Ini Sebab Penetrasi Asuransi di Indonesia Rendah Versi OJK

Adhitya Himawan

Kamis, 08 Desember 2016 | 06:33 WIB
Ini Sebab Penetrasi Asuransi di Indonesia Rendah Versi OJK
Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani mengatakan aset industri asuransi nasional yang ditempatkan dalam bentuk investasi juga terus mengalami pertumbugan. Pada September 2016, nilai investasi industri asuransi tumbuh sebesar 1,91 persen (MtM) dari Rp739,03 triliun di bulan Agustus 2016 menjadi Rp753,11 triliun. Apabila dilihat dari portfolio investasinya dapat disampaikan bahwa perusahaan Asuransi jiwa yang memiliki kewajiban jangka panjang didominasi oleh instrumen pasar modal (saham, obligasi, SBN dan reksadana) sebesar 83,4 persen, sementara Asuransi umum yang memiliki kewajiban jangka pendek, secara portfolio investasinya didominasi oleh investasi yang likuid yaitu deposito (41,7 persen).

"Masih berdasarkan catatan kami sampai dengan September 2016 diketahui pula bahwa pendapatan premi industri asuransi mencapai Rp243,06 tiriliun, tumbuh sebesar Rp47,5T (24,3 persen) secara year on year. Industri asuransi jiwa memiliki pendapatan premi terbesar yang mencapai Rp95,6 triliun, diikuti oleh pendapatan premi dari perusahaan yang menyelenggarakan asuransi sosial sebesar Rp84,6 triliun, dan perusahaan asuransi umum yang mencapai Rp44,69 triliun," kata Firdaus dalam keterangan resmi, Rabu (7/12/2016).

Sementara itu, sampai dengan Bulan September 2016, tingkat penetrasi dan densitas industri asuransi kita baru mencapai 2,63 persen dari PDB dan Rp1,2 juta per tahunnya. Tingkat penetrasi dan densitas asuransi Indonesia ini masih relatif rendah apabila dibandingkan dengan negaranegara di kawasan. Tingkat penetrasi asuransi di negara Singapura, Malaysia dan Thailand mencapai lebih dari 5 persen.

Rendahnya penetrasi asuransi tentunya merupakan suatu peluang yang besar untuk digarap oleh para pelaku di industri jasa keuangan. Potensi ini juga semakin terbuka lebar dengan makin besarnya jumlah masyarakat yang tergolong middle income class dan lebih baiknya tingkat pendidikan masyarakat. Produk dan layanan “beyond banking” mulai dibutuhkan mereka, yang salah satunya adalah produk Asuransi.

Tidak dapat dipungkiri jika rendahnya tingkat penetrasi asuransi nasional disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah karena minimnya tingkat literasi asuransi di kalangan masyarakat Indonesia, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia yang ahli di bidang asuransi, serta kurangnya kekuatan modal investor dalam negeri yang dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperluas jaringan para pemegang polis.

"Oleh karenanya, pengembangan terhadap industri asuransi merupakan tugas kita bersama dan harus dilakukan secara massive melalui langkah-langkah strategis dan komprehensif termasuk dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Industri asuransi Nasional. Kebutuhan sumber daya manusia yang handal sangat diperlukan karena dalam kegiatan usaha perasuransian melekat risiko-risiko yang berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan yang berpotensi menyebabkan kegagalan usaha," tutup Firdaus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hingga September, Ada 145 Perusahaan Asuransi di Indonesia

Hingga September, Ada 145 Perusahaan Asuransi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 06:25 WIB

Commonwealth Bank Dorong Wanita Maksimalkan Jasa Keuangan

Commonwealth Bank Dorong Wanita Maksimalkan Jasa Keuangan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 22:50 WIB

Pacu Bisnis Segmen Pensiun, Bank Mantap Gandeng ASABRI

Pacu Bisnis Segmen Pensiun, Bank Mantap Gandeng ASABRI

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 23:37 WIB

OJK Targetkan Literasi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

OJK Targetkan Literasi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 04:12 WIB

BI Akui Dunia Bisnis Mulai Cari Dana Diluar Perbankan

BI Akui Dunia Bisnis Mulai Cari Dana Diluar Perbankan

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 22:17 WIB

Zurich Topas Life Luncurkan Asuransi Dwi Guna Inovatif

Zurich Topas Life Luncurkan Asuransi Dwi Guna Inovatif

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 10:09 WIB

BI Nyatakan Stabilitas Sistem Keuangan Semester I 2016 Membaik

BI Nyatakan Stabilitas Sistem Keuangan Semester I 2016 Membaik

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 13:35 WIB

Dibekukan, OJK Minta Masyarakat Jangan Simpan Uang di Pandawa

Dibekukan, OJK Minta Masyarakat Jangan Simpan Uang di Pandawa

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 16:08 WIB

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah Terbaru

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah Terbaru

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 15:08 WIB

Pendiri Pandawa Group Depok Hentikan Penghimpunan Dana Masyarakat

Pendiri Pandawa Group Depok Hentikan Penghimpunan Dana Masyarakat

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 14:59 WIB

Terkini

Bedak Tabur Dulu atau Bedak Padat? Ini Urutan yang Benar Menurut MUA

Bedak Tabur Dulu atau Bedak Padat? Ini Urutan yang Benar Menurut MUA

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Catut Tanah Orang Lain Senilai Rp1,25 Miliar, Oknum Anggota DPRD Pasuruan Dipolisikan

Catut Tanah Orang Lain Senilai Rp1,25 Miliar, Oknum Anggota DPRD Pasuruan Dipolisikan

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:58 WIB

135 Korban Tragedi Kanjuruhan, Ferli Hidayat Dapat Jabatan Baru, PTSI: Lukai Keluarga Korban

135 Korban Tragedi Kanjuruhan, Ferli Hidayat Dapat Jabatan Baru, PTSI: Lukai Keluarga Korban

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:55 WIB

BRI Jamin Kesehatan Paripurna Nasabah Istimewa di Prodia, Diskon Besar!

BRI Jamin Kesehatan Paripurna Nasabah Istimewa di Prodia, Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.899/US$, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Penopang

Rupiah Menguat ke Rp17.899/US$, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Penopang

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:50 WIB

3 Rekomendasi Drakor Netflix Oktober 2026: Dari Misteri Medis hingga Aksi Spionase

3 Rekomendasi Drakor Netflix Oktober 2026: Dari Misteri Medis hingga Aksi Spionase

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Perundungan Bukan Sekadar Candaan, Dehumanisasi Terus Terjadi pada Korban

Perundungan Bukan Sekadar Candaan, Dehumanisasi Terus Terjadi pada Korban

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:50 WIB

BRI Gratiskan CIcilan 1 Bulan dan Diskon Hingga Rp3 Juta untuk Pembelian iPhone 18

BRI Gratiskan CIcilan 1 Bulan dan Diskon Hingga Rp3 Juta untuk Pembelian iPhone 18

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Penyimpanan Energi Baterai Kini Andalkan Sistem Pendingin Baru Cegah Overhead

Penyimpanan Energi Baterai Kini Andalkan Sistem Pendingin Baru Cegah Overhead

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Raup Cuap Rp2,4 T Hingga September, Bulog Mau Bangun Pabrik Karung Plastik

Raup Cuap Rp2,4 T Hingga September, Bulog Mau Bangun Pabrik Karung Plastik

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:38 WIB

×