Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Urbanisasi Jadi Tantangan Perkotaan di Indonesia

Adhitya Himawan

Selasa, 01 November 2016 | 10:14 WIB
Urbanisasi Jadi Tantangan Perkotaan di Indonesia
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. [Dok Kementerian PUPR]

Mulai tahun ini, negara-negara di dunia memperingati Hari Kota Dunia yang ditetapkan pada tanggal 31 Oktober oleh Majelis Umum PBB. Penetapan Hari Kota Dunia merupakan upaya PBB dalam meningkatkan perhatian komunitas internasional tentang urbanisasi global, mendorong kerjasama antara negara, menjawab tantangan urbanisasi, dan mendukung pembangunan perkotaan berkelanjutan. 

Hari Kota Dunia 2016 mengangkat tema “Inclusive Cities, Shared Development” atau  “Gotong Royong Membangun Kota Untuk Semua”.

Peringatan Hari Kota Dunia bertujuan untuk mendorong kepedulian masyarakat dunia terhadap urbanisasi global serta mendorong kerjasama dan kemitraan berbagai negara dalam menangani tantangan urbanisasi dan berkontribusi terhadap pembangunan perkotaan berkelanjutan di seluruh dunia.

Urbanisasi merupakan proses global, yang setiap tahunnya mengalami peningkatan, sebagai pembanding di tahun 1976, jumlah penduduk di perkotaan di Indonesia mencapai angka 37,9 persen, meningkat menjadi 45,1 persen di tahun 1996, dan di tahun 2016 bertambah lagi menjadi 54,5 persen. 

Saat ini, perkotaan Indonesia memiliki banyak tantangan antara lain tingginya tingkat kemiskinan, masalah sosial dan kriminalitas kota, terbatasnya  sumber pendanaan untuk pembiayaan pembangunan, tidak terkendalinya tata ruang dan perubahan guna lahan, tidak terlaksananya pengelolaan lingkungan secara efektif dan efisien, sumber daya manusia secara sosial belum terkelola secara optimal.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam acara peringatan Hari Kota Dunia di Auditorium Kementerian PUPR mengatakan, urbanisasi terus berlanjut, baik disebabkan orang desa pergi ke kota atau desa yang berkembang menjadi kota. "Kota akan terus berkembang, dan ini kita harus jaga dan diarahkan agar suasana kota tetap berkarakter," terangnya.

Disamping itu, Menteri Basuki berharap dalam diskusi yang dilakukan, para akademisi yang hadir hari ini, bisa kita share dan rumuskan dan sepakati apa yang akan menjadi dasar untuk membangun kota yang inklusif.

Sementara itu Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo mengatakan penanganan kawasan kumuh yang dilakukan Kementerian PUPR merupakan bagian dari upaya  pembangunan perkotaan yang inklusif.

"Adanya program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Program air minum , Program sanitasi, merupakan bagian dari pembangunan perkotaan,”terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, sekarang  penekanannya adalah  pembangunan perkotaan yang inklusif artinya  bisa  menjadi kota yang terbuka dan urbanisasi menjadi sebuah peluang dan potensi dari pembangunan perkotaan.

Hal senada dikatakan Staf Ahli Bidang Sosial Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian PUPR Lana Winayanti bahwa kota yang berkarakter adalah kota yang memiliki akar budaya lokal. Kota yang memperhatikan budaya-budaya lokal, memiliki ciri khas  yang berbeda-beda  sesuai dengan  budaya lokalnya.

Ditambahkannya pendekatan pembangunan  berkelanjutan dilakukan dengan menjaga lingkungan hidup, membangun ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan semuanya dan prinsip jangan meninggalkan sesorangpun dibelakang.

Dalam acara tersebut juga diselenggarakan Sosialisasi New Urban Agenda, Launching Buku, talkshow serta pameran foto yang menceritakan perjalanan pembangunan kota-kota di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Website Infoair Ditujukan untuk Genjot Sambungan Rumah

Website Infoair Ditujukan untuk Genjot Sambungan Rumah

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 10:07 WIB

Underpass Simpang Lima Mandai Makassar Ditarget Selesai 2017

Underpass Simpang Lima Mandai Makassar Ditarget Selesai 2017

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 10:02 WIB

Jalan Layang Maros - Bone Ditarget Tuntas Desember 2017

Jalan Layang Maros - Bone Ditarget Tuntas Desember 2017

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 09:57 WIB

Kementerian PUPR Hijaukan Bantaran Sungai Citarum

Kementerian PUPR Hijaukan Bantaran Sungai Citarum

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 09:36 WIB

Menteri PUPR: Semua Tenaga Kerja Konstruksi Harus Bersertifikat

Menteri PUPR: Semua Tenaga Kerja Konstruksi Harus Bersertifikat

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:31 WIB

Inilah Masterplan Infrastruktur Tiga Destinasi Wisata Prioritas

Inilah Masterplan Infrastruktur Tiga Destinasi Wisata Prioritas

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:21 WIB

Kementerian PUPR Kirimkan Pompa Penanganan Banjir di Gorontalo

Kementerian PUPR Kirimkan Pompa Penanganan Banjir di Gorontalo

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:14 WIB

Infrastruktur Dibangun, Perbatasan Jadi Kawasan Ekonomi Baru

Infrastruktur Dibangun, Perbatasan Jadi Kawasan Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 14:59 WIB

Menteri Basuki Optimis Implementasi Tapera Dapat Berjalan di 2018

Menteri Basuki Optimis Implementasi Tapera Dapat Berjalan di 2018

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 14:54 WIB

Pemerintah Percepat Pemetaan Rehabilitasi Infrastruktur Irigasi

Pemerintah Percepat Pemetaan Rehabilitasi Infrastruktur Irigasi

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 09:44 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×