Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

PWC Kritik Budget Infrastruktur Naik, Hasilnya di Bawah Target

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 11 Oktober 2016 | 15:32 WIB
PWC Kritik Budget Infrastruktur Naik, Hasilnya di Bawah Target
Diskusi Indonesian Infrastructure di Fairmont Hotel, Senayan,Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Penasehat infrastruktur dari jasa profesional PricewaterhouseCoopers (PWC) Indonesia Julian Smith hari ini merilis data, secara keseluruhan jumlah pengeluaran infrastruktur pemerintah di Indonesia meningkat peningkatan dari 51 persen secara substansial dari Rp139 triliun di tahun 2014 menjadi Rp 209 triliun di tahun 2015.

Meski secara anggaran mengalami kenaikan yang sangat signigfikan, nanun nyatanya, hasil tersebut masih di bawah target pertumbuhan sebesar 63 persen. Tingkat realisasi rencana pengeluaran infrastruktur mengalami penurunann dari 78 persen menjadi 72 persen pada 2015.

"Kenaikan anggaran infrastruktur ini menggambarkan rencana pembangunan proyek infrastruktur yang ambisius ‎dari pemerintah Jokowi. Tapi pembangunannya masih kurang meyakinkan," kata Julian dalam diskusi Indonesia Infrastructure di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).

Oleh sebab itu, agar pemerintah bisa menjalankan proyek-proyek pembagunan infrastruktur di Indonesia, ada beberapa kunci sukses yang diklaim Julian bisa mensukseskan program pembangunan infrastruktur di Indonesia.

1. Menjaga iklim investasi secara berkesinambungan 
2. Memperbaiki koordinasi antar Kementerian/Lembaga, pemerintah pusat dan daerah 
3. Mengurangi ketergantungan pada BUMN dan mencari sumber pendanaan dari swasta
4. Membangun kapasitas di perencanaan dan pengadaan proyek, termasuk melatih sumber daya manusia untuk mengelola proyek
5. Membenahi proses akuisisi lahan 

Julian pun mengaku yakin, Indonesia memiliki daya tarik sendiri dari investor asing yang berminat untuk berinvestasi infrastruktur di Indonesia.

"Pertumbuhan pendanaan infrastruktur di global dan Asia mengalami perlambatan di 2016, termasuk di Cina. Tapi kami perkirakan di Asia Pasifik, pendanaan infrastruktur akan mencapai 3,4 persen di 2016 dengan total 2,22 triliun dolar AS dan Indonesia salah satu yang berperan dalam pertumbuhan infrastruktur di kawasan Asia Pasifik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Ratas Reformasi Hukum, Jokowi Panggil Pakar Hukum Ke Istana

Mau Ratas Reformasi Hukum, Jokowi Panggil Pakar Hukum Ke Istana

News | Selasa, 11 Oktober 2016 | 14:00 WIB

Jokowi Minta Dana Desa Membuat Ekonomi Desa Berputar

Jokowi Minta Dana Desa Membuat Ekonomi Desa Berputar

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:50 WIB

PWC Sarankan Pemerintah Lebih Detail Bila Bicara Infrastruktur

PWC Sarankan Pemerintah Lebih Detail Bila Bicara Infrastruktur

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:24 WIB

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 18:41 WIB

Terkini

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:37 WIB

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:28 WIB

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:05 WIB

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:36 WIB

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:28 WIB

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:27 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:22 WIB

Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa

Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:08 WIB

Aturan Pajak Marketplace Resmi Berlaku, Cek Daftar Omzet yang Bebas Potongan

Aturan Pajak Marketplace Resmi Berlaku, Cek Daftar Omzet yang Bebas Potongan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:49 WIB