Swasta Diberi Peluang Ikut Serta Dalam Pembangunan Infrastruktur

Adhitya Himawan

Rabu, 12 Oktober 2016 | 17:50 WIB
Swasta Diberi Peluang Ikut Serta Dalam Pembangunan Infrastruktur
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat (7/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pemerintah memberikan peluang kepada swasta untuk ikut serta dalam pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR). Hal tersebut disampaikan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam acara Pendidikan dan Pelatihan Nasional (Diklatnas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Angkatan IV di Lemhanas RI, Rabu (12/10/2016).

"Dalam kebijakan pemerintah, kita memberikan peluang seluas-luasnya kepada swasta. Kalau secara economy feasible, dan secara financial viable maka swasta kita dorong masuk," ujar Menteri Basuki.

Kalau swasta belum mampu sendiri, menurutnya, Kementerian PUPR akan berikan kesempatan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Lanjutnya, kalau melalui KPBU belum mau masuk juga, maka penugasan diberikan kepada BUMN, kalau BUMN tidak bisa, baru APBN. "Sebenarnya APBN, direct government spending-nya itu merupakan opsi terakhir untuk pembangunan infrastruktur tersebut," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki memberikan salah satu contoh, seperti pembangunan 49 waduk. Menurutnya, dulu pembangunan masih dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan masih sering terjadi BUMN melakukan Kerjasama Operasi (KSO) antar BUMN. "Sekarang saya larang, sejak tahun kemarin sudah mulai. Jadi BUMN harus ber KSO dengan swasta. Demikian juga untuk jalan-jalan tol saya mendorong untuk mengarah ke swasta," ucapnya.

Agar swasta tertarik masuk dalam pembangunan infrastruktur, pemerintah memberikan beberapa kemudahan, seperti menyederhanakan proses pengadaan infrastruktur. Perusahaan asing dapat mengikuti lelang proyek infrastruktur tanpa harus mendirikan perusahaan di Indonesia, namun tetap harus mendirikan entitas bisnis di Indonesia setelah ditetapkan menjadi pemenang lelang.

Kemudian ada jaminan pemerintah oleh Kementerian Keuangan melalui Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (IIGF) atau PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), dan lainnya.

Sebagai informasi peluang, Menteri Basuki menjelaskan bahwa dalam rencana strategis 2015-2019 pembangunan infrastruktur PUPR, Kementerian PUPR membutuhkan anggaran senilai Rp 931,50 triliun. "Namun untuk pembiayaan infrastruktur tidak hanya dari APBN yang berupa belanja modal, tapi juga pembiayaan dari swasta dan KPBU tadi," katanya.

Menteri Basuki menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung kedaulatan pangan, Kementerian PUPR akan membangun 1 juta hektar jaringan irigasi dan rehabilitasi jaringan irigasi 3 juta hektar. Kemudian membangun 65 waduk yang terdiri dari 49 waduk baru dan 16 waduk lanjutan, lalu pembangunan 1.893 embung dan lainnya.

"Pembangunan embung ini banyak sekali dan tidak besar-besar, sehingga HIPMI ini pasti bisa melaksanakan (membangun-red) embung-embung ini," ujarnya.

Kemudian terkait konektivitas, Kementerian PUPR bangun jalan baru sepanjang 2.650 kilometer, peningkatan kapasitas jalan nasional sepanjang 3.073 kilometer, pembangunan jembatan sepanjang 29.859 meter, peningkatan jembatan 19.951 meter dan pembangunan jalan tol sepanjang 1.000 kilometer.

Jalan tol, lanjut Menteri Basuki, kalau di China setahun bisa membangun sekitar 4.000 sampai 5.000 kilometer per tahun, sementara Indonesia lima tahun hanya 1.000 kilometer. "Karena selama 40 tahun sebelumnya, dari Jagorawi sampai 2014 kita hanya punya 870 kilometer, lima tahun ke depan kita ingin 1.000 kilometer dan mudah-mudahan tercapai pada 2019 nanti," tuturnya.

Sementara terkait perumahan dan permukiman, Kementerian PUPR membangun rumah susun, rumah tampak, rumah khusus di daerah perbatasan. "Pembangunan perumahan juga menjadi penggerak ekonomi yang dahsyat sekali karena industri rumah ini mengait tidak kurang dari 150 bisnis ikutan, seperti paku, pasir, papan, genteng dan lainnya," kata Menteri Basuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jembatan Darurat Pangandaran Akan Selesai dalam Dua Minggu

Jembatan Darurat Pangandaran Akan Selesai dalam Dua Minggu

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 13:54 WIB

Pembangunan Infrastruktur Perlu Didukung Insinyur Profesional

Pembangunan Infrastruktur Perlu Didukung Insinyur Profesional

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 17:25 WIB

PWC Kritik Budget Infrastruktur Naik, Hasilnya di Bawah Target

PWC Kritik Budget Infrastruktur Naik, Hasilnya di Bawah Target

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 15:32 WIB

Pengisian Bendungan Bajulmati Sudah 60 Persen

Pengisian Bendungan Bajulmati Sudah 60 Persen

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 15:16 WIB

PWC Sarankan Pemerintah Lebih Detail Bila Bicara Infrastruktur

PWC Sarankan Pemerintah Lebih Detail Bila Bicara Infrastruktur

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:24 WIB

Bandara Miangas akan Diresmikan Presiden Jokowi Bulan ini

Bandara Miangas akan Diresmikan Presiden Jokowi Bulan ini

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 21:01 WIB

Kementerian PUPR Kirim Jembatan Bailey ke Pangandaran dan Banjar

Kementerian PUPR Kirim Jembatan Bailey ke Pangandaran dan Banjar

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 19:36 WIB

Jalan Pantai Selatan di Banyuwangi Tembus Seluruhnya 2018

Jalan Pantai Selatan di Banyuwangi Tembus Seluruhnya 2018

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 19:22 WIB

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 18:41 WIB

Tekan Biaya Logistik, Banyak Pelabuhan dan Bandara Dibangun

Tekan Biaya Logistik, Banyak Pelabuhan dan Bandara Dibangun

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 16:04 WIB

Terkini

Buntut Temuan Ombudsman, Ditjenpas Bentuk Tim Usut Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong

Buntut Temuan Ombudsman, Ditjenpas Bentuk Tim Usut Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:42 WIB

5 Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau dan Solusinya

5 Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau dan Solusinya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 18:41 WIB

Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle

Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 18:40 WIB

Temuan Mobil Mewah di Lapas Cibinong, Ombudsman Gandeng Korlantas Polri Lacak Pemiliknya!

Temuan Mobil Mewah di Lapas Cibinong, Ombudsman Gandeng Korlantas Polri Lacak Pemiliknya!

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:39 WIB

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 18:35 WIB

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 18:33 WIB

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:26 WIB

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:25 WIB

×