Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Taspen Beli Saham Pos Indonesia di Bank Mantap

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 01 November 2016 | 11:29 WIB
Taspen Beli Saham Pos Indonesia di Bank Mantap
Salah satu layanan Bank Mandiri Taspen Pos (Mantap). [bankmantap.co.id]

PT Taspen (Persero) mengakuisisi saham PT Pos Indonesia di Bank Mantap sehingga porsi saat ini menjadi 39,48 persen sebagai yang terbesar kedua setelah saham Bank Mandiri sebesar 59,44 persen.

"Secara prinsip akan dilakukan tersanski pengalihan saham yang selama ini dimiliki oleh PT Pos Indonesia seluruhnya akan dialihkan ke PT Taspen," kata Direktur Utama PT Bank Mantap (Mandiri Taspen Pos), Nixon LP Napitupulu di Denpasar, Bali, Selasa (1/11/2016).

Ia menjelaskan keputusan itu baru efektif berlaku setelah adanya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah (Taspen dan Pos) yang diperkirakan memakan waktu berkisar tiga hingga empat bulan dari pengajuan saat ini.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Kuta, Kabupaten Badung, Senin (31/10) menyebutkan Bank Mandiri menambah kepemilikan saham di bank tersebut sebesar 1,1 persen dari 58,25 persen menjadi 59,44 persen.

Sedangkan saham yang dimiliki oleh Taspen dan Pos Indonesia saat awal dibentuk masing-masing sebesar 20,2 persen.

Pemegang saham perorangan masih tetap sama, yakni Ida Bagus Made Putra Jendana sebesar 0,56 persen dan ahli waris almarhum I Made Madia (0,52 persen).

Dengan demikian, komposisi kepemilikan saham di Bank Mantap mengalami perubahan saat ini, yakni Bank Mandiri dan PT Taspen disamping dua pemegang saham perorangan itu sedangkan PT Pos Indonesia melepas seluruh sahamnya.

"Kami cuma mengesahkan perubahan susunan pemegang saham. Bahwa transaksi apa yang terjadi dengan mereka itu kesepakatan antara kedua pihak (Taspen dan Pos)," ucapnya.

Dengan dilepasnya seluruh saham PT Pos Indonesia di bank yang dibentuk tiga BUMN tersebut pada 7 Agustus 2015 tersebut, lanjut Nixon, tidak akan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Bank Mantap.

"Kami belum melihat akan 'impact' (dampak) ke bisnis kami. Dengan masuknya (saham) Taspen lebih tinggi sehingga menurut kami ini adalah indikasi Taspen semakin komit," katanya.

Nixon menegaskan operasional Bank Mantap di Kantor Pos juga akan tetap beroperasi normal karena sudah ada perjanjian sewa menyewa biasa begitu juga realisasi kredit pensiunan yang dibayarkan melalui PT Pos juga masih berjalan normal.

Nama Bank Mantap yang merupakan kepanjangan dari "Mandiri Taspen Pos" pun, lanjut dia, tidak berubah karena sudah menjadi satu kesatuan sesuai dengan izin dari Kementerian Hukum dan HAM, kecuali ada permintaan dari pemegang saham untuk merubah nama.

Sementara itu terkait rencana "buyback" atau pembelian kembali saham minoritas milik salah satu pemegang saham perorangan, dalam RUPS LB itu telah dibatalkan karena OJK menolak rencana tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mantap Tambah Modal Rp400 Miliar di 2016

Bank Mantap Tambah Modal Rp400 Miliar di 2016

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 11:24 WIB

Transaksi E-Money Bank Mandiri Naik 24 Persen di Q3 2016

Transaksi E-Money Bank Mandiri Naik 24 Persen di Q3 2016

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 09:18 WIB

BRI Minta Nasabah Waspadai Pembobolan Rekening via Skimming

BRI Minta Nasabah Waspadai Pembobolan Rekening via Skimming

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 07:51 WIB

Genjor KUR Pertanian, BRI Luncurkan Kartu Tani

Genjor KUR Pertanian, BRI Luncurkan Kartu Tani

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 15:09 WIB

Bank Mandiri Targetkan 9 Juta Kartu E-Money di Akhir 2016

Bank Mandiri Targetkan 9 Juta Kartu E-Money di Akhir 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 08:19 WIB

Bank Mandiri Berharap Dana Repatriasi Longgarkan Likuiditas

Bank Mandiri Berharap Dana Repatriasi Longgarkan Likuiditas

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 08:08 WIB

Laba Bersih Bank Mandiri Turun 17,6 Persen di Q3 2016

Laba Bersih Bank Mandiri Turun 17,6 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 07:39 WIB

Total KUR Bank Mandiri Telah Mencapai 68 Persen dari Target 2016

Total KUR Bank Mandiri Telah Mencapai 68 Persen dari Target 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 07:24 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kenaikan Kredit 11,5 Persen  di Q3 2016

Bank Mandiri Bukukan Kenaikan Kredit 11,5 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 07:04 WIB

Ekonomi Melambat, BRI Tetap Optimis Pertumbuhan Kredit Positif

Ekonomi Melambat, BRI Tetap Optimis Pertumbuhan Kredit Positif

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 14:13 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:03 WIB

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:52 WIB

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:46 WIB

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:28 WIB