Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

IPW: Pasar Properti Mulai Bangkit di Semester II 2016

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 18 Oktober 2016 | 14:46 WIB
IPW: Pasar Properti Mulai Bangkit di Semester II 2016
Kawasan perumahan mewah di Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (17/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Tekanan yang dialami pasar perumahan primer di Jabodebek-Banten pada Kuartal II 2016 mulai mengalami pertumbuhan positif menyusul naiknya beberapa indikator utama terkait nilai penjualan dan jumlah unit terjual. Setelah pada Q2-2016 nilai penjualan masih mengalami penurunan -13,3 persen (qtq), maka di Q3-2016 nilai penjualan perumahan di wilayah Jabodebek-Banten yang diperkirakan menjadi benchmark pasar perumahan nasional, mengalami pertumbuhan 8,1 persen (qtq) dengan nilai penjualan sebesar Rp1.169.372.110.757. Begitu juga yang terjadi dengan tingkat jumlah unit terjual yang naik tipis di Kuartal II 2016 sebesar 3,2 persen (qtq), mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar 11,8 persen (qtq) di Kuartal III 2016.

"Kenaikan nilai penjualan secara umum sebagai dampak naiknya nilai penjualan di segmen kecil dan menengah masing-masing sebesar 22,1 persen dan 19,1 persen. Meskipun demikian tekanan masih dirasakan di segmen atas yang terus mengalami tren penurunan sebesar -19,8 persen di Q3-2016," kata Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam keterangan resmi, Jumat (14/10/2016).

Seperti telah diprediksi sebelumnya oleh Indonesia Property Watch di awal tahun 2015, siklus properti dalam posisi takeoff paling lambat semester II/2016. Penurunan yang terjadi di Q2-2016 dilihat sebagai upaya pasar melakukan titik balik melihat ternyata jumlah unit terjual naik tipis 3,2 persen meskipun secara nilai penjualan turun 13,3 persen. Hal ini memerlihatkan bahwa pasar mulai terus bergeser ke segmen menengah sampai bawah. Tren menengah bawah ini terus berlanjut melihat komposisi penjualan di Kuartal III 2016.

Segmen menengah dan kecil mendominasi tingkat penjualan yang ada dengan berkontribusi masing-masing 33,4 persen dan 43,9 persen. Sedangkan penjualan rumah di segmen besar mewakili 22,7 persen dari keseluruhan penjualan yang ada. Berdasarkan jumlah unit sebagian besar merupakan unit-unit rumah di segmen kecil sebesar 59,2 persen dan segmen menengah 34,7 persen. "Sedangkan segmen besar hanya mewakili jumlah unit terjual sebesar 6,2 persen," ujar Ali.

Penjualan di wilayah Tangerang yang mendominasi sebesar 46,7 persen dari keseluruhan tingkat penjualan yang berhasil diperoleh, diikuti Bogor dan Bekasi masing-masing sebesar 19,3 persen dan 16,1 persen.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan kenaikan harga rumah dan tanah mulai menunjukkan kenaikan seiring dengan mulai naiknya pasar permintaan. Potensi pembangunan infrastruktur yang sebagian sedang dilaksanakan terus berdampak bagi kenaikan harga rumah. Selain itu juga pihak perbankan mulai mendorong pasar perumahan dengan menawarkan suku bunga rendah. Likuiditas perbankan yang tinggi membuat perbankan berlomba-lomba untuk mengucurkan kreditnya. Belum lagi potensi dana repatriasi hasil tax amnesty yang terbilang sukses dengan capaian mencapai Rp 132 triliun di tahap I pelaksanaannya.

Namun demikian semata-mata pergerakan siklus pasar perumahan yang mulai terlihat merupakan akibat dari pasar perumahan yang saat ini sudah di dasar siklus dan bersiap untuk bangkit lagi di tengah banyak potensi kebijakan yang pro pasar perumahan dan properti. "Dana repatriasi akan menjadi faktor pendorong yang juga akan berdampak luar biasa bagi perkembangan pasar perumahan dan properti nasional," tutup Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Nama Para Pemenang Indonesia Property Award

Ini Nama Para Pemenang Indonesia Property Award

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 12:33 WIB

IPW Prediksi Investasi Properti Lebih Dari Rp70 Triliun

IPW Prediksi Investasi Properti Lebih Dari Rp70 Triliun

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 02:28 WIB

Persaingan Bisnis Perkantoran di Jakarta Makin Ketat

Persaingan Bisnis Perkantoran di Jakarta Makin Ketat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 19:01 WIB

IPW Peringatkan Stimulus Properti Jangan Tumpul  Diimplementasi

IPW Peringatkan Stimulus Properti Jangan Tumpul Diimplementasi

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 04:09 WIB

Rumah.com: Dampak Tax Amnesty dan Pelonggaran LTV Butuh 4 Bulan

Rumah.com: Dampak Tax Amnesty dan Pelonggaran LTV Butuh 4 Bulan

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 15:18 WIB

Rumah.com Klaim Penjualan Rumah di Bawah Rp1 Miliar Tetap Tinggi

Rumah.com Klaim Penjualan Rumah di Bawah Rp1 Miliar Tetap Tinggi

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 15:03 WIB

Jumlah Transaksi Pembelian Rumah123 Tahun Ini Diprediksi Naik

Jumlah Transaksi Pembelian Rumah123 Tahun Ini Diprediksi Naik

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 15:13 WIB

Penjualan Rumah Online Diakui Berdampak ke Pameran Properti

Penjualan Rumah Online Diakui Berdampak ke Pameran Properti

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 14:58 WIB

IPW Yakin Pasar Properti Indonesia Diyakini Segera Unjuk Gigi

IPW Yakin Pasar Properti Indonesia Diyakini Segera Unjuk Gigi

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 19:20 WIB

IPW: Keterlaluan Jika Pasar Properti Tidak Bangkit Juga!

IPW: Keterlaluan Jika Pasar Properti Tidak Bangkit Juga!

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 16:19 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB