Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hingga September, Ada 145 Perusahaan Asuransi di Indonesia

Adhitya Himawan

Kamis, 08 Desember 2016 | 06:25 WIB
Hingga September, Ada 145 Perusahaan Asuransi di Indonesia
Konfererensi pers AAJI tentang capaian industri asuransi jiwa di Indonesia kuartal II 2016 di Jakarta, Senin (10/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani, mengatakan bahwa sejarah asuransi Indonesia sebenarnya sudah cukup panjang kita, yaitu sejak zaman penjajahan Hindia Belanda. Perusahaan asuransi pertama di Indonesia diawali dengan berdirinya perusahaan asuransi kerugian yang bernama “Bataviasche Zee End Brand Asrantie Maatschappij” yang didirikan pada tahun 1843 yang menyediakan asuransi kerugian untuk menunjang bisnis perkebunan dan perdagangan Belanda pada waktu itu, yang kemudian menyusul beberapa perusahan asuransi Belanda lainnya.

"Namun demikian, pada tahun 1942-1945, industri asuransi Indonesia sempat mengalami kevakuman akibat terkena imbas dari perang dunia kedua dan baru sekitar tahun 1950 industri asuransi kembali dibuka dan hanya industri asuransi domestik yang boleh menjalankan usahanya pada waktu itu. Perkembangan pesat industri asuransi modern Indonesia sesungguhnya terjadi sejak periode tahun 80-an. Pada saat itu, beragam perusahaan asuransi, baik yang dimiliki oleh asing maupun domestik, mulai menjalankan usahanya di Indonesia," kata Firdaus dalam keterangant tertulis, Rabu (7/12/2016).

Selanjutnya, momentum bersejarah bagi industri perasuransian terjadi pada tahun 1992 dimana pada saat itu, Indonesia pertama kali mempunyai legalitas hukum yang jelas yang mengatur kegiatan perasuransian Indonesia yakni Undang-Undang Khusus Perasuransian (UU Nomor 2 Tahun 1992). Sejak saat itulah industri asuransi di indonesia mulai dan terus berkembang yang hingga sekarang memiliki legalitas hukum yang telah disempurnakan dalam mengatur industri perasurasian kita, yakni melalui Undang-undang Nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian dengan berbagai peraturan pelaksanaannya.

Kebutuhan sumber daya manusia yang handal di Industri perasuransian nasional merupakan suatu syarat keharusan karena Industri Asuransi Nasional kita terus tumbuh setiap tahunnya. Perkembangan industri asuransi nasional tersebut sejalan dengan peningkatan insurance minded di kalangan masyarakat yang telah mulai memahami asuransi sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko,
yang memberikan jaminan proteksi terhadap harta benda dan perlindungan terhadap jiwa seseorang.

"Berdasarkan catatan kami, sampai dengan September 2016 telah terdapat 145 perusahaan asuransi. Dari 145 perusahaan asuransi tersebut, 11 diantaranya merupakan perusahaan asuransi yang menyelenggrakan asuransi dengan prinsip syariah. Pada periode tersebut, aset industri asuransi nasional mencapai Rp672,48 triliun atau meningkat 17,42 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujar Firdaus.

Dari total aset tersebut, sebesar Rp32,9 triliun merupakan aset industri asuransi syariah yang terdiri dari perusahaan-perusahaan yang secara penuh merupakan entitas syariah maupun unit usaha syariah. Asset industri asuransi sebesar Rp672,48 triliun tersebut merupakan 36,2 persen dari total aset Industri Keuangan Non Bank. Apabila perhitungan asset industri asuransi juga memperhitungkan aset BPJS Kesehatan, maka total assset indutri asuransi mencapai lebih dari Rp945,08 triliun atau 50,93 persen dari total aset Industri Keuangan Non Bank.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Commonwealth Bank Dorong Wanita Maksimalkan Jasa Keuangan

Commonwealth Bank Dorong Wanita Maksimalkan Jasa Keuangan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 22:50 WIB

Pacu Bisnis Segmen Pensiun, Bank Mantap Gandeng ASABRI

Pacu Bisnis Segmen Pensiun, Bank Mantap Gandeng ASABRI

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 23:37 WIB

OJK Targetkan Literasi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

OJK Targetkan Literasi Keuangan Capai 75 Persen di 2019

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 04:12 WIB

BI Akui Dunia Bisnis Mulai Cari Dana Diluar Perbankan

BI Akui Dunia Bisnis Mulai Cari Dana Diluar Perbankan

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 22:17 WIB

Zurich Topas Life Luncurkan Asuransi Dwi Guna Inovatif

Zurich Topas Life Luncurkan Asuransi Dwi Guna Inovatif

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 10:09 WIB

BI Nyatakan Stabilitas Sistem Keuangan Semester I 2016 Membaik

BI Nyatakan Stabilitas Sistem Keuangan Semester I 2016 Membaik

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 13:35 WIB

Dibekukan, OJK Minta Masyarakat Jangan Simpan Uang di Pandawa

Dibekukan, OJK Minta Masyarakat Jangan Simpan Uang di Pandawa

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 16:08 WIB

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah Terbaru

OJK Terbitkan Daftar Efek Syariah Terbaru

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 15:08 WIB

Pendiri Pandawa Group Depok Hentikan Penghimpunan Dana Masyarakat

Pendiri Pandawa Group Depok Hentikan Penghimpunan Dana Masyarakat

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 14:59 WIB

Bank Mandiri Jaminkan Kredit Mikro ke Askrindo

Bank Mandiri Jaminkan Kredit Mikro ke Askrindo

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 11:20 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×