Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan
Ilustrasi. PT Krakatau Osaka Steel (KOS), dipastikan bangkrut dan menghentikan seluruh operasional bisnisnya di Indonesia mulai Juni 2026. Foto ist
baca 10 detik
  • Operasional berhenti total Juni 2026 akibat rugi sejak 2022.
  • Baja murah impor hancurkan daya saing industri dalam negeri.
  • Upaya pemerintah gagal bendung tekanan global dan lesunya konstruksi.

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti sektor manufaktur Tanah Air. Raksasa industri baja, PT Krakatau Osaka Steel (KOS), dipastikan bangkrut dan menghentikan seluruh operasional bisnisnya di Indonesia mulai Juni 2026. Penutupan ini menjadi sinyal merah betapa rapuhnya perlindungan pemerintah terhadap industri strategis nasional.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengakui bahwa hengkangnya investasi patungan Jepang-Indonesia ini disebabkan oleh tekanan hebat dari faktor global maupun domestik yang gagal dibendung. Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, mengungkapkan bahwa perusahaan telah menderita kerugian beruntun sejak tahun 2022.

"Kami turut prihatin atas kondisi yang dihadapi para pekerja PT Krakatau Osaka Steel. Oleh sebab itu, kami mengimbau kepada perusahaan untuk memenuhi hak-hak pekerja yang terdampak," ujar Febri dalam keterangan resminya dikutip Rabu (6/5/2026).

Penutupan pabrik ini bukan tanpa sebab. Kemenperin mengakui bahwa salah satu pemicu utama adalah derasnya arus impor baja murah, terutama dari Tiongkok, yang membanjiri pasar domestik. Produk impor tersebut menghantam daya saing produsen lokal karena harga yang jauh lebih kompetitif akibat subsidi dan skala produksi yang masif di negara asalnya.

Ironisnya, meski pemerintah mengklaim telah melakukan berbagai upaya seperti kebijakan larangan terbatas (lartas) hingga penerapan SNI wajib, kenyataannya kebijakan tersebut tumpul di lapangan. Baja lokal tetap kalah bersaing, dan PT KOS menjadi korban nyata dari ketidakmampuan regulasi meredam gempuran produk asing.

Selain masalah impor, lesunya sektor konstruksi di dalam negeri semakin memperparah keadaan. Penurunan permintaan baja konstruksi domestik membuat stok menumpuk, sementara biaya operasional terus mencekik.

Kemenperin berdalih bahwa situasi ini diperberat oleh oversupply baja global. Namun, pengakuan pemerintah bahwa upaya yang selama ini dilakukan "belum sepenuhnya mampu meredam tekanan" seolah menjadi pengakuan dosa atas ketidaksiapan dalam menjaga keberlangsungan industri baja nasional.

Kini, setelah pabrik dipastikan tutup dan ratusan pekerja terancam kehilangan mata pencaharian, Kemenperin baru berencana melakukan "kajian komprehensif". Langkah yang dinilai sangat terlambat bagi PT Krakatau Osaka Steel yang sudah kadung "mati" di tanah sendiri.

"Kami akan melakukan kajian secara komprehensif guna merumuskan strategi yang lebih efektif," pungkas Febri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

5 Pilihan Mesin Cuci Mini dan Pengering yang Cocok untuk Anak Kos, Ringkas serta Hemat Listrik

5 Pilihan Mesin Cuci Mini dan Pengering yang Cocok untuk Anak Kos, Ringkas serta Hemat Listrik

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Modal Tabungan BRI Rp100 Ribu, Dapatkan Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale!

Modal Tabungan BRI Rp100 Ribu, Dapatkan Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale!

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Pajak Kontrakan 2027: Bukan Pajak Baru, Ini Tarif dan Cara Hitungnya

Pajak Kontrakan 2027: Bukan Pajak Baru, Ini Tarif dan Cara Hitungnya

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:52 WIB

Penyaluran Pinjaman Modal untuk UMKM Tak Boleh Asal, Bisa Berujung Kredit Macet

Penyaluran Pinjaman Modal untuk UMKM Tak Boleh Asal, Bisa Berujung Kredit Macet

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah

Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:46 WIB

TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri

TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu

Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu

Bali | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan

Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:40 WIB

4 Clarifying Sheet Mask, Andalan Kontrol Minyak untuk Wajah Bebas Jerawat

4 Clarifying Sheet Mask, Andalan Kontrol Minyak untuk Wajah Bebas Jerawat

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Ciri-Ciri Transmisi Matic CVT Mobil Bekas Mulai Jebol Menurut Pakar, Kenali Tandanya!

Ciri-Ciri Transmisi Matic CVT Mobil Bekas Mulai Jebol Menurut Pakar, Kenali Tandanya!

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:39 WIB

4 Rekomendasi  Parfum Wangi Sabun Mandi Segar Sesuai Review Pembeli, Aroma Tahan Lama

4 Rekomendasi Parfum Wangi Sabun Mandi Segar Sesuai Review Pembeli, Aroma Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:37 WIB

×