Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Forextime: Isu Brexit Memperlemah Poundsterling

Adhitya Himawan

Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:42 WIB
Forextime: Isu Brexit Memperlemah Poundsterling
Mata uang Poundsterling. [Shutterstock]

Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime mengatakan bahwa optimisme terhadap ekonomi Indonesia menguat di perdagangan hari Selasa (11/10/2016) setelah rilis data penjualan ritel bulan Agustus yang mengesankan sebesar 14,4 persen mengikis kekhawatiran tentang perlambatan momentum ekonomi. Data penjualan yang menggembirakan ini berdampak positif pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan sesuai dengan optimisme Bank Indonesia (BI) terhadap pertumbuhan di masa mendatang.

"Prospek keseluruhan tampak menjanjikan mengingat data domestik Indonesia yang terus menampilkan pertanda stabilitas," kata Lukman dalam keterangan tertulis, Rabu (12/10/2016).

Topik utama di Indonesia masih seputar program amnesti pajak yang sejauh ini sangat sukses. Hasil dari program periode pertama begitu baik dan optimisme semakin besar bahwa hasil amnesti pajak dapat diinvestasikan kembali ke perekonomian Indonesia dalam jangka yang lebih panjang.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di hari Selasa (11/10/2016). Harga menyentuh 5385.7 karena sentimen terhadap Indonesia membaik. IHSG dapat semakin menguat pekan ini apabila selera risiko investor terhadap aset pasar berkembang terus meningkat.

Apakah harga minyak akan kembali menguat?

Harga minyak WTI menguat pada hari Senin (10/10/2016) dengan lonjakan harga menuju 51.57 Dolar Amerika Serikat (AS) karena berkembangnya optimisme bahwa para produsen minyak utama akan berhasil mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi tahun ini. Rusia menjadi sorotan dengan menyatakan bahwa negara ini akan mendukung permintaan OPEC untuk membekukan level produksi minyak dan ini meningkatkan ekspektasi tercapainya kesepakatan di bulan November. Harga emas semakin menguat dengan komentar positif dari Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih yang menyatakan optimisme bahwa kesepakatan mungkin akan tercapai di bulan November. Sensitivitas harga minyak masih terus berlanjut sehingga komentar mendukung dari sejumlah pejabat tinggi ini segera memicu lonjakan spekulatif harga minyak.

Bangkitnya harga minyak ini memang memberi harapan, namun pasar masih mempertanyakan apakah reli harga saat ini dapat berlanjut. Kita harus menggarisbawahi bahwa menteri perminyakan Iran dan Irak tidak akan menghadiri rapat November. Selain itu, Irak telah mengisyaratkan rencananya untuk meningkatkan produksi minyak sepanjang tahun 2016 dan 2017. Para produsen minyak utama sepertinya masih terus berlomba untuk merebut pangsa pasar - ini terlihat dari produksi minyak Rusia di bulan September yang melejit ke level tertinggi sebesar 11.11 juta barel per hari. Rusia dan OPEC memang terbukti mampu mengeksploitasi sensitivitas harga minyak, namun konsekuensinya mungkin akan sangat serius apabila investor kecewa dengan hasil rapat November nanti.

Isu Brexit memperlemah GBP 

Seperti yang dapat diduga, meningkatnya kekhawatiran tentang dampak proses Brexit yang sulit terhadap ekonomi Inggris terus menekan nilai tukar Poundsterling (GBP). GBPUSD merosot menuju 1.2300 pada saat laporan ini dituliskan. "Flash crash" pekan lalu memberi dampak negatif terhadap sebagian besar pasangan Pound dan diprediksi semakin merosot karena ketidakpastian saat ini sangat mengganggu ketertarikan investor terhadap mata uang ini.

Dalam kasus yang ekstrem, dapat terjadi situasi yang mengabaikan data ekonomi positif karena wacana Brexit sangat berpengaruh negatif terhadap GBP. "GBPUSD sangat bearish pada rentang waktu harian dan dapat semakin melemah dengan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed di bulan Desember. Break down yang tegas di bawah 1.2300 dapat membuka jalan menuju 1.2200," tutup Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Efek Debat Capres AS ke Pasar Finansial Versi Forextime

Ini Efek Debat Capres AS ke Pasar Finansial Versi Forextime

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 14:15 WIB

Forextime: Pound dan Emas Tergelincir, Rupiah Bertahan

Forextime: Pound dan Emas Tergelincir, Rupiah Bertahan

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:33 WIB

Selera Risiko Meningkat, Rupiah Menguat

Selera Risiko Meningkat, Rupiah Menguat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 13:56 WIB

Forextime: BI Pangkas Suku Bunga Acuan Menjadi 5 Persen

Forextime: BI Pangkas Suku Bunga Acuan Menjadi 5 Persen

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 02:04 WIB

Forextime: Jika The Fed Naikkan Suku Bunga, Indonesia Rentan

Forextime: Jika The Fed Naikkan Suku Bunga, Indonesia Rentan

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 13:30 WIB

Forextime Prediksi Bank Sentral Inggris akan Pangkas Suku Bunga

Forextime Prediksi Bank Sentral Inggris akan Pangkas Suku Bunga

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 11:02 WIB

Forextime: Ketidakpastian The Fed Membebani IHSG

Forextime: Ketidakpastian The Fed Membebani IHSG

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 11:01 WIB

Forextime: Indonesia Tetap Menjadi Tujuan Investasi yang Menarik

Forextime: Indonesia Tetap Menjadi Tujuan Investasi yang Menarik

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 10:55 WIB

Forextime: Rupiah Melemah Setelah Laporan NFP yang Mengecewakan

Forextime: Rupiah Melemah Setelah Laporan NFP yang Mengecewakan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 15:47 WIB

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:19 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×