Inilah Penyebab Orang Indonesia Sulit Punya Rumah

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2016 | 14:56 WIB
Inilah Penyebab Orang Indonesia Sulit Punya Rumah
Kawasan perumahan mewah di Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (17/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Memiliki hunian yang nyaman dan terjangkau merupakan impian bagi setiap masyarakat di dunia. Namun sayangnya, tidak semua masyarakat memiliki kesempatan untuk memiliki hunian.

Menurut CEO Rumah123.com Ignatius Untung mengatakan, sedikitnya ada tiga faktor yang menghambat masyarakat untuk memiliki hunian yang nyaman dan terjangkau.

Pertama, dari sisi financial. "Ya sekarang memang kalau kita mau membeli rumah harga terjangkau pasti lokasinya yang jauh dari transportasi, kalau yang dekat pusat kota sudah mahal. Masyarakat juga belum cukup uang untuk membayar uang muka dan tidak menemukan properti di lokasi yang diinginkan," kata Untung saat ditemui dikantor Rumah123, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Kedua, lanjut Untung, pendapatan yang belum mencukupi untuk membayar cicilan kredit pemilikan rumah (KPR). 

"Makanya sekarang juga banyak developer yang sediakan cicilan untuk DP (down payment), 30 persen itu kendala di DP. Tapi ya rata-rata daerah pinggiran. Seperti di Serpong ada juga itu," katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menyingkirkan pemikiran idealisnya untuk memiliki hunian.

"Yang penting, masyarajat harus melihat potensi bisnisnya di wilayah hunian yang akan dibeli. Kalau potensi bisnisnya besar langsung ambil. Ini memang masyarakat kita harus diedukasi soal pembelian properti," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Properti Jadi Pengeluaran Prioritas Nomor Satu Orang Indonesia

Properti Jadi Pengeluaran Prioritas Nomor Satu Orang Indonesia

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 14:15 WIB

Tahun 2016, Rumah di Bawah Rp300 Juta Paling Laris

Tahun 2016, Rumah di Bawah Rp300 Juta Paling Laris

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 13:25 WIB

Ini Properti Paling Dicari Orang Indonesia versi Rumah123.com

Ini Properti Paling Dicari Orang Indonesia versi Rumah123.com

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 12:00 WIB

Gandeng Rumah123.com, AREBI Sempurnakan Website Resminya

Gandeng Rumah123.com, AREBI Sempurnakan Website Resminya

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 16:58 WIB

IPW: Pasar Properti Mulai Bangkit di Semester II 2016

IPW: Pasar Properti Mulai Bangkit di Semester II 2016

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 14:46 WIB

Rumah.com: Dampak Tax Amnesty dan Pelonggaran LTV Butuh 4 Bulan

Rumah.com: Dampak Tax Amnesty dan Pelonggaran LTV Butuh 4 Bulan

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 15:18 WIB

Rumah.com Klaim Penjualan Rumah di Bawah Rp1 Miliar Tetap Tinggi

Rumah.com Klaim Penjualan Rumah di Bawah Rp1 Miliar Tetap Tinggi

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 15:03 WIB

Jumlah Transaksi Pembelian Rumah123 Tahun Ini Diprediksi Naik

Jumlah Transaksi Pembelian Rumah123 Tahun Ini Diprediksi Naik

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 15:13 WIB

Penjualan Rumah Online Diakui Berdampak ke Pameran Properti

Penjualan Rumah Online Diakui Berdampak ke Pameran Properti

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 14:58 WIB

Risma Diyan Saputri Berhasil Menangkan Kompetisi Rumah Sempit

Risma Diyan Saputri Berhasil Menangkan Kompetisi Rumah Sempit

Press Release | Senin, 12 September 2016 | 11:34 WIB

Terkini

H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram

H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:11 WIB

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:58 WIB

Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026

Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:51 WIB

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:36 WIB

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:09 WIB

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:57 WIB

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:41 WIB

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB