Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Forextime: Isu Brexit Memperlemah Poundsterling

Adhitya Himawan

Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:42 WIB
Forextime: Isu Brexit Memperlemah Poundsterling
Mata uang Poundsterling. [Shutterstock]

Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime mengatakan bahwa optimisme terhadap ekonomi Indonesia menguat di perdagangan hari Selasa (11/10/2016) setelah rilis data penjualan ritel bulan Agustus yang mengesankan sebesar 14,4 persen mengikis kekhawatiran tentang perlambatan momentum ekonomi. Data penjualan yang menggembirakan ini berdampak positif pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan sesuai dengan optimisme Bank Indonesia (BI) terhadap pertumbuhan di masa mendatang.

"Prospek keseluruhan tampak menjanjikan mengingat data domestik Indonesia yang terus menampilkan pertanda stabilitas," kata Lukman dalam keterangan tertulis, Rabu (12/10/2016).

Topik utama di Indonesia masih seputar program amnesti pajak yang sejauh ini sangat sukses. Hasil dari program periode pertama begitu baik dan optimisme semakin besar bahwa hasil amnesti pajak dapat diinvestasikan kembali ke perekonomian Indonesia dalam jangka yang lebih panjang.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di hari Selasa (11/10/2016). Harga menyentuh 5385.7 karena sentimen terhadap Indonesia membaik. IHSG dapat semakin menguat pekan ini apabila selera risiko investor terhadap aset pasar berkembang terus meningkat.

Apakah harga minyak akan kembali menguat?

Harga minyak WTI menguat pada hari Senin (10/10/2016) dengan lonjakan harga menuju 51.57 Dolar Amerika Serikat (AS) karena berkembangnya optimisme bahwa para produsen minyak utama akan berhasil mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi tahun ini. Rusia menjadi sorotan dengan menyatakan bahwa negara ini akan mendukung permintaan OPEC untuk membekukan level produksi minyak dan ini meningkatkan ekspektasi tercapainya kesepakatan di bulan November. Harga emas semakin menguat dengan komentar positif dari Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih yang menyatakan optimisme bahwa kesepakatan mungkin akan tercapai di bulan November. Sensitivitas harga minyak masih terus berlanjut sehingga komentar mendukung dari sejumlah pejabat tinggi ini segera memicu lonjakan spekulatif harga minyak.

Bangkitnya harga minyak ini memang memberi harapan, namun pasar masih mempertanyakan apakah reli harga saat ini dapat berlanjut. Kita harus menggarisbawahi bahwa menteri perminyakan Iran dan Irak tidak akan menghadiri rapat November. Selain itu, Irak telah mengisyaratkan rencananya untuk meningkatkan produksi minyak sepanjang tahun 2016 dan 2017. Para produsen minyak utama sepertinya masih terus berlomba untuk merebut pangsa pasar - ini terlihat dari produksi minyak Rusia di bulan September yang melejit ke level tertinggi sebesar 11.11 juta barel per hari. Rusia dan OPEC memang terbukti mampu mengeksploitasi sensitivitas harga minyak, namun konsekuensinya mungkin akan sangat serius apabila investor kecewa dengan hasil rapat November nanti.

Isu Brexit memperlemah GBP 

Seperti yang dapat diduga, meningkatnya kekhawatiran tentang dampak proses Brexit yang sulit terhadap ekonomi Inggris terus menekan nilai tukar Poundsterling (GBP). GBPUSD merosot menuju 1.2300 pada saat laporan ini dituliskan. "Flash crash" pekan lalu memberi dampak negatif terhadap sebagian besar pasangan Pound dan diprediksi semakin merosot karena ketidakpastian saat ini sangat mengganggu ketertarikan investor terhadap mata uang ini.

Dalam kasus yang ekstrem, dapat terjadi situasi yang mengabaikan data ekonomi positif karena wacana Brexit sangat berpengaruh negatif terhadap GBP. "GBPUSD sangat bearish pada rentang waktu harian dan dapat semakin melemah dengan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed di bulan Desember. Break down yang tegas di bawah 1.2300 dapat membuka jalan menuju 1.2200," tutup Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Efek Debat Capres AS ke Pasar Finansial Versi Forextime

Ini Efek Debat Capres AS ke Pasar Finansial Versi Forextime

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 14:15 WIB

Forextime: Pound dan Emas Tergelincir, Rupiah Bertahan

Forextime: Pound dan Emas Tergelincir, Rupiah Bertahan

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:33 WIB

Selera Risiko Meningkat, Rupiah Menguat

Selera Risiko Meningkat, Rupiah Menguat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 13:56 WIB

Forextime: BI Pangkas Suku Bunga Acuan Menjadi 5 Persen

Forextime: BI Pangkas Suku Bunga Acuan Menjadi 5 Persen

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 02:04 WIB

Forextime: Jika The Fed Naikkan Suku Bunga, Indonesia Rentan

Forextime: Jika The Fed Naikkan Suku Bunga, Indonesia Rentan

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 13:30 WIB

Forextime Prediksi Bank Sentral Inggris akan Pangkas Suku Bunga

Forextime Prediksi Bank Sentral Inggris akan Pangkas Suku Bunga

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 11:02 WIB

Forextime: Ketidakpastian The Fed Membebani IHSG

Forextime: Ketidakpastian The Fed Membebani IHSG

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 11:01 WIB

Forextime: Indonesia Tetap Menjadi Tujuan Investasi yang Menarik

Forextime: Indonesia Tetap Menjadi Tujuan Investasi yang Menarik

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 10:55 WIB

Forextime: Rupiah Melemah Setelah Laporan NFP yang Mengecewakan

Forextime: Rupiah Melemah Setelah Laporan NFP yang Mengecewakan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 15:47 WIB

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:19 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB