan terhadap risiko kesehatan," ujar Maryoso.

Selain klaim kesehatan, klaim akhir kontrak, dan klaim meninggal dunia meningkat, angka klaim partial withdrawal atau penarikan sebagian menunjukkan penurunan sebesar -40,4 persen menjadi Rp6,37 triliun, dari sebelumnya yang Rp10,69 triliun. "Penurunan angka tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berasuransi dan berinvestasi dalam jangka panjang. Demi terwujudnya tujuang-tujuan keuangan di masa depan," tutup Maryoso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Faktor Finansial Banyak Hambat Pengusaha Pemula

Faktor Finansial Banyak Hambat Pengusaha Pemula

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 14:54 WIB

OJK Jalin Kerjasama dengan Otoritas Keuangan Kazakstan

OJK Jalin Kerjasama dengan Otoritas Keuangan Kazakstan

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 05:00 WIB

Market Share Perbankan Syariah Naik Dibanding Tahun Lalu

Market Share Perbankan Syariah Naik Dibanding Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 04:00 WIB

OJK: Polis Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya Segera Ajukan Tagihan

OJK: Polis Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya Segera Ajukan Tagihan

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 19:29 WIB

AAJI Dukung OJK Larang Monopoli Bancassurance

AAJI Dukung OJK Larang Monopoli Bancassurance

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2016 | 13:07 WIB

Terkini

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:52 WIB

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:36 WIB

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB