Forextime: Rupiah Melemah Setelah Laporan NFP yang Mengecewakan

Adhitya Himawan

Selasa, 06 September 2016 | 15:47 WIB
Forextime: Rupiah Melemah Setelah Laporan NFP yang Mengecewakan
Mata uang Rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime mengatakan bahwa mata uang Asia secara umum menguat di hari Senin (5/9/2016) setelah laporan ketenagakerjaan AS di bulan Agustus ternyata mengecewakan dan mengikis harapan peningkatan suku bunga Fed di tahun 2016. Sebagai mata uang berkembang, Rupiah juga menguat karena peristiwa ini. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi tiga pekan yaitu 13144.

"Karena probabilitas peningkatan suku bunga AS menipis, USD dapat semakin melemah dan mata uang negara berkembang berpotensi menguat. Saham Indonesia sedikit menguat di hari Senin karena USD melemah dan peningkatan selera risiko menarik investor untuk memasuki aset berisiko," kata Lukman dalam keterangan tertulis, Selasa (6/9/2016).

Lukman menambahkan bahwa prospek Indonesia secara umum tetap optimistis dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat semakin menguat. Data ekonomi Indonesia di bulan Agustus menunjukkan sinyal pemulihan ekonomi dan muncul harapan bahwa UU amnesti pajak akan dapat mendongkrak laju PDB keseluruhan. Sentimen terhadap Indonesia tetap sangat bullish dan dapat terjadi aksi beli Rupiah secara besar-besaran.

"Dari sudut pandang teknikal, Dolar AS dan Rupiah bearish pada rentang waktu harian. Apabila terjadi breakdown di bawah 13100 maka akan terbuka jalan menuju 13000," ujar Lukman.

Saham global menguat pekan lalu setelah rilis data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan dan mengikis peluang peningkatan suku bunga AS di tahun 2016. Pasar Asia dibuka hari Senin dengan positif. Nikkei meningkat +0.66% karena peningkatan ekspektasi bahwa BoJ akan mengimplementasikan kebijakan stimulus lebih lanjut demi kestabilan ekonominya yang sedang bermasalah. Saham Eropa memasuki level tertinggi baru dalam empat bulan terakhir pekan lalu dan diperkirakan semakin meningkat hari ini apabila tren bullish di Asia merambat ke pasar Eropa. Wall Street menguat di hari Jumat karena melemahnya USD dan menurunnya harapan peningkatan suku bunga membuat investor melirik aset berisiko. 

Walaupun pasar saham dapat semakin menguat di jangka pendek, faktor-faktor tren bearish masih tetap terlihat dan investor akan berhati-hati. Masalah ekonomi global yang terus berlanjut dapat menimbulkan kejutan negatif dan rendahnya harga minyak sangat mengganggu sentimen risiko investor. Ketidakpastian masih mewarnai pasar dan dapat membuka peluang bagi investor bearish untuk memanfaatkan relief rally saham yang berkepanjangan. Walaupun peluang peningkatan suku bunga AS di bulan September mungkin hampir sirna karena laporan ketenagakerjaan AS yang tidak menggembirakan, masih ada peluang 41% bahwa Fed akan meningkatkan suku bunga di bulan Desember sehingga saham mungkin saja tertekan di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tegaskan Indonesia Bangun Ekonomi Terbuka & Inklusif

Jokowi Tegaskan Indonesia Bangun Ekonomi Terbuka & Inklusif

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 10:47 WIB

Bandara H.AS. Hanandjoeddin akan Dinaikkan Berkelas Internasional

Bandara H.AS. Hanandjoeddin akan Dinaikkan Berkelas Internasional

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 15:08 WIB

Kurs Rupiah Stagnan di Posisi Rp13.260

Kurs Rupiah Stagnan di Posisi Rp13.260

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 10:59 WIB

Menkeu Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2017

Menkeu Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2017

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 03:07 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi Harus Tumbuh 5,4 Persen di Paruh II 2016

Sri Mulyani: Ekonomi Harus Tumbuh 5,4 Persen di Paruh II 2016

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 04:33 WIB

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:11 WIB

Menkeu: Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi 2017 Harus Realistis

Menkeu: Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi 2017 Harus Realistis

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:05 WIB

IPW: Tanpa Bank Tanah, Stimulus Perumahan Tak Sustain

IPW: Tanpa Bank Tanah, Stimulus Perumahan Tak Sustain

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:37 WIB

IPW Sangsi Paket Ekonomi Jilid XIII Turunkan Harga Rumah

IPW Sangsi Paket Ekonomi Jilid XIII Turunkan Harga Rumah

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:30 WIB

Forextime: Sejumlah Mata Uang Asia Melemah

Forextime: Sejumlah Mata Uang Asia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:49 WIB

Terkini

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 17:50 WIB

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 17:38 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:21 WIB

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 17:15 WIB

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 17:02 WIB

×