Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Teknologi CMP akan Dipakai di Gerbang Tol Brebes Timur

Adhitya Himawan

Rabu, 25 Januari 2017 | 12:31 WIB
Teknologi CMP akan Dipakai di Gerbang Tol Brebes Timur
Wapres Jusuf Kalla meresmikan Overpass Antapani di Bandung, Jawa Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Deddy Mizwar serta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meresmikan Overpass Pelangi Antapani di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/1/2017).

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dalam sambutannya mengatakan, penggunaan teknologi Corrugated Mortarbusa Pusjatan (CMP) sebenarnya teknologi lama yang dimodernisasi menjadi lebih ringan, lebih murah, dan cepat dalam pengerjaannya. Dengan teknologi yang inovatif ini kata Wapres Jusuf Kalla, tentunya akan menghemat anggaran negara yang terbatas. "Apabila ini berhasil dan terus berlanjut, maka tentu akan banyak dilakukan penghematan. Kita akan membangun 1.000 overpass sejenis pada perlintasan kereta api sebidang," tuturnya.

Overpass Pelangi Antapani ini merupakan pilot project hasil inovasi anak bangsa dengan menggunakan teknologi CMP yang baru pertama kali diterapkan di Indonesia. Penggunaan teknologi ini menghasilkan karya yang lebih murah 70 persen dibandingkan pembangunan jembatan konvensional yang menggunakan beton bertulang, lebih cepat pelaksanaannya 50 persen, yakni hanya 6 bulan sementara jika dibandingkan konstruksi beton umumnya yang memakan waktu 12 bulan.

 

Disamping itu juga memiliki nilai estetis dimana pada Overpass Pelangi, seniman lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), John Martono, dilibatkan dalam menghias dinding overpass tersebut sehingga terlihat indah dan manusiawi, tidak seperti jembatan lain yang terkesan masif.

Pembangunan overpass ini sendiri bertujuan untuk mengatasi kemacetan yang setiap hari terjadi di persimpangan Jalan Terusan Jakarta dan Jalan Kiaracondong, terlebih pada jam sibuk pagi dan sore hari serta akhir pekan.

Sementara Menteri Basuki yang ditemui usai acara mengatakan teknologi CMP akan digunakan lebih luas lagi, antara lain untuk mengatasi kemacetan pada 4 perlintasan sebidang kereta api setelah keluar gerbang tol Brebes Timur, Jawa Tengah tepatnya di Dermoleng, Klonengan, Kesambi dan Kretek di Jawa Tengah.

Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan bahwa hari ini sangat istimewa dan menggembirakan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR karena Kota Bandung menjadi kota metropolitan pertama yang dipilih untuk penerrapan teknologi CMP.

“Belum diresmikan saja sudah ribuan orang yang ber-foto sehingga menjadi ikon baru Kota Bandung”kata Ridwan Kamil.

baca juga

Apresiasi kepada Kementerian PUPR juga disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, sekaligus mengharapkan agar proyek infrastruktur PUPR lainnya di Provinsi Jawa Barat seperti Jalan Tol Cisumdawu dapat segera dirampungkan dan difungsikan.

Kelebihan Teknologi CMP

CMP sendiri adalah teknologi yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang Kementerian PUPR. Teknologi ini merupakan pengembangan teknologi timbunan ringan mortar busa dengan struktur baja bergelombang.

Baja struktur yang digunakan berbentuk corrugated atau armco dengan tiga jumlah bentang. Panjang untuk bentang tengah adalah 22 meter dengan tinggi ruang bebas vertikal 5,1 meter dan lebar bentang lainnya (u-turn) adalah 9 meter.

Kelebihan lainnya dari teknologi CMP adalah bentangan konstruksi jembatan yang panjang dimana lengkungannya dapat mencapai 36 meter sehingga mampu mengakomodir hingga 8 lajur kendaraan dibawah jembatan. Pelaksanaan konstruksi CMP juga tidak mengharuskan penutupan jalur kendaraan, sehingga memberikan dampak yang sangat kecil terhadap kemacetan di sekitar lokasi konstruksi. Konsumsi bahan alam dalam konstruksi jauh lebih rendah dibandingkan konstruksi dengan teknologi beton sehingga ramah lingkungan.

Teknologi mortar busa ini digunakan sebagai pengganti timbunan tanah, atau sub base yang biasanya dipakai tanpa memerlukan lahan yang lebar karena dapat dibangun tegak dan tidak memerlukan dinding penahan serta tidak perlu alat pemadat karena dapat memadat dengan sendirinya.

Penggunaan baja bergelombang, selain mempercepat waktu pembangunan, juga lebih efisien secara pembiayaan. Biasanya, untuk membuat satu buah jembatan dengan beton bertulang, membutuhkan biaya sekitar Rp 120 miliar. Tetapi, untuk pembuatan overpass dengan struktur baja bergelombang dan timbunan ringan mortar busa, hanya membutuhkan anggaran Rp 35 miliar.

Pembangunan Overpass Antapani merupakan proyek kerja sama antara Pusjatan Kementerian PUPR, Pemerintah Kota Bandung, dan Pemerintah Korea. Dari anggaran Rp 35 miliar yang dibutuhkan untuk pembangunan Overpass Antapani, komposisi pembiayaan terdiri Rp 22 miliar berasal dari Pusjatan Kementerian PUPR, Rp 10 miliar dari Pemerintah Kota Bandung, dan Rp 3 miliar dari Pemerintah Korea dalam bentuk komponen material.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Konservasi 3 Pantai di Bali

Kementerian PUPR Konservasi 3 Pantai di Bali

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 12:14 WIB

Overpass Antapani Diberi Nama Jembatan Layang Pelangi

Overpass Antapani Diberi Nama Jembatan Layang Pelangi

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:57 WIB

Wapres Jusuf Kalla akan Resmikan Overpass Antapani di Bandung

Wapres Jusuf Kalla akan Resmikan Overpass Antapani di Bandung

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 07:01 WIB

Kementerian PUPR Siapkan Jalan Pintas Bedugul-Buleleng

Kementerian PUPR Siapkan Jalan Pintas Bedugul-Buleleng

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 06:45 WIB

Menteri Basuki Tinjau Fasilitas Pengendalian Pantai di Bali

Menteri Basuki Tinjau Fasilitas Pengendalian Pantai di Bali

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:25 WIB

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Ponpes Ulum Maros

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Ponpes Ulum Maros

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:18 WIB

Kementerian PUPR Inisiasi Pusat Data Jalan Terintegrasi

Kementerian PUPR Inisiasi Pusat Data Jalan Terintegrasi

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:03 WIB

Kemenhub Perhatikan Perbaikan Jembatan Cisomang

Kemenhub Perhatikan Perbaikan Jembatan Cisomang

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 20:19 WIB

Tahun Ini Anggaran Infrastruktur Sebesar Rp387 Triliun

Tahun Ini Anggaran Infrastruktur Sebesar Rp387 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 19:22 WIB

Pemerintah Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Sampai Perbatasan

Pemerintah Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Sampai Perbatasan

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 19:14 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×