Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing Bikin Ekspor Indonesia Kecil

Adhitya Himawan

Minggu, 04 Desember 2016 | 23:41 WIB
Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing Bikin Ekspor Indonesia Kecil
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dianugerahi gelar honoris causa oleh Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu (3/12/2016). [Dok Kementerian Kelautan dan Perikanan]

Gelar doktor honoris causa resmi disandang Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ia dianugerahi gelar tersebut oleh Universitas Diponegoro (UNDIP) karena kinerja dan pemikirannya yang strategis dalam pembangunan kelautan dan perikanan di Indonesia. Dengan komitemen penuh, Susi akan lakukan kebijakan di sektor kelautam dan perikanan tanpa kompromi dan tawar menawar. Dengan gelar doktor ini, akan memacu dirinya bekerja lebih keras lagi.

"Semoga lebih amanah. Jika kemarin ada foto saya dengan kemeja biasa dan sepatu kets dengan tulisan 'tenggelamkan', setelah ini akan ada foto saya dengan toga, pasti efeknya akan lebih besar lagi. Jika kita bekerja dengan komitmen untuk bangsa, pasti akan dihargai," ungkap Susi.

Dalam pidatonya saat penganugerahan gelar tersebut, Susi menceritakan kembali kisahnya di awal ia menjabat sebagai menteri. "Pada awal yang menjadi pegangan saya adalah komitmen presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan laut sebagai masa depan bangsa", kenang Susi, yang kala saat itu sudah mengenakan toga di Ruang Rektorat Kampus UNDIP Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/12/2016).

Maraknya eksploitasi kapal-kapal asing terhadap sumber daya ikan, lanjutnya menjadikan Indonesia hanya menjadi negara nomor 3 eksportir di Asia Tenggara, padahal lautnya terluas nomor 2 di dunia. Pencurian ikan telah mengancam keberlanjutan sumber daya laut. Menurutnya, turunnya nilai tukar nelayan dan jumlah rumah tangga nelayan adalah pertanda hancurnya perikanan Indonesia. "Dari situ saya melihat, sebelum melakukan kebijakan lainnya, penegakan hukum terhadap illegal fishing menjadi prioritas saya. Perbaikan harus dilakukan di sektor kelautan dan perikana meski tidak mudah", lanjutnya.

Kala itu, Susi pun meminta kepada Presiden untuk mendukungnya dalam mengeksekusi UU Perikanan. Ia juga melakukan koordinasi dan konsolidasi kepada aparat hukum untuk menindak tegas kejahatan perikanan. "Kedaulatan adalah hak dari sebuah negara yang diakui dan dihormati serta betul-betul dihargai oleh negara lain. Tidak perlu takut menunjukan bahwa ini kedaulatan kita", terangnya.

Susi menyadari, di awal pemerintahannya, banyak pihak yang melempar kritik pedas atas kebijakan penenggelaman kapal. "Banyak yang mengatakan bahwa terlalu bodoh mengikuti menteri yang tidak berpendidikan seperti saya. Saya bingung dubes yang kapal saya tenggelaman tidak marah, tapi kenapa banyak pengamat yang mem-bully", kenang Susi. Kini dengan gelar doktor yang diraihnya, Susi meyakini keadaan akan berbeda. "Tapi mungkin setelah ini akan berbeda, karena menteri yang memimpin adalah seorang Doctor Honoris Causa," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 7 Langkah Tingkatkan Daya Saing Perikanan ASEAN

Ini 7 Langkah Tingkatkan Daya Saing Perikanan ASEAN

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 14:22 WIB

Genjot Industri Perikanan, KKP Gandeng Denmark dan Norwegia

Genjot Industri Perikanan, KKP Gandeng Denmark dan Norwegia

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 13:44 WIB

Indonesia akan Jadi Produsen Ikan Hias Nomor 1 Dunia Tahun 2019

Indonesia akan Jadi Produsen Ikan Hias Nomor 1 Dunia Tahun 2019

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 15:03 WIB

Kepemimpinan Indonesia dalam Penguatan Perikanan Global Diakui

Kepemimpinan Indonesia dalam Penguatan Perikanan Global Diakui

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 14:49 WIB

KKP Kembali Tangkap 5 Kapal Asing Pencuri Ikan di Natuna

KKP Kembali Tangkap 5 Kapal Asing Pencuri Ikan di Natuna

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 14:37 WIB

KKP Dorong Peningkatan Akses Produk Perikanan

KKP Dorong Peningkatan Akses Produk Perikanan

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 10:23 WIB

Menteri Susi Akui Mutiara Bisa Jadi Sumber Ekonomi Baru Indonesia

Menteri Susi Akui Mutiara Bisa Jadi Sumber Ekonomi Baru Indonesia

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 10:16 WIB

Menteri Susi Butuh Interpol untuk Berantas Pencurian Ikan

Menteri Susi Butuh Interpol untuk Berantas Pencurian Ikan

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 10:10 WIB

KKP Beberkan Kasus 9 Kapal Pencuri Ikan di Benoa, Bali

KKP Beberkan Kasus 9 Kapal Pencuri Ikan di Benoa, Bali

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 10:10 WIB

Ini Jurus KKP Untuk Memberantas Illegal Fishing

Ini Jurus KKP Untuk Memberantas Illegal Fishing

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 09:44 WIB

Terkini

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×