Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Jalan Layang Maros - Bone Ditarget Tuntas Desember 2017

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 01 November 2016 | 09:57 WIB
Jalan Layang Maros - Bone Ditarget Tuntas Desember 2017
Pembangunan jalan layang Maros-Bone, Sulawesi Selatan. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Minggu (30/10/2016) meninjau pembangunan jalan layang yang menghubungkan Kabupaten Maros - Bone, Sulawesi Selatan. Dirinya optimis proyek pembangunan jalan layang segmen pertama sepanjang 316 meter ini akan selesai sesuai jadwal pada Desember 2017.

"Mudah-mudahan bisa diselesaikan Desember 2017, sekarang progresnya sudah 25 persen, masih on schedule," ujar Menteri Basuki saat meninjau proyek jalan layang tersebut di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Turut hadir mendampingi kunjungan tersebut, Inspektur Jenderal Kementerian PUPR, Rildo Ananda Anwar, Plt. Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Agus Suprapto, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Makassar Bastian S. Sihombing, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang Agus Setiawan.

Ia mengatakan meskipun saat ini masih terdapat sejumlah kendala dalam proyek tersebut seperti pembebasan lahan dan isu lingkungan terkait kawasan hutan lindung yang dekat dengan lokasi proyek, namun ia terus mendorong agar semuanya dapat diatasi sesuai jadwal.

"Walaupun ada sedikit perubahan-perubahan desain, ada lahan yang belum dibebaskan, ada kawasan hutan yang harus kordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tapi teman-teman di lapangan masih bisa tetap bekerja, insyaAllah tahun 2017 bisa kita selesaikan.," ujarnya.

Dengan adanya jalan ini ia berharap dapat memperlancar kegiatan ekonomi antara Makassar-Baros-Bone, karena jalan yang ada saat ini cukup sempit dan curam untuk menampung truk pengangkut.

"Jalan layang ini untuk memperbaiki geometri jalan yang ada dengan tujuan untuk memperlancar kegiatan ekonomi antara Maros-Bone," ujarnya.

Ia berharap jalan layang yang mengadopsi konsep jalan kelok sembilan Sumatra Barat itu mampu memangkas durasi perjalanan darat yang melalui jalur lintas tengah Sulsel dan juga berpotensi menjadi jalur wisata karena melintasi kawasan hutan lindung Geopark Karst Maros .

Pembangunan jalan layang Maros-Bone tahap pertama ini dibangun dengan anggaran multiyears atau tahun jamak sebesar Rp 167,6 miliar yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2015-2017 dengan kontraktor WIKA-HUTAMA-KSO.

Basuki menyatakan proyek jalan layang segmen pertama tersebut merupakan salah satu paket dari lima kegiatan Kementerian PUPR untuk memperlancar jalur penghubung Maros-Bone yang dikontrakkan. "Ini baru fase 1 atau paket pertama dari 5 paket keseluruhan yang direncanakan untuk membuat kelancaran di kelok Maros," tuturnya.

Empat paket kontraktual lainnya yang akan menyusul adalah pembangunan jembatan Pattunuang, pembangunan Oprit dan jalan pendekat, pelebaran jalan dari 5 m ke 7 m serta bahu jalan 2 m, dan pemasangan Box Culvert sepanjang 22 m.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Hijaukan Bantaran Sungai Citarum

Kementerian PUPR Hijaukan Bantaran Sungai Citarum

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 09:36 WIB

Menteri PUPR: Semua Tenaga Kerja Konstruksi Harus Bersertifikat

Menteri PUPR: Semua Tenaga Kerja Konstruksi Harus Bersertifikat

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:31 WIB

Inilah Masterplan Infrastruktur Tiga Destinasi Wisata Prioritas

Inilah Masterplan Infrastruktur Tiga Destinasi Wisata Prioritas

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:21 WIB

Kementerian PUPR Kirimkan Pompa Penanganan Banjir di Gorontalo

Kementerian PUPR Kirimkan Pompa Penanganan Banjir di Gorontalo

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:14 WIB

Infrastruktur Dibangun, Perbatasan Jadi Kawasan Ekonomi Baru

Infrastruktur Dibangun, Perbatasan Jadi Kawasan Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 14:59 WIB

Menteri Basuki Optimis Implementasi Tapera Dapat Berjalan di 2018

Menteri Basuki Optimis Implementasi Tapera Dapat Berjalan di 2018

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 14:54 WIB

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:34 WIB

Infrastruktur Kunci Atasi Ketimpangan Antar Daerah

Infrastruktur Kunci Atasi Ketimpangan Antar Daerah

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 12:39 WIB

Jalan Layang Terbaru di Lampung Diresmikan di Malam Tahun Baru

Jalan Layang Terbaru di Lampung Diresmikan di Malam Tahun Baru

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2015 | 12:21 WIB

Proyek Jalan Layang Kuningan Dikebut

Proyek Jalan Layang Kuningan Dikebut

Foto | Kamis, 14 Mei 2015 | 13:46 WIB

Terkini

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB