Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Tips 30 Hari Tunda Pengeluaran untuk Keuangan yang Lebih Baik

Angelina Donna | Suara.com

Kamis, 24 November 2016 | 20:43 WIB
Tips 30 Hari Tunda Pengeluaran untuk Keuangan yang Lebih Baik
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Defisit keuangan (pendapatan lebih kecil dibandingkan pengeluaran) adalah salah satu kondisi keuangan yang sering dirasakan oleh kebanyakan orang. Keadaan ini pun dapat terus berlanjut dan meningkatkan jumlah defisit tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan kondisi ini adalah dengan melakukan program penundaan pengeluaran selama 1 bulan atau 30 hari.

30 hari adalah yang jangka waktu yang tepat untuk memperbaharui kondisi keuangan anda, karena 30 hari merupakan siklus transaksi (pendapatan dan pengeluaran) keuangan. Selama masa tersebut, Anda dituntut untuk menghemat segala bentuk pengeluaran guna mengembalikan kondisi keuangan.

Memang menunda pengeluaran bukanlah hal yang mudah, karena itu, terdapat beberapa tips yang dapat anda ikuti untuk program yang lebih efektif.

Langkah awal: Menyusun anggaran

Membuat record pengeluaran adalah hal yang penting sebagai upaya penyehatan keuangan, record yang diperlukan adalah pencatatan arus kas masuk dan keluar yang dijabarkan secara rinci, termasuk segala pengeluaran ekstra atau yang akan dilakukan. Selanjutnya, Anda harus membuat daftar pengeluaran berdasarkan prioritas dan mendesaknya kebutuhan tersebut.

Tandai beberapa pos pengeluaran yang memungkinkan untuk dipotong tanpa menimbulkan resiko keuangan. Contoh mudah adalah jangan menunda pembayaran kartu kredit karena akan membuat sejarah kredit anda buruk dan bunga pinjaman yang dikenakan kartu kredit akan diberatkan pada bulan selanjutnya.

Langkah kedua: Tunda pengeluaran secara bijak

Menunda pengeluaran tidaklah berarti menghentikan seluruh transaksi keluarnya uang, melainkan meminimalisasi dan mengubah aliran dana keluar sehingga terdapat dana ekstra untuk keperluan lainnya. Ada dua langkah muda untuk menunda pengeluaran secara bijak:

1.Kurangi penggunaan sumber uang belanja

Salah satu sumber dana pengeluaran yang menyesatkan adalah kartu kredit. Kartu kredit dapat membuat anda belanja secara impulsif dan tidak terkendali; ini disebabkan karena pengeluaran kartu kredit bersifat berhutang dengan limit. Jika belum mencapai limit, maka kartu kredit anda tetap dapat digunakan. Untuk membantu anda, anda dapat meninggalkan kartu kredit di rumah setiap anda pergi berbelanja, dengan begini akan lebih mudah mengendalikan diri.

2.Kurangi hasrat belanja

Cara termudah untuk mengurangi hasrat belanja adalah dengan menyusun kembali rumah atau kamar untuk mengetahui barang apa saja yang telah dimiliki dan tidak miliki. Dengan mengetahui apa yang dimiliki, Anda akan cenderung tidak membeli kembali barang tersebut, dan jika mendapati bahwa barang yang dimiliki terlampau banyak, anda pun akan menyadari perilaku konsumtif diri sendiri. Memang terdengar sulit, tetapi cobalah untuk mengurangi hasrat belanja paling tidak selama 30 hari.

Selain sifat pengeluaran tersebut, jenis pengeluaran juga berpengaruh, salah satu contoh pengeluaran yang dapat ditunda adalah hutang jangka pendek atau panjang. Contoh hutang jangka pendek adalah kartu kredit dimana kegagalan pembayaran dapat mengakibatkan jumlah hutang yang meningkat. Oleh karena itu, tundalah penggunaan kartu kredit bila sedang mengalami kondisi keuangan yang buruk.

Untuk utang jangka panjang, Anda dapat menundanya dengan melakukan negosiasi hutang. Tetapi negosiasi utang harus dilakukan ketika terdapat kebutuhan lain yang mendesak dan harus segera dibayar dan uang anda tidak mencukupi. Jika masih dapat mengalokasikan anggaran untuk pembayaran hutang, jadikanlah pos pembayaran hutang sebagai prioritas.

Langkah ketiga: Jangan ragu untuk meminta bantuan terdekat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cukup 5 Langkah untuk Memotivasi Anda Terus Menabung

Cukup 5 Langkah untuk Memotivasi Anda Terus Menabung

Bisnis | Rabu, 23 November 2016 | 20:46 WIB

Ini Dia Jenis KPR yang Perlu Anda Tahu

Ini Dia Jenis KPR yang Perlu Anda Tahu

Bisnis | Sabtu, 19 November 2016 | 16:15 WIB

Mengintip Perencanaan Keuangan Para Suami Dalam Rumah Tangga

Mengintip Perencanaan Keuangan Para Suami Dalam Rumah Tangga

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 19:40 WIB

Sudah Saatnya Ibu Rumah Tangga Jago Investasi

Sudah Saatnya Ibu Rumah Tangga Jago Investasi

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 20:02 WIB

Ini Istilah-istilah dalam Dunia KPR yang Wajib Anda Tahu

Ini Istilah-istilah dalam Dunia KPR yang Wajib Anda Tahu

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 19:55 WIB

Simak Tips Ini Agar Tidak Rugi Beli Rumah dengan Over Kredit

Simak Tips Ini Agar Tidak Rugi Beli Rumah dengan Over Kredit

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 17:35 WIB

Terkini

Potongan Driver Ojol Gojek dan Grab Resmi Turun, Ada Penyesuaian Tarif Baru

Potongan Driver Ojol Gojek dan Grab Resmi Turun, Ada Penyesuaian Tarif Baru

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:55 WIB

Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:54 WIB

SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan

SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:51 WIB

Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya

Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:36 WIB

Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara

Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:26 WIB

DSI Ambil Alih Ekspor Komoditas, Rantai Pasok Nasional Bakal Berubah Total?

DSI Ambil Alih Ekspor Komoditas, Rantai Pasok Nasional Bakal Berubah Total?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:08 WIB

Danantara Yakin PT DSI Bisa Pulangkan Devisa Komoditas ke Indonesia

Danantara Yakin PT DSI Bisa Pulangkan Devisa Komoditas ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:05 WIB

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB