Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Soal Lokasi Smelter Newmont, Luhut Pasrah ke Newmont

Adhitya Himawan

Selasa, 25 Oktober 2016 | 14:50 WIB
Soal Lokasi Smelter Newmont, Luhut Pasrah ke Newmont
Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta, Selasa (18/10/2016). [Dok Kemenko Maritim]

Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa potensi Sumbawa lebih besar dari yang selama ini diperkirakan oleh pemerintah.

"Ternyata kabupaten Sumbawa itu kaya. Pertanian, peternakan dan priwisatanya bisa dikembangkan. Tadi Bupati melaporkan produksi jagungnya bisa mencapai dua juta ton hingga tiga (juta ton) tahun ke depan," kata Menko Luhut kepada media usai menerima paparan tentang potensi daerah dan konektivitas transportasi dari bupati Sumbawa, Husni Jibril, di Sumbawa, Nusa Tebggara Barat, Senin (24/10/2016).

Ia mengatakan bahwa di kabupaten itu memang ada tambang Newmont Nusa Tenggara yang tentunya akan menaikkan perekonomian di wilayah itu. Akan tetapi, potensi lainnya di daerah Sumbawa yang sangat besar dan perlu mendapatkan perhatian khusus.

 Menko Luhut mengatakan ia akan berbicara dengan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman tentang beberapa potensi yang bisa dikembangkan di Sumbawa, seperti gula dan pengembangbiakan sapi.
"Tentu, dengan sendirinya kita akan membangun pelabuhan, jika potensi ini bisa kita kembangkan," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya telah mengidentifikasi apa saja yang bisa digali dari Sumbawa, di bidang pertanian ada jagung, kedelai, tebu, peternakan sapi dan sektor Pariwisata.
"Di dekat sini ada obyek wisata pulau Moyo. Baiknya semua itu dibuat terintegrasi dengan pelabuhan laut dan udara," katanya kepada wartawan.

Menurutnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang saat ini berjumlah 145 miliar rupiah, sangat bisa dinaikkan lagi dan anggaran belanja yang berjumlah 1,5 triliun bisa dikembangkan.
"Pokoknya kita bangun wilayah ini, tapi jangan kita tebang hutan seenaknya. Saya sudah perintahkan aparat untuk tegas memberantas illegal logging," ujar Menko Luhut.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang aspirasi masyarakat Sumbawa yang menginginkan Newmont membangun smelter di Sumbawa, Menko Luhut menyerahkan keputusan tersebut kepada perusahaan.
"Biar Newmont sendiri yang memutuskan lokasinya. Karena ada tujuh turunan produk mereka. Mereka yang akan menyesuaikan. Pokoknya kita tidak lagi mengekspor raw material," katanya.

Setelah mendengarkan paparan bupati Sumbawa, Menko Luhut meninjau Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Dalam kuliah terbuka yang dilakukan di halaman kampus tersebut Menko Luhut menyampaikan harapannya agar para mahasiswa bisa menjadi pemimpin bangsa. 

"Saya ingin sampaikan pada kalian agar kalian bisa menjadi pemimpin yang baik, jangan pernah membuat aturan tanpa kalian bisa melakukannya," katanya sambil menambahkan bahwa kemampuan bekerja dalam tim dan kejujuran adalah modal pokok menjadi pemimpin. Menko Luhut menggambarkan bagaimana perjuangannya di Timor Timur sebagai contoh kerjasama sebuah tim.

Sebelum meninggalkan UTS Menteri Luhut meletakkan batu pertama dimulainya pembangunan gelanggang olahraga di kampus tersebut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut: Jepang Tawarkan Kapal Cepat untuk Dibeli Indonesia

Luhut: Jepang Tawarkan Kapal Cepat untuk Dibeli Indonesia

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 22:31 WIB

Peran Industri Smelter di Indonesia Terus Ditingkatkan

Peran Industri Smelter di Indonesia Terus Ditingkatkan

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 18:08 WIB

Pemerintah Diminta Konsisten Larang Ekspor Mineral Penting

Pemerintah Diminta Konsisten Larang Ekspor Mineral Penting

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:36 WIB

Freeport dan Newmont Dinilai Paling Untung Soal Relaksasi Ekspor

Freeport dan Newmont Dinilai Paling Untung Soal Relaksasi Ekspor

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:28 WIB

Tahun Depan, Pemerintah Stop Ekspor Nikel dan Bauksit

Tahun Depan, Pemerintah Stop Ekspor Nikel dan Bauksit

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 12:47 WIB

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Rencananya Juga Angkut Barang

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Rencananya Juga Angkut Barang

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 10:58 WIB

Luhut Keluhkan Cost Recovery Migas di Indonesia Sangat Tinggi

Luhut Keluhkan Cost Recovery Migas di Indonesia Sangat Tinggi

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 14:26 WIB

Studi Kelayakan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Mulai Desember 2016

Studi Kelayakan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Mulai Desember 2016

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 13:53 WIB

Ini Sebab Jepang Garap Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Ini Sebab Jepang Garap Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 13:26 WIB

Kebut Pembangunan Infrastruktur, Luhut: Kita Nggak Kurang Uang

Kebut Pembangunan Infrastruktur, Luhut: Kita Nggak Kurang Uang

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 12:58 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB