BI Nyatakan Stabilitas Sistem Keuangan Semester I 2016 Membaik

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 30 November 2016 | 13:35 WIB
BI Nyatakan Stabilitas Sistem Keuangan Semester I 2016 Membaik
Gedung Bank Indonesia di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Stabilitas sistem keuangan Indonesia semester I 2016 membaik, didukung oleh kuatnya permodalan dan meningkatnya likuiditas perbankan serta membaiknya kinerja pasar keuangan. Hal ini menjadi salah satu kesimpulan yang terangkum dalam buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) No.27, 2016 yang didiseminasikan pada acara seminar nasional Mitigasi Risiko Sistemik dan Penguatan Intermediasi dalam Upaya Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan pada hari Rabu (30/11/2016) di Yogyakarta.

Dinamika perekonomian global dan domestik di tahun 2016 mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap kondisi sistem keuangan Indonesia. Perlambatan ekonomi Cina serta berlanjutnya pelemahan harga komoditas yang disertai sentimen pasar terkait kenaikan Fed Fund Rate telah memberikan tekanan pada sistem keuangan dan perekonomian Indonesia.

"Namun demikian upaya berkelanjutan yang telah dilakukan untuk meningkatkan ketahanan sektor keuangan mampu menjaga sistem keuangan Indonesia tetap berada dalam kondisi yang stabil," kata Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11/2016).

Walaupun terjadi perlambatan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga serta risiko kredit yang masih menunjukkan peningkatan, namun ketahanan industri perbankan masih mampu menyerap potensi risiko yang timbul, khususnya risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas. "Begitu pula dengan industri keuangan non-bank yang masih menunjukkan resiliensi yang cukup baik, meskipun dengan risiko yang cenderung meningkat," ujar Mirza.

Sebagai respons terhadap hasil asesmen stabilitas sistem keuangan dan juga kondisi makroekonomi Indonesia, Bank Indonesia memformulasikan kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang terintegrasi, untuk mewujudkan suasana yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan. Beberapa kebijakan makroprudensial yang ditempuh di tahun 2016 antara lain pelonggaran rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) yang berdampak dalam mendorong peningkatan penyaluran kredit properti. Selain itu, kebijakan Loan to Funding Ratio (LFR) yang dikaitkan dengan Giro Wajib Minimum (GWM) telah memperluas ruang penyaluran kredit dan mulai mendorong bank meningkatkan penerbitan surat-surat berharga. Sementara itu dalam rangka mencegah peningkatan risiko sistemik dari pertumbuhan kredit yang berlebihan dan menyerap kerugian yang ditimbulkan, Bank Indonesia kembali menetapkan besaran Countercyclical Buffer (CCB) tetap sebesar 0%.

Selanjutnya, upaya penguatan koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait semakin diperkuat dengan telah ditetapkannya Undang-Undang No. 9 tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan. "Penguatan koordinasi ini diimplementasikan dalam forum koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sebagai upaya menjaga stabilitas sistem Keuangan secara nasional," tutup Mirza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pentingnya Riset Makroprudensial untuk Merumuskan Kebijakan BI

Pentingnya Riset Makroprudensial untuk Merumuskan Kebijakan BI

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 13:27 WIB

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah Terbaru

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah Terbaru

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 15:08 WIB

IMF Menilai Ekonomi Indonesia 2016 Dalam Kondisi Baik

IMF Menilai Ekonomi Indonesia 2016 Dalam Kondisi Baik

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 14:06 WIB

Industri Manufaktur Kunci Daya Saing Indonesa di Ranah Global

Industri Manufaktur Kunci Daya Saing Indonesa di Ranah Global

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 14:00 WIB

Bank Mandiri Jaminkan Kredit Mikro ke Askrindo

Bank Mandiri Jaminkan Kredit Mikro ke Askrindo

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 11:20 WIB

Tingkatkan Keuangan Negara, Jaksa Agung: Perlu Sinergi

Tingkatkan Keuangan Negara, Jaksa Agung: Perlu Sinergi

News | Senin, 21 November 2016 | 15:32 WIB

Jokowi Resmikan Peluncuran Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Jokowi Resmikan Peluncuran Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Foto | Jum'at, 18 November 2016 | 12:44 WIB

Forextime: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia Menarik Perhatian

Forextime: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia Menarik Perhatian

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 18:55 WIB

Pascapemilu AS, BI Tahan 7 Days Reverse Repo Rate di 4,75 Persen

Pascapemilu AS, BI Tahan 7 Days Reverse Repo Rate di 4,75 Persen

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 17:57 WIB

OJK Siapkan Aturan Perlindungan Konsumen Terkait Fintech

OJK Siapkan Aturan Perlindungan Konsumen Terkait Fintech

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 13:27 WIB

Terkini

7 Cara Mengatasi Wajan Stainless Steel Lengket saat Menggoreng agar Masakan Tak Hancur

7 Cara Mengatasi Wajan Stainless Steel Lengket saat Menggoreng agar Masakan Tak Hancur

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 09:18 WIB

Bendung Katulampa Naik Jadi Berkah bagi Jakarta di Tengah Kemarau Panjang

Bendung Katulampa Naik Jadi Berkah bagi Jakarta di Tengah Kemarau Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Menghijau Tetap di Level 6.300, Cek Saham COIN

IHSG Mulai Menghijau Tetap di Level 6.300, Cek Saham COIN

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:15 WIB

Rilis PV Perdana, Anime Fantasi Witch and Mercenary Tayang April 2027

Rilis PV Perdana, Anime Fantasi Witch and Mercenary Tayang April 2027

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 09:05 WIB

Harga Minyak Dunia Mulai Naik Lagi, Masih di Level 100 Dolar AS/Barel

Harga Minyak Dunia Mulai Naik Lagi, Masih di Level 100 Dolar AS/Barel

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:03 WIB

Eks Pemain Leicester City Tiba di Jakarta, Siap Bela Bangladesh Lawan Timnas Indonesia

Eks Pemain Leicester City Tiba di Jakarta, Siap Bela Bangladesh Lawan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 09:01 WIB

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Rumah Warga Sekitar Ikut Rusak

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Rumah Warga Sekitar Ikut Rusak

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 08:58 WIB

Palak Makanan Food Truck Bolosego, Aipda S Anggota Polsek Kraton Dijebloskan ke Tahanan Khusus!

Palak Makanan Food Truck Bolosego, Aipda S Anggota Polsek Kraton Dijebloskan ke Tahanan Khusus!

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:56 WIB

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 08:52 WIB

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:40 WIB

×