APTI Kritik NRT Menghancurkan Industri Rokok Kretek Nasional

Adhitya Himawan

Minggu, 15 Januari 2017 | 14:25 WIB
APTI Kritik NRT Menghancurkan Industri Rokok Kretek Nasional
Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]

Ketua Departemen Antar Lembaga Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Yudha Sudarmaji menilai terapi pengganti nikotin (Nicotine Replacement Theraphy/NRT) sebagai penghancuran Industri kretek nasional yang dilakukan oleh Industri Farmasi Nikotin. Pasalnya, didalam industri kretek nasional ada penyuplai bahan baku, yaitu petani tembakau.

"Dalam industri kretek nasional ada banyak aspek keunggulan dibanding NRT, utamanya dari sisi Pendapatan Negara, tenaga kerja, sosial dan budaya," kata Yudha di Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Menurutnya, pendapatan Negara dari sektor industri kretek nasional kian meningkat tiap tahunnya. Data tahun 2015, penerimaan cukai dan pajak mencapai Rp173,9 triliun. Sementara dari sektor tenaga kerja yang terlibat langsung di sektor tembakau tercatat 6,3 juta. Dari sisi budaya, kretek merupakan warisan nenek moyang yang hanya ada di Indonesia. Kretek sebagai Heritage. Yudha pun mempertanyakan kontribusi bisnis NTT bagi penerimaan negara.

"Apakah NRT ada kontribusi bagi pemasukan Negara? Justru menyedot karena kebanyakan produk tersebut adalah import," katanya.

Yudha menegaskan, penghancuran Industri kretek nasional sama saja menghancurkan hajat hidup orang banyak. Mengingat saat ini petani tembakau sedang berjuang agar mendapat perlindungan terutama dari sisi regulasi, yaitu menuntut adanya regulasi yang berpihak kepada petani tembakau, terutama serbuan tembakau import.

Menurut Yudha, setiap usaha dan bisnis amat memerlukan kepastian hukum di mana pun usaha tersebut dijalankan. Kepastian itu, sambung dia, dibutuhkan agar pengusaha memperoleh ketenangan menjalankan usaha dan dapat memproyeksikan usahanya pada masa depan.

"Termasuk ancaman industri nikotin farmasi yang ingin menghancurkan industri kretek nasional dan menghilangkan usaha di bidang pertembakauan, yang nota bene selama ini telah menjadi mata pencaharian petani tembakau," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belanja Iklan Rokok Kretek Terbesar Ketiga di Televisi

Belanja Iklan Rokok Kretek Terbesar Ketiga di Televisi

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 12:58 WIB

Pemerintah Jamin Kenaikan Pajak Rokok Tak Ganggu Inflasi

Pemerintah Jamin Kenaikan Pajak Rokok Tak Ganggu Inflasi

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 19:02 WIB

Petani Tembakau Minta Gubernur Ganjar Tolak Impor Tembakau

Petani Tembakau Minta Gubernur Ganjar Tolak Impor Tembakau

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 09:01 WIB

Pajak Produk Tembakau Tahun 2015 Capai Rp173,9 Triliun

Pajak Produk Tembakau Tahun 2015 Capai Rp173,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 08:58 WIB

Alamak, Rokok Bisa Bikin Penis Memendek?

Alamak, Rokok Bisa Bikin Penis Memendek?

Health | Kamis, 05 Januari 2017 | 21:00 WIB

Penerimaan Negara dari Rokok Kretek Capai Rp150 Triliun

Penerimaan Negara dari Rokok Kretek Capai Rp150 Triliun

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 19:57 WIB

Misbakhun Optimis RUU Pertembakauan Lindungi Semua Stakeholders

Misbakhun Optimis RUU Pertembakauan Lindungi Semua Stakeholders

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 19:51 WIB

MA Perintahkan Menperin Cabut Peta Jalan Produksi Rokok

MA Perintahkan Menperin Cabut Peta Jalan Produksi Rokok

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 15:13 WIB

Berhenti Merokok Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru

Berhenti Merokok Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru

Health | Kamis, 17 November 2016 | 08:48 WIB

Perokok Berisiko 20 Kali Lipat Mengidap Kanker Paru

Perokok Berisiko 20 Kali Lipat Mengidap Kanker Paru

Health | Rabu, 16 November 2016 | 19:51 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×