Lebih Hemat, Industri Makin Kepincut Pakai Gas Bumi PGN

Adhitya Himawan

Rabu, 25 Januari 2017 | 12:47 WIB
Lebih Hemat, Industri Makin Kepincut Pakai Gas Bumi PGN
Penggunaan gas bumi PGN di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. [Dok PGN]

Industri dalam negeri semakin banyak beralih menggunakan gas bumi yang dipasok PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). Salah satu alasannya karena gas bumi lebih efisien dan ramah lingkungan dibanding bahan bakar lainnya. 

Awal tahun ini Perusahaan Gas Negara telah memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai sektor pengguna gas bumi, salah satunya ke industri, seperti ke PT Aston Prima Raya, Karawang, Jawa Barat. Harga solar yang semakin mahal membuat Aston Prima Raya harus beralih menggunakan sumber energi yang lebih efisien.

"Alasan kami beralih karena harga solar lebih mahal. Kami pakai gas bumi untuk bahan bakar tungku mixing aspal," kata Kepala Produksi Aston Prima Raya, Miko, di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Hal yang sama juga dilakukan PT Sampoerna Printpack, Jakarta Timur. Produsen Aerosol ini beralih dari LPG ke gas bumi PGN dan diperkirakan dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 60 persen.

"Kami baru saja menyelesaikan pekerjaan gas in atau pengaliran gas bumi pertama kali ke Sampoerna Printpack. Jika dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar gas lain seperti LPG, maka Sampoerna Printpack akan menghemat kurang lebih 60 persen dari sisi harga bahan bakar saja," kata Sales Area Head PGN Jakarta, Sabaruddin.

Vice President Corporate Communication PGN, Irwan Andri Atmanto menambahkan, kompetisi global saat ini membuat industri-industri nasional dituntut untuk dapat efisien. Beralih ke gas bumi merupakan salah satu langkah tepat karena dibandingkan bahan bakar lainnya, gas bumi lebih efisien serta ramah lingkungan dan mudah penggunaannya.

"Industri-industri nasional semakin banyak yang beralih ke gas bumi. Kompetisi global menuntut industri nasional untuk meningkatkan mutu dan efisiensi," kata Irwan.

Namun, gas bumi yang memiliki banyak keunggulan ini bahkan berasal dari produksi dalam negeri, tidak akan dapat dinikmati industri tanpa dibangunnya infrastruktur pipa gas bumi. Karena itu, sudah menjadi komitmen bagi Perusahaan Gas Negara terus membangun infrastruktur gas bumi dan membuka kawasan baru pengguna gas bumi.

baca juga

"Total pipa gas hilir PGN saat ini lebih dari 7.278 kilometer. Ini setara dengan 80 persen infrastruktur gas bumi hilir seluruh Indonesia. Tapi jumlah ini belum cukup. Masih banyak daerah yang belum terjangkau infrastruktur gas bumi, dan PGN akan terus agresif membangun infrastrutkur gas bumi di Indonesia," ungkap Irwan.

Sampai saat ini, Perusahaan Gas Negara telah memasok gas bumi ke 1.652 industri dan pembangkit listrik, selain itu PGN juga memasok gas bumi ke lebih dari 1.920 pelanggan komersial dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta memasok ke lebih dari 200.000 pelanggan rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Targetkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen Tahun 2024

PLN Targetkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen Tahun 2024

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 06:25 WIB

PLN Tambah Tambah Pembangkit 75.900 MW Hingga 2026

PLN Tambah Tambah Pembangkit 75.900 MW Hingga 2026

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 04:33 WIB

Jokowi Minta Harga Gas Dikalkulasi Kembali

Jokowi Minta Harga Gas Dikalkulasi Kembali

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 17:43 WIB

PLN Akui Ada Masalah Bankability Dalam Proyek PLTGU Jawa 1

PLN Akui Ada Masalah Bankability Dalam Proyek PLTGU Jawa 1

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 09:20 WIB

Sejak 2009, Investasi PHE di Blok ONWJ Capai 3,9 Miliar Dolar AS

Sejak 2009, Investasi PHE di Blok ONWJ Capai 3,9 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 16:09 WIB

Pertamina Tandatangani Perpanjangan Kontrak Bagi Hasil Blok  ONWJ

Pertamina Tandatangani Perpanjangan Kontrak Bagi Hasil Blok ONWJ

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 18:21 WIB

Usaha Laundry Ini Hemat 50 Persen Pakai Gas Bumi PGN

Usaha Laundry Ini Hemat 50 Persen Pakai Gas Bumi PGN

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 13:35 WIB

Pertamina dan Pemprov Jatim Tuntaskan Masalah Lahan

Pertamina dan Pemprov Jatim Tuntaskan Masalah Lahan

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 19:07 WIB

LPG sebagai Energi Alternatif Pengganti BBM

LPG sebagai Energi Alternatif Pengganti BBM

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 16:45 WIB

Kisruh Proyek PLTGU Jawa 1 Pengaruhi Citra Bisnis Energi RI

Kisruh Proyek PLTGU Jawa 1 Pengaruhi Citra Bisnis Energi RI

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 12:13 WIB

Terkini

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 12:37 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:32 WIB

×