Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

M Nurhadi

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Senen, Jakarta, Senin (28/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal pertama tahun 2026 secara tahunan.
  • Pertumbuhan didorong oleh tingginya belanja pemerintah untuk bonus ASN serta kenaikan konsumsi rumah tangga selama Ramadan.
  • Analis mewaspadai risiko perlambatan ekonomi akibat konflik Timur Tengah yang memicu kenaikan harga energi serta pelemahan rupiah.

Suara.com - Perekonomian Indonesia mencatatkan kinerja impresif pada awal tahun 2026 dengan pertumbuhan tahunan tercepat dalam lebih dari tiga tahun terakhir.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Selasa (5/5/2026) melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh sebesar 5,61% pada kuartal I-2026 (year-on-year/yoy).

Angka ini melampaui ekspektasi para analis yang sebelumnya memprediksi pertumbuhan di level 5,30%, serta lebih tinggi dibandingkan capaian kuartal IV-2025 yang sebesar 5,39%. Laju pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi sejak kuartal ketiga tahun 2022.

Lonjakan ekonomi pada awal tahun ini didorong oleh kenaikan drastis belanja pemerintah yang tumbuh 21,8%. Akselerasi ini dipicu oleh pencairan bonus hari raya bagi aparatur sipil negara (ASN) serta realisasi belanja awal untuk program makan siang gratis di sekolah yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, konsumsi rumah tangga yang menyumbang lebih dari separuh PDB Indonesia tumbuh sebesar 5,52%. Momentum bulan suci Ramadan yang dimulai pada pertengahan Februari tahun ini menjadi katalisator utama meningkatnya aktivitas belanja masyarakat, terutama di sektor perjalanan dan konsumsi.

Di sisi lain, sektor investasi tercatat tumbuh 5,96%, sedikit melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 6,12%. Sebagian besar sektor usaha menunjukkan ekspansi, kecuali sektor pertambangan dan utilitas yang mengalami kontraksi.

Eskalasi Konflik Timur Tengah Mengancam Momentum

Meski mengawali tahun dengan kuat, para analis memperingatkan adanya risiko besar yang mengintai di sisa tahun 2026. Konflik di Timur Tengah (perang Teluk/Iran) dikhawatirkan dapat menekan aktivitas riil akibat tingginya harga energi global.

"Kuartal pertama kemungkinan besar merupakan puncaknya. Momentum akan melambat di kuartal berikutnya karena aktivitas riil terbebani oleh tingginya harga energi dan tekanan konsolidasi fiskal," ujar Radhika Rao, analis dari DBS Bank, dikutip via Reuters.

baca juga

Ekonom Maybank, Brian Lee, juga mencatat adanya tanda-tanda kehati-hatian pada konsumsi rumah tangga sejak Maret.

"Dengan inflasi yang diperkirakan merangkak naik dan hambatan ekonomi akibat perang di kawasan Teluk, pertumbuhan konsumsi kemungkinan akan mendingin," tuturnya. Ia menambahkan pemerintah mungkin terpaksa memangkas biaya untuk menyeimbangkan subsidi bahan bakar.

Optimisme Pemerintah di Tengah Pelemahan Rupiah

Menanggapi tantangan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap optimistis bahwa ekonomi akan terus tumbuh lebih cepat. Pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif, seperti pinjaman lunak untuk pembaruan mesin di industri tekstil dan alas kaki, serta dukungan untuk sektor kendaraan listrik.

Purbaya mengakui adanya guncangan eksternal dari konflik Iran, namun ia menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga, merujuk pada surplus perdagangan yang melebar pada Maret lalu.

Namun, tantangan nyata terlihat pada pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah pada Selasa jatuh ke level bersejarah Rp17.445 per dolar AS seiring memburuknya sentimen global.

Kondisi ini mempersempit ruang bagi Bank Indonesia untuk melonggarkan kebijakan moneter. Beberapa ekonom bahkan memprediksi kemungkinan kenaikan suku bunga jika tekanan terhadap rupiah terus berlanjut.

Hingga saat ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4% untuk sepanjang tahun 2026, sementara Bank Indonesia memproyeksikan kisaran pertumbuhan di angka 4,9% hingga 5,7%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu

BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:38 WIB

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:28 WIB

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:39 WIB

Terkini

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

Bye Garis Halus! 4 Serum Adenosine Jaga Wajah Tetap Kenyal Tanpa Iritasi

Bye Garis Halus! 4 Serum Adenosine Jaga Wajah Tetap Kenyal Tanpa Iritasi

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:15 WIB

Bukan Sekadar Bahan Bakar, BP Batam dan Pertamina Siapkan Fondasi Industri Aviasi Batam

Bukan Sekadar Bahan Bakar, BP Batam dan Pertamina Siapkan Fondasi Industri Aviasi Batam

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:15 WIB

Bukan Oversharing, Tulisan yang Jujur dan Personal Tetap Punya Batasan

Bukan Oversharing, Tulisan yang Jujur dan Personal Tetap Punya Batasan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:14 WIB

Perbedaan Sunscreen Symwhite 377 vs Vitamin C untuk Flek Hitam: Mana yang Lebih Efektif?

Perbedaan Sunscreen Symwhite 377 vs Vitamin C untuk Flek Hitam: Mana yang Lebih Efektif?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:05 WIB

Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data

Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 15:03 WIB

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:00 WIB

×