Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Menkeu: Realisasi Sementara Belanja K/L di APBNP 2016 88,3 Persen

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Selasa, 03 Januari 2017 | 17:50 WIB
Menkeu: Realisasi Sementara Belanja K/L di APBNP 2016 88,3 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara konferensi pers terkait pelaksanaan realisasi APBNP 2016 di gedung Juanda I, Kementerian Keuangan [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan realisasi sementara belanja Kementerian/Lembaga mencapai Rp677,6 triliun atau 88,3 persen terhadap pagu APBNP 2016. Apabila dibandingkan dengan outlook setelah penghematan (termasuk penghematan alamiah) maka kinerja penyerapan belanja Kementerian/ Lembaga mencapai 100,8 persen.

"Realisasi ini lebih tinggi dari penyerapan anggaran tahun 2015 yaitu 92,0 persen," kata Sri di gedung Juanda I, Kementerian Keuangan, Jalan Dr. Wahidin, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2017).

Perbaikan realisasi belanja Kementerian/Lembaga mencerminkan perbaikan dalam pelaksanaan anggaran yang dimulai sejak awal tahun 2016. Kata dia, kinerja penyerapan belanja K/L, juga dipengaruhi oleh kebijakan percepatan pelaksanaan kegiatan.

"Di antaranya pelelangan dini yang berjalan efektif. Ini tercermin dari peningkatan penyerapan bulanan yang lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun sebelumnya," ujar Sri.

Apabila dilihat menurut jenis belanja, kata Sri, realisasi belanja barang tahun 2016 mencapai Rp257,7 triliun atau 85,1 persen dari pagunya dalam APBNP 2016.

Faktor yang mempengaruhi penyerapan pada belanja barang, ungkap Sri, adalah peningkatan efisiensi belanja barang melalui Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2016. Terutama untuk penghematan perjalanan dinas dan paket meeting.

"Sementara realisasi belanja modal mencapai Rp165,0 triliun atau sekitar 79,9 persen dari pagunya dalam APBNP tahun 2016," kata Sri.

Kinerja penyerapan belanja modal tersebut dipengaruhi oleh upaya untuk meningkatkan belanja produktif maupun upaya untuk mengembalikan kredibilitas APBN dengan dilakukannya penghematan.

"Hal ini untuk menjaga kesinambungan pembangunan belanja modal yang belum dilaksanakan, kegiatannya dapat diluncurkan ke tahun 2017," kata Sri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkeu Jelaskan Pokok-pokok Pelaksanaan APBN

Menkeu Jelaskan Pokok-pokok Pelaksanaan APBN

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 16:45 WIB

APBN 2016 Terkendali Dalam Batas Aman

APBN 2016 Terkendali Dalam Batas Aman

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 16:02 WIB

Misbakhun Hargai Kerja Keras Sri Mulyani Jaga Ekonomi 2016

Misbakhun Hargai Kerja Keras Sri Mulyani Jaga Ekonomi 2016

Bisnis | Minggu, 01 Januari 2017 | 22:48 WIB

Ditangkap KPK, Nilai Harta Bupati Sri Hartini Fantastis

Ditangkap KPK, Nilai Harta Bupati Sri Hartini Fantastis

News | Jum'at, 30 Desember 2016 | 16:30 WIB

Menkeu Tak Masalah Peserta Tax Amnesty Gunakan Konsultan Pajak

Menkeu Tak Masalah Peserta Tax Amnesty Gunakan Konsultan Pajak

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 04:37 WIB

Misbakhun Puji Sri Mulyani Tak Terapkan Sistem Ijon di 2016

Misbakhun Puji Sri Mulyani Tak Terapkan Sistem Ijon di 2016

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 18:06 WIB

Percepat Pencairan Anggaran, Menkeu Dorong Sistem Komputerisasi

Percepat Pencairan Anggaran, Menkeu Dorong Sistem Komputerisasi

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 05:23 WIB

Sri Mulyani: Orang Indonesia Kerja Keras Tapi Asetnya Tidur

Sri Mulyani: Orang Indonesia Kerja Keras Tapi Asetnya Tidur

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 15:35 WIB

Sri Mulyani Pimpin Pemusnahan Sex Toys Hingga Miras

Sri Mulyani Pimpin Pemusnahan Sex Toys Hingga Miras

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 10:30 WIB

Sri Mulyani: 2017, Tim Reformasi Mulai Bekerja

Sri Mulyani: 2017, Tim Reformasi Mulai Bekerja

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 12:51 WIB

Terkini

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB