PWC Sarankan Pemerintah Lebih Detail Bila Bicara Infrastruktur

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:24 WIB
PWC Sarankan Pemerintah Lebih Detail Bila Bicara Infrastruktur
Diskusi Indonesian Infrastructure di Fairmont Hotel, Senayan,Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Sejak menjabat sebagai Presiden di Indonesia, Joko Widodo bersama dengan para bawahannya gencar menyusun dan mengeksekusi rencana pembangunan di sektor infrastruktur. Hal tersebut dilakukan Jokowi untuk menghilangkan adanya gap antara daerah yang satu dengan yang lainnya.

Beberapa proyek infrastruktur pun mulai dikebut oleh pemerintah, mulai dari pembuatan jalan baru, terminal, stasiun, transportasi hingga proyek listrik 35 ribu megawatt. Namun, proyek-proyek infrastruktur tersebut kerap kali mengalami kendala salah satunya adalah kesulitan untuk menggaet investor.

Melihat kondisi tersebut, Penasehat infrastruktur dari jasa profesional PricewaterhouseCoopers (PWC) Indonesia Julian Smith meminta kepada Presiden Jokowi untuk membeberkan secara detail dan transparan dalam memaparkannya, mulai dari berapa biaya yang akan dikeluarkan hingga kendala apa saja yang akan ditemukan saat pembangunan proyek.

“Tentu bukan hal yang mudah untuk menggaet investor. Tapi kalau pemaparannya dilakukan dengan detai dan transparan ini bisa menjadi daya tarik untuk investor. Karena kan untuk membangun infrastruktur membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Jadi harus dijelaskan secara detail agar komitmen lembaga pemerintah bisa tepat,” kata Julian dalam diskusi Indonesian Infrastructure di Fairmont Hotel, Senayan,Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).

Julian mengemukakan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi saat ini harus melihat beberapa faktor dalam pengembangan infrastruktur yakni  perubahan iklim, faktor demografi, tekanan ekonomi global, dan kecenderungan perpindahan penduduk dari desa ke kota.

“Pemerintah harus melakukan pendekatan selain di kota, juga yang ada di luar Jakarta,” ungkapnya.

Julian menjelaskan, investasi dapat dipercepat dengan memfokuskan pada perbaikan iklim investasi, kepemimpinan strategis yang lebih kuat dan memastikan beberapa proyek percontohan terselesaikan dengan baik sehingga kesuksesan tersebut dapat diterapkan kembali.

"Diperlukan juga koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah, serta peningkatan kemampuan pemerintah menyiapkan proyek dengan baik, dan memastikan bahwa UU Pengadaan Lahan berhasil menjalankan fungsinya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 18:41 WIB

Tahun Depan, Pemerintah Garap 39 Proyek Bendungan

Tahun Depan, Pemerintah Garap 39 Proyek Bendungan

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 04:32 WIB

Terkini

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

×