Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jelang Libur Akhir Tahun, Pelni akan Tambah Frekuensi Pelayaran

Adhitya Himawan

Kamis, 08 Desember 2016 | 23:41 WIB
Jelang Libur Akhir Tahun, Pelni akan Tambah Frekuensi Pelayaran
Kantor Pusat PT Pelni di Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - Pelni akan menambah  frekuensi pelayaran. Pelni siap mengangkut 316. 565  penumpang selama angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, angka itu  naik 1 persen dibandingkan tahun lalu 312.958 orang. Angkutan Natal dan Tahun baru dengan kapal laut Pelni akan berlangsung mulai 18 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017 mendatang. Pelni menyiapkan 26 armada untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.\

Dari 26 armada,  Pelni menyiapkan kapasitas angkut untuk 54.823 penumpang perhari termasuk dispensasi untuk mengatasi permintaan yang cukup tinggi. Dari 26 kapal penumpang Pelni menambah kapasitas dengan cara rerouting dan resechedule kapal reguler. “Keterbatasan armada kami siasati dengan rerouting dan resechedule untuk menambah frekuensi, sehingga kapasitas dan frekuensi pelayaran pada suatu rute bisa lebih sering untuk mengangkut penumpang,” kata Akhmad Sujadi, Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT. Pelni dalam keterangan resmi, Rabu (7/12/2016). 

Trayek padat penumpang Kapal Pelni terdiri wilayah 1, meliputi Batam-Medan. Tanjung Priok-Kijang. Wilayah 1 akan dilayari 3 kapal, KM. Kelud Tanjung Priok-Batam-Tanjung Balai-Belawan. KM. Umsini dan KM. Sinabung yang akan melayari  Tanjung Priok-Batam-Kijang. Wilayah 2 meliputi; Semarang/Surabaya-Pontianak-Kumai-Sampit-Banjarmasin. Kapal ke wilayah 2 diantaranya; KM. Dorolonda, Labobar, Bukit Raya, Lawit, Awu, Binaiya, Kelimutu, Leuser,  Sirimau dan KM. Egon.

Sementara wilayah 3 terdiri; Bima, Labuan Bajo, Makasar, Pare-pare, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan. Kapal ke wilayah ini terdiri; KM. Dorolonda, Labobar, Lambelu, Bukit Siguntang, Tilongkabila, Kelimutu dan KM. Wilis. Wilayah 4 terdiri; Namlea, Ambon, Tual, Timika, Merauke, Sorong, Fak-fak, Manokwari, Serui, Biak, Wasior, Nabire dan Jaya Pura akan dilayani KM. Ciremai, Nggapulu, Dorolonda, Tatamailau,  Sirimau dan Leuser.

Pergerakan penumpang dari wilayah Kalimantan ke Jawa, Jawa ke Sulawesi dan Batam-Medan dan wilayah timur lebih dominan.  Dari 93 pelabuhan singgah, Pelabuhan Soekarno Hatta Makasar melayani penumpang terbanyak, tahun lalu 25.629 disusul Sorong 20.856, Jayapura  19.279, Manokwari 14.429 dan Surabaya 14.429 penumpang. “Pada Natal dan tahun baru pelabuhan di wilayah Indonesia Timur lebih ramai,” ujar Akhmad.

Dalam rencana operasi Natal dan Tahun Baru Pelni,  ada 9 kapal reguler 17 kapal rerouting. Kapal yang berjadwal atau reguler tidak mengalami perubahan rute diantaranya; KM. Tidar dan KM.Dorolonda untuk tipe 2000 pax. KM. Tatamailau, KM.Tilongkabila, KM. Binaiya, KM. Sirimau, KM. Bukit Raya dan KM. Kelimutu untuk tipe 1000 pax.  Sedangkan untuk kapal tipe 500 pax, KM, Sangiang, tetap di rute reguler.

Untuk kapal tipe 500 yang deviasi dan direrouting KM. Pangrango deviasi ke Bandanaira antisipasi pra dan purna Natal. KM. Egon rerouting ke Kalimantan menuju Jawa Port. Kapal Ferry Cepat (KFC) Jetliner deviasi ke  Reo untuk melayani ruas Baubau-Kendari. Sedangkan KM. Wilis reschedule agar tiba di Rote sebelum Natal.

Untuk kapal yang akan direrouting (menjalani rute atau masuk pelabuhan bukan pada rute reguler) dan reschedule (rutenya tetap, tapi jadwal hari dan tanggalnya berubah),  untuk kapal tipe 3000 dan 2000 pax. KM. Gunung Dempo deviasi Ambon-Makasar, Ambon-Papua. KM. Umsini deviasi Ende. KM. Dorolonda deviasi Biak-Jayapura. KM. Ciremai deviasi Papua-Ambon. KM. Labobar menambah frekuensi Bitung-Jayapura. KM. Kelud Batam-Medan. KM. Nggapulu rerouting Surabaya-Nabire. KM. Sinabung menambah frekuensi Bitung-Ternate-Ambon-Sorong-Manokwari. KM. Lambelu rerouting Balikpapan-NTT. KM. Bukit Siguntang rerouting Tarakan/Nunukan tujuan Parepare dan Makasar.

Untuk kapal tipe 1000 pax KM. Leuser deviasi Labuan Bajo. KM. Awu menambah frekuensi ruas Benoa-NTT.  KM. Lawit rerouting Tanjung Priok- Padang, Gunung Sitoli dan  Sibolga. Tiket KM. Lawit ke Padang Rp 285.000,- Gunung Sitoli Rp 398.000,-  dan Sibolga Rp  402.000,- tiket sudah termasuk jasa pelabuhan,  asuransi dan makan. “Untuk tiket ke Padang keberangkatan Tanjung Priok tanggal 20 Desember 2016,  masih tersedia 500 tiket. Namun penjualan online terus bergerak. Kepada calon penumpang ke Padang, Gunung Sitoli dan sibolga kami anjurkan untuk segera membeli tiket karena kapasitas terbatas,” tutur Akhmad.

Tiket kapal Pelni kini lebih mudah diperoleh dengan diterapkanya New Pelni Ticketing System (NPTS), tiket dapat di pesan di Contact Center Pelni 162,   Indomaret, Alfmart, Kantor Pos, ATM/counter Bank  BRI, agen dan Kantor Cabang Pelni di seluruh Indonesia. Channel penjualan tiket sudah bisa beli via Indomaret dan Alfamart.

Selain menambah channel penjualan tiket, Pelni telah menerapkan tiket kapal atas nama. Nama penumpang dan nama di tiket harus sama. Hal itu akan dicek di pintu masuk pelabuhan dengan Departure Control System (DCS). Hingga September 2016, sudah 49 cabang/pelabuhan  menggunakan DCS mulai dari Belawan hingga Jayapura/Merauke. “Tiket yang tidak sama antara nama di tiket dan nama yang akan pergi tiket dinyatakan hangus,” tutup Akhmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Kemajuan Program Tol Laut Dalam Setahun Terakhir

Inilah Kemajuan Program Tol Laut Dalam Setahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 23:22 WIB

Arus Penumpang Natal dan Tahun Baru 2017 Diprediksi Naik 2 Persen

Arus Penumpang Natal dan Tahun Baru 2017 Diprediksi Naik 2 Persen

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 22:53 WIB

INSA Prihatin Banyak Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca Buruk

INSA Prihatin Banyak Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca Buruk

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 05:00 WIB

Kadin Apresiasi Kebijakan Pembatasan Angkutan Barang

Kadin Apresiasi Kebijakan Pembatasan Angkutan Barang

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 05:00 WIB

Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Transportasi Laut Dipersiapkan

Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Transportasi Laut Dipersiapkan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 04:00 WIB

Underpass Stasiun Manggarai Rampung, Siap Diresmikan

Underpass Stasiun Manggarai Rampung, Siap Diresmikan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 04:00 WIB

Cina Bikin Replika Kapal Titanic, Dipastikan Tak Bisa Tenggelam!

Cina Bikin Replika Kapal Titanic, Dipastikan Tak Bisa Tenggelam!

Lifestyle | Selasa, 06 Desember 2016 | 06:45 WIB

DAMRI Luncurkan 30 Bus Baru di Bandara Soekarno-Hatta

DAMRI Luncurkan 30 Bus Baru di Bandara Soekarno-Hatta

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 05:48 WIB

KALOG Hubungkan Logistik KEK Sei Mangke  Pelabuhan Belawan

KALOG Hubungkan Logistik KEK Sei Mangke Pelabuhan Belawan

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 05:43 WIB

ASDP Kini Melayani Pelayaran Jalur Surabaya-Lombok

ASDP Kini Melayani Pelayaran Jalur Surabaya-Lombok

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2016 | 05:54 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB