Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Taspen Beli Saham Pos Indonesia di Bank Mantap

Adhitya Himawan

Selasa, 01 November 2016 | 11:29 WIB
Taspen Beli Saham Pos Indonesia di Bank Mantap
Salah satu layanan Bank Mandiri Taspen Pos (Mantap). [bankmantap.co.id]

PT Taspen (Persero) mengakuisisi saham PT Pos Indonesia di Bank Mantap sehingga porsi saat ini menjadi 39,48 persen sebagai yang terbesar kedua setelah saham Bank Mandiri sebesar 59,44 persen.

"Secara prinsip akan dilakukan tersanski pengalihan saham yang selama ini dimiliki oleh PT Pos Indonesia seluruhnya akan dialihkan ke PT Taspen," kata Direktur Utama PT Bank Mantap (Mandiri Taspen Pos), Nixon LP Napitupulu di Denpasar, Bali, Selasa (1/11/2016).

Ia menjelaskan keputusan itu baru efektif berlaku setelah adanya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah (Taspen dan Pos) yang diperkirakan memakan waktu berkisar tiga hingga empat bulan dari pengajuan saat ini.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Kuta, Kabupaten Badung, Senin (31/10) menyebutkan Bank Mandiri menambah kepemilikan saham di bank tersebut sebesar 1,1 persen dari 58,25 persen menjadi 59,44 persen.

Sedangkan saham yang dimiliki oleh Taspen dan Pos Indonesia saat awal dibentuk masing-masing sebesar 20,2 persen.

Pemegang saham perorangan masih tetap sama, yakni Ida Bagus Made Putra Jendana sebesar 0,56 persen dan ahli waris almarhum I Made Madia (0,52 persen).

Dengan demikian, komposisi kepemilikan saham di Bank Mantap mengalami perubahan saat ini, yakni Bank Mandiri dan PT Taspen disamping dua pemegang saham perorangan itu sedangkan PT Pos Indonesia melepas seluruh sahamnya.

"Kami cuma mengesahkan perubahan susunan pemegang saham. Bahwa transaksi apa yang terjadi dengan mereka itu kesepakatan antara kedua pihak (Taspen dan Pos)," ucapnya.

Dengan dilepasnya seluruh saham PT Pos Indonesia di bank yang dibentuk tiga BUMN tersebut pada 7 Agustus 2015 tersebut, lanjut Nixon, tidak akan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Bank Mantap.

"Kami belum melihat akan 'impact' (dampak) ke bisnis kami. Dengan masuknya (saham) Taspen lebih tinggi sehingga menurut kami ini adalah indikasi Taspen semakin komit," katanya.

Nixon menegaskan operasional Bank Mantap di Kantor Pos juga akan tetap beroperasi normal karena sudah ada perjanjian sewa menyewa biasa begitu juga realisasi kredit pensiunan yang dibayarkan melalui PT Pos juga masih berjalan normal.

Nama Bank Mantap yang merupakan kepanjangan dari "Mandiri Taspen Pos" pun, lanjut dia, tidak berubah karena sudah menjadi satu kesatuan sesuai dengan izin dari Kementerian Hukum dan HAM, kecuali ada permintaan dari pemegang saham untuk merubah nama.

Sementara itu terkait rencana "buyback" atau pembelian kembali saham minoritas milik salah satu pemegang saham perorangan, dalam RUPS LB itu telah dibatalkan karena OJK menolak rencana tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mantap Tambah Modal Rp400 Miliar di 2016

Bank Mantap Tambah Modal Rp400 Miliar di 2016

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 11:24 WIB

Transaksi E-Money Bank Mandiri Naik 24 Persen di Q3 2016

Transaksi E-Money Bank Mandiri Naik 24 Persen di Q3 2016

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 09:18 WIB

BRI Minta Nasabah Waspadai Pembobolan Rekening via Skimming

BRI Minta Nasabah Waspadai Pembobolan Rekening via Skimming

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 07:51 WIB

Genjor KUR Pertanian, BRI Luncurkan Kartu Tani

Genjor KUR Pertanian, BRI Luncurkan Kartu Tani

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 15:09 WIB

Bank Mandiri Targetkan 9 Juta Kartu E-Money di Akhir 2016

Bank Mandiri Targetkan 9 Juta Kartu E-Money di Akhir 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 08:19 WIB

Bank Mandiri Berharap Dana Repatriasi Longgarkan Likuiditas

Bank Mandiri Berharap Dana Repatriasi Longgarkan Likuiditas

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 08:08 WIB

Laba Bersih Bank Mandiri Turun 17,6 Persen di Q3 2016

Laba Bersih Bank Mandiri Turun 17,6 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 07:39 WIB

Total KUR Bank Mandiri Telah Mencapai 68 Persen dari Target 2016

Total KUR Bank Mandiri Telah Mencapai 68 Persen dari Target 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 07:24 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kenaikan Kredit 11,5 Persen  di Q3 2016

Bank Mandiri Bukukan Kenaikan Kredit 11,5 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 07:04 WIB

Ekonomi Melambat, BRI Tetap Optimis Pertumbuhan Kredit Positif

Ekonomi Melambat, BRI Tetap Optimis Pertumbuhan Kredit Positif

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 14:13 WIB

Terkini

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:26 WIB

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:03 WIB

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:45 WIB

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:36 WIB

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:14 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB