Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
BSI resmi menunjuk tokoh sentral Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, sebagai Komisaris Independen. Foto Antara.
  • Waketum MUI Cholil Nafis resmi jadi Komisaris Independen BSI per RUPST Mei 2026.
  • Mantan Dirut BNI Sigit Pramono juga masuk jajaran Komisaris baru BSI.
  • Pengangkatan ini memperkuat tata kelola dan prinsip syariah di perbankan nasional.

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) baru saja melakukan penyegaran besar-besaran dalam jajaran manajemennya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Selasa (5/5/2026), emiten perbankan syariah terbesar di tanah air ini resmi menunjuk tokoh sentral Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, sebagai Komisaris Independen.

Masuknya figur ulama berpengaruh ini dinilai sebagai langkah strategis BSI untuk memperkokoh implementasi nilai-nilai syariah di tengah ambisi menjadi pemain global. Kiai Cholil menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh pakar ekonomi syariah, Muhammad Syafii Antonio.

Lantas, siapa sebenarnya KH M Cholil Nafis?

Lahir di Sampang, Madura, 1 Juni 1975, Kiai Cholil bukan orang baru di dunia ekonomi syariah. Ia merupakan lulusan terbaik dari berbagai institusi bergengsi, mulai dari LIPIA Jakarta hingga meraih gelar Ph.D dari Universitas Malaya, Malaysia. Tak berhenti di situ, ia juga sempat mengenyam pendidikan di Universitas Oxford, Inggris, dan Universitas Leeds, UK.

Di struktur MUI, Kiai Cholil memegang peran krusial sebagai Wakil Ketua Umum periode 2025–2030. Ia juga dikenal sebagai aktivis tulen yang pernah menjabat sebagai Ra’is Syuriah PBNU (2022-2027) dan Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat.

Keputusan BSI memboyong Kiai Cholil bukan tanpa alasan. Ia memiliki segudang pengalaman praktis di industri keuangan. Kiai Cholil tercatat sebagai pengawas syariah bersertifikasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI) dan Bank Indonesia sejak 2012.

Sebelum di BSI, ia telah malang melintang menjadi Dewan Pengawas Syariah di berbagai institusi seperti PT Pegadaian Syariah, ACE Life Assurance, hingga menjadi Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat.

Penunjukan Kiai Cholil menjadi sorotan mengingat rekam jejaknya yang tak segan melontarkan kritik kepada pemerintah. Belum lama ini, pada Maret 2026, Kiai Cholil secara terbuka menyarankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk keluar dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

Menurutnya, BoP yang digagas oleh Donald Trump sudah tidak efektif lagi dalam meredakan ketegangan global, terutama konflik di Timur Tengah. Kiai Cholil menilai Indonesia harus berpegang teguh pada prinsip politik bebas aktif tanpa harus terikat pada lembaga yang inisiatornya dianggap tidak memberikan contoh perdamaian yang nyata.

"Kalau kita minta ini tidak efektif, ya keluar saja. Penggagasnya juga tidak memberikan gambaran baik track record maupun sekarang yang memihak terhadap perdamaian," tegasnya kala itu di Istana Kepresidenan.

Selain Kiai Cholil, RUPST BSI juga menetapkan bankir senior yang juga mantan Direktur Utama BNI, Sigit Pramono, masuk ke jajaran Komisaris menggantikan Firmansyah.

Meski telah diputus dalam RUPST, jabatan KH Cholil Nafis dan Sigit Pramono baru akan berlaku efektif setelah mengantongi restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

"Keputusan RUPS mengenai pengangkatan dan pemberhentian anggota Dewan Komisaris Perseroan juga menetapkan saat mulai berlakunya pengangkatan dan pemberhentian tersebut," tulis manajemen BSI dalam keterbukaan informasi.

Dengan nakhoda baru di jajaran pengawas, BSI diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara performa bisnis yang moncer dengan kepatuhan prinsip syariah yang ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Bank Mega Syariah Cetak Laba Rp79,97 Miliar di Triwulan I 2026

Bank Mega Syariah Cetak Laba Rp79,97 Miliar di Triwulan I 2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 12:53 WIB

BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:12 WIB

Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti

Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti

Otomotif | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:50 WIB

Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?

Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 15:07 WIB

Bank Mandiri Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Cek Jadwalnya

Bank Mandiri Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Cek Jadwalnya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:48 WIB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

Terkini

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB