Ini Sebab Indonesia Sulit Hindari Pengaruh Dolar

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 06 Desember 2016 | 18:19 WIB
Ini Sebab Indonesia Sulit Hindari Pengaruh Dolar
Menko Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerent saat Perayaan Lisensi FLEGT di Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (24/11). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan pergerakan nilai tukar dolar sudah tidak lagi relevan untuk menggambarkan perekonomian di Indonesia. Menurutnya, yang lebih relevan jika rupiah dibandingkan dengan mata uang negara yang menjadi mitra dagang Indonesia. sedangkan Amerika Serikat bukan salah satu mitra dagang Indonesia.

Jokowi menjelaskan, jika Indonesia selalu menjadikan mata uang dolar AS menjadi tolak ukur dengan perekonomian di Indonesia, mata uang Garuda akan selalu terlihat sangat jelek karena dolar yang terlampau menguat. Padahal, kondisi di dalam negeri Indonesia sendiri masih terbilang stabil.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membenarkan pernyataan Mantan Wali Kota Solo tersebut. Namun tidak bisa dipungkiri perdagangan bilateral antarnegara sulit lepas dari pengaruh dolar AS. Apalagi, dolar AS masih menjadi referensi utama mata uang setiap negara.

“Itu tidak mudah juga, harus ada persiapan khusus antarnegara satu dan yang lain," kata Darmin saat menjadi narasumber dalam acara Saresehan 100 ekonom di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Selain itu, lanjut Darmin, nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat juga harus diperhatikan. Pasalnya, nilai ekspor Indonesia terhadap AS selama ini tercatat mengalami surplus.

"Kalau ekonomi AS bergeraknya berbeda ya bisa berbeda, seperti ekonomi kita sekarang hubungan ekonomi kita dengan AS ekspor kita cukup tinggi ke sana. Memang kitanya surplus kalah ekspor ke AS, kalau Cina kita defisit," katanya.

Namun, menurut Darmin, hal ini memang tidak harus terburu-buru untuk diterapkan. Sebab, butuh penyesuaian pasar terhadap keadaan perdagangan Indonesia. Darmin menjelaskan maksud pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyatakan kurs rupiah terhadap dolar AS saat ini tidak mencerminkan kondisi ekonomi domestik.

"Apa yang dikatakan Presiden itu maksudnya, esensinya sebenarnya kurs suatu negara dengan negara lainnya itu ditentukan betul oleh perdagangannya. Jangan terburu-buru soal perdagangan ini," kata Darmin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPD akan Bahas RUU Sistem Perekonomian Nasional

DPD akan Bahas RUU Sistem Perekonomian Nasional

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2016 | 05:22 WIB

Menkeu: Tahun 2015 Terberat bagi Perekonomian Indonesia

Menkeu: Tahun 2015 Terberat bagi Perekonomian Indonesia

Bisnis | Senin, 07 Desember 2015 | 17:51 WIB

Indonesia Sering Impor, JK: Itu Kelemahan yang Bisa Jadi Kekuatan

Indonesia Sering Impor, JK: Itu Kelemahan yang Bisa Jadi Kekuatan

Bisnis | Rabu, 25 November 2015 | 01:02 WIB

Menurut JK, Ini Penyebab Melemahnya Ekonomi AS dan Cina

Menurut JK, Ini Penyebab Melemahnya Ekonomi AS dan Cina

Bisnis | Rabu, 25 November 2015 | 00:12 WIB

Politisi Demokrat Ingatkan Indonesia di Ambang 'Failed State'

Politisi Demokrat Ingatkan Indonesia di Ambang 'Failed State'

News | Sabtu, 12 September 2015 | 20:12 WIB

Dua Tahun Lagi Indonesia Masuk Barisan Raksasa Ekonomi Asia

Dua Tahun Lagi Indonesia Masuk Barisan Raksasa Ekonomi Asia

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 19:36 WIB

Kadin: Ada 32 RUU yang Bisa Perbaiki Iklim Bisnis

Kadin: Ada 32 RUU yang Bisa Perbaiki Iklim Bisnis

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2015 | 16:29 WIB

Golkar: Perekonomian Makro Indonesia Masih Rentan

Golkar: Perekonomian Makro Indonesia Masih Rentan

Bisnis | Kamis, 20 November 2014 | 07:39 WIB

Perekonomian Indonesia 2015 Dipengaruhi Dua Negara Ini

Perekonomian Indonesia 2015 Dipengaruhi Dua Negara Ini

Bisnis | Kamis, 04 September 2014 | 14:20 WIB

Sektor Perindustrian Topang Perekonomian Indonesia

Sektor Perindustrian Topang Perekonomian Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 September 2014 | 14:42 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

×