Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Pemerintah akan Kembangkan Layanan Feri Jarak Jauh

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 29 Desember 2016 | 15:42 WIB
Pemerintah akan Kembangkan Layanan Feri Jarak Jauh
Armada feri jarak jauh Surabaya-Lombok KMP Legundi. [Antara/Didik Suhartono]

Tingkat keterisian penumpang dan kendaraan (load factor) KMP Legundi atau layanan angkutan feri jarak jauh (long distance ferry) Surabaya - Lombok yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sejak 1 Desember 2016 terus menunjukkan peningkatan. Muatan kendaraan barang yang mendominasi jenis truk besar golongan VI hingga VIII yang berkontribusi hingga 85 persen dari total muatan.

Menteri BUMN Rini M Soemarno mengatakan, layanan angkutan feri jarak jauh akan terus dikembangkan ke depannya. "Layanan feri jarak jauh Surabaya - Lombok ang dikelola PT ASDP telah membuktikan, waktu tempuh dengan pelayaran jauh lebih pendek, ongkos lebih murah. Pada akhirnya, logistik nasional semakin efisien karena pendistribusian barang dapat dilakukan lebih cepat," ujarnya, Selasa (27/12/2016).

Untuk rute Surabaya - Lombok memang menjadi pilot project layanan feri jarak jauh, yang diharapkan dapat disusul oleh lintasan feri lainnya. "Seperti misalnya untuk rute Panjang (Lampung) - Priok yang juga potensial. Ini juga potensial, dimana truk besar yang membawa barang ekspor bisa diangkut langsung. Untuk implementasi, tentu bisa bersinergi dengan PT Pelindo II yang mengelola pelabuhan Panjang," tutur Menteri Rini.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengatakan, performansi kinerja layanan angkutan feri jarak jauh Surabaya - Lombok cukup prima dengan rata-rata load factor sebesar 50-60 persen. "Pengguna jasa merespon positif ketersediaan layanan ferry jarak jauh ini. Muatan angkutan barang masih mendominasi, khususnya truk besar yang banyak mengangkut kebutuhan pokok untuk wilayah NTB dari Pulau Jawa," katanya, Selasa (27/12/2016).

Dalam periode angkutan Natal dan Tahun Baru ini, jumlah pengguna jasa yang memanfaatkan jasa KMP Legundi terus meningkat. Bahkan, dalam mendongkrak muatan KMP Legundi, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga membidik komunitas otomotif yang menggunakan kendaraan kecil untuk menikmati sensasi perjalanan menuju Lombok dengan kapal feri.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Surabaya Jupri Effendi mengungkapkan salah satu rombongan komunitas otomotif yang menggunakan jasa penyeberangan KMP Legundi ialah komunitas mobil Pajero Indonesia yang akan melakukan touring ke Lombok.  "Kemarin ada sekitar 24 unit mobil dari komunitas Pajero Indonesia yang naik KMP Legundi, rencananya mereka akan touring keliling Lombok," ujarnya.

Menurut dia, komunitas otomotif ini menjadi potential target untuk mendongkrak muatan KMP Legundi ke depannya. Seperti diketahui, layanan angkutan feri jarak jauh ini tidak hanya mengurangi beban jalan darat dan mengurangi biaya logistik, tetapi juga mendukung sektor pariwisata di wilayah Lombok. "Diharapkan, pengguna jasa yang menggunakan kendaraan golongan IV penumpang akan semakin banyak yang memanfaatkan feri jarak jauh ke Lombok. "Tentunya, perjalanan dengan kapal ASDP ini lebih hemat, aman dan nyaman," tuturnya.

Pengguna jasa dapat menikmati indahnya laut yang melintasi Surabaya-Lombok dari sudut jendela ruang penumpang yang full AC. Penumpang juga tidak perlu khawatir, karena PT ASDP memberikan layanan tambahan berupa satu kali makan tanpa biaya.

Tarif penumpang dewasa Rp 72.000, anak- anak Rp 47.000. Adapun untuk kendaraan : Golongan I Rp 117.000,  Golongan II Rp 197.000, Golongan III Rp 392.000,

Golongan IV Penumpang Rp 1.385.000, Golongan IV Barang Rp 1.252.000, Golongan V Penumpang Rp 2.657.000, Golongan V Barang Rp 2.194.000, Golongan VI Penumpang Rp 4.510.00, Golongan VI Barang Rp 3.629.000, Golongan VII Rp 4.574.000, Golongan VIII Rp 6.829.000, Golongan IX Rp 10.234.000.

Pelayaran Surabaya-Lombok dijadwalkan dua kali dalam satu minggu, dengan waktu pelayaran sekitar 21 jam.  Dari Surabaya berangkat hari Senin dan Kamis, dari Lombok hari Rabu dan Sabtu. Sebagai perbandingan, untuk perjalanan Surabaya-Lombok melintasi jalur darat dan penyeberangan Jawa-Bali, waktu tempuh perjalanan bisa mencapai lebih dari 30 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhub: Terminal Tirtonadi Jadi Standar Terminal Bus Indonesia

Menhub: Terminal Tirtonadi Jadi Standar Terminal Bus Indonesia

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 15:37 WIB

Didorong Pembangunan, Daya 120 Megawatt Terpakai Semua

Didorong Pembangunan, Daya 120 Megawatt Terpakai Semua

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 08:37 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno Dituding Merecoki Bisnis Pertamina

Menteri BUMN Rini Soemarno Dituding Merecoki Bisnis Pertamina

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 17:00 WIB

Bank Mandiri Berikan Kredit Rp1,2 Triliun ke PT KAI

Bank Mandiri Berikan Kredit Rp1,2 Triliun ke PT KAI

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 14:39 WIB

Jelang Libur Akhir Tahun, BPTJ Blusukan ke Terminal Jabodetabek

Jelang Libur Akhir Tahun, BPTJ Blusukan ke Terminal Jabodetabek

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:53 WIB

17.038 Unit Mobil Pribadi Telah Menyeberang ke Sumatera

17.038 Unit Mobil Pribadi Telah Menyeberang ke Sumatera

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:48 WIB

Pelni Siapkan Perayaan Tahun Baru di Atas Laut

Pelni Siapkan Perayaan Tahun Baru di Atas Laut

Lifestyle | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:43 WIB

Angkasa Pura II Beri Insentif Maskapai yang Pakai Extra Flight

Angkasa Pura II Beri Insentif Maskapai yang Pakai Extra Flight

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:36 WIB

Menhub Pantau Kesiapan Seluruh Pelabuhan Jelang Libur Natal

Menhub Pantau Kesiapan Seluruh Pelabuhan Jelang Libur Natal

News | Jum'at, 23 Desember 2016 | 13:35 WIB

Tinjau Persiapan Libur Natal, Menhub Kunjungi Stasiun Gambir

Tinjau Persiapan Libur Natal, Menhub Kunjungi Stasiun Gambir

News | Jum'at, 23 Desember 2016 | 13:07 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB