Ini Upaya OJK Perkuat Daya Saing Industri Asuransi Nasional

Adhitya Himawan

Jum'at, 09 Desember 2016 | 06:42 WIB
Ini Upaya OJK Perkuat Daya Saing Industri Asuransi Nasional
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). [aaji.or.id]

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani mengatakan Persaingan Globalisasi termasuk Masyarakat Ekonomian Asean di dalamnya yang mensyaratkan kompetisi yang tinggi mendorong seluruh individu maupun Negara lain menjadi semakin kompetitif. Negara yang mampu tampil kompetitif akan berpeluang menguasai pasar dan begitu juga sebaliknya, individu ataupun Negara yang tergolong inefisien dan tidak kompetitf hanya akan sekedar menjadi market follower.

"Ini termasuk dalam percaturan industri asuransi dunia. Kami meyakini bahwa kita semua ingin agar SDM Indonesia termasuk industri asuransinya dapat menguasai pasar global," kata Firdaus dalam keterangan resmi, Kamis (8/12/2016).

Ia menjelaskan bahwa OJK memiliki concern yang mendalam terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang asuransi. OJK ingin seluruh elemen SDM industri asuransi memiliki kualitas yang ] mumpuni sehingga dapat mewujudkan industri asuransi yang semakin sehat dan kompetitif. "Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di industri asuransi, OJK telah mengambil peran aktif dalam mendorong pengembangan SDM asuransi melalui berbagai program strategis," ujar Firdaus.

Pertama, mendorong ketersediaan aktuaris di Industri asuransi nasional melalui program percepatan 1.000 aktuaris. Aktuaris adalah seorang ahli yang dapat mengaplikasikan ilmu keuangan dan teori statistik untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bisnis aktual. Persoalan ini umumnya menyangkut analisis kejadian masa depan yang berdampak pada segi finansial, khususnya yang berhubungan dengan besar pembayaran pada masa depan dan kapan pembayaran dilakukan pada waktu yang tidak pasti.Kebutuhan akan tenaga Aktuaris sampai saat ini juga masih menjadi tantangan bagi perusahaan asuransi nasional.

"Berdasarkan data dari Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), angka tenaga kerja aktuaris di Indonesia masih rendah yakni hanya sekitar 400 orang, sedangkan kebutuhan masyarakat akan perlindungan jiwa dan kesehatan diprediksi akan terus meningkat," ucap Firdaus.

Kedua, OJK mendorong agar para eksekutif perusahaan asuransi untuk memiliki keahlian di bidang tata kelola perusahaan yang baik, khususnya dalam hal manajemen risiko, sehingga mensyaratkan bahwa
seluruh direksi dan komisaris perusahaan asuransi wajib memiliki sertifikasi dan keahlian di bidang manajemen risiko yang diterbitkan oleh lembaga sertifikasi yang kompeten dan memiliki izin terkait hal tersebut.

Ketiga, OJK juga memberikan support kepada seluruh lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan ahli di bidang asuransi dengan cara mensupport penyelenggaraan pelatihan dan mengirimkan
tenaga pengajar maupun trainer.

Selanjutnya, dalam rangka mendukung agar SDM di bidang asuransi diisi oleh orang-orang yang berkompeten, baik yang berasal dari dalam negeri maupun tenaga kerja asing, OJK telah menerbitkan peraturan yang mengatur mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan bagi direksi, komisaris, auditor internal, aktuaris, dan tenaga ahli. Peraturan tersebut mensyaratkan berbagai hal yang positif bagi para calon direksi, komisaris, auditor internal, aktuaris, dan tenaga ahli agar dapat lulus dalam penilaian kemampuan dan kepatutan, khususnya terkait dengan
aspek kompetensi dan integritas.

"Selain itu, dalam rangka memberikan pedoman dalam melaksanakan tata kelola yang baik, OJK juga telah menerbitkan peraturan mengenai tata kelola yang baik bagi perusahaan perasuransian. Dengan
mendukung pengembangan SDM di bidang asuransi dimaksud, kami berharap dan berkeyakinan bahwa kualitas SDM asuransi Indonesia akan siap bertarung dan bersaing secara kompetitif di kawasan regional maupun internasional," tutup Firdaus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sebab Penetrasi Asuransi di Indonesia Rendah Versi OJK

Ini Sebab Penetrasi Asuransi di Indonesia Rendah Versi OJK

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 06:33 WIB

Hingga September, Ada 145 Perusahaan Asuransi di Indonesia

Hingga September, Ada 145 Perusahaan Asuransi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 06:25 WIB

Commonwealth Bank Dorong Wanita Maksimalkan Jasa Keuangan

Commonwealth Bank Dorong Wanita Maksimalkan Jasa Keuangan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 22:50 WIB

Pacu Bisnis Segmen Pensiun, Bank Mantap Gandeng ASABRI

Pacu Bisnis Segmen Pensiun, Bank Mantap Gandeng ASABRI

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 23:37 WIB

OJK Targetkan Literasi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

OJK Targetkan Literasi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 04:12 WIB

BI Akui Dunia Bisnis Mulai Cari Dana Diluar Perbankan

BI Akui Dunia Bisnis Mulai Cari Dana Diluar Perbankan

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 22:17 WIB

Zurich Topas Life Luncurkan Asuransi Dwi Guna Inovatif

Zurich Topas Life Luncurkan Asuransi Dwi Guna Inovatif

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 10:09 WIB

BI Nyatakan Stabilitas Sistem Keuangan Semester I 2016 Membaik

BI Nyatakan Stabilitas Sistem Keuangan Semester I 2016 Membaik

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 13:35 WIB

Dibekukan, OJK Minta Masyarakat Jangan Simpan Uang di Pandawa

Dibekukan, OJK Minta Masyarakat Jangan Simpan Uang di Pandawa

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 16:08 WIB

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah Terbaru

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah Terbaru

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 15:08 WIB

Terkini

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Idaman Banget! Ini 3 Zodiak Cowok Paling Green Flag dalam Hubungan

Idaman Banget! Ini 3 Zodiak Cowok Paling Green Flag dalam Hubungan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan

Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Otomotif | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:47 WIB

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:40 WIB

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:34 WIB

×