Jerman Peringatkan Bahaya Proteksionisme Bagi Ekonomi Global

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 26 Januari 2017 | 09:02 WIB
Jerman Peringatkan Bahaya Proteksionisme Bagi Ekonomi Global
Wakil Kanselir Jerman Sigmar Gabriel (Reuters/Hannibal Hanschke).

Wakil Kanselir Jerman Sigmar Gabriel pada Rabu (25/1/2017) memperingatkan bahaya proteksionisme dalam pidatonya tentang laporan ekonomi tahunan.

"Jerman secara fundamental bergantung pada pasar terbuka dan perdagangan bebas," kata Gabriel, yang juga Menteri Urusan Ekonomi dan Energi Jerman.

Berbicara tentang kecenderungan jelas ke arah proteksionisme di seluruh dunia, Gabriel menyebutkan Brexit dan pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS baru Donald Trump, mengatakan sudut pandang proteksionis "dengan cara yang salah" dan bahwa "penutupan pasar membuat semua lebih miskin".

Menurut laporan itu, pemerintah Jerman memperkirakan produk domestik bruto tumbuh sebesar 1,4 persen pada 2017, atau 0,5 persen lebih rendah dari tahun sebelumnya.

"Ekonomi Jerman berada dalam kondisi sangat baik," kata Gabriel.

Selain itu, 320.000 pria dan wanita cenderung mencari pekerjaan baru dan tingkat pengangguran diperkirakan akan turun menjadi 6,0 persen, menurut Gabriel.

Ini adalah laporan ekonomi tahunan Gabriel yang terakhir, karena pada Selasa ia mengumumkan tidak akan berdiri lagi untuk Kanselir dalam pemilu Jerman pada September. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngotot Bangun Pemukiman, Jerman Kecam Israel

Ngotot Bangun Pemukiman, Jerman Kecam Israel

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:46 WIB

Jerman Merasa Untung Jika AS Perang Dagang dengan Asia

Jerman Merasa Untung Jika AS Perang Dagang dengan Asia

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 06:35 WIB

Nuansa Waspada Warnai Pasar Global Pasca Pidato Pelantikan Trump

Nuansa Waspada Warnai Pasar Global Pasca Pidato Pelantikan Trump

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 13:46 WIB

Indonesia Diminta Siap Hadapi Ekonomi Protektif AS di Era Trump

Indonesia Diminta Siap Hadapi Ekonomi Protektif AS di Era Trump

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 15:09 WIB

2017, BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Berkisar 5-5,4 Persen

2017, BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Berkisar 5-5,4 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 19:11 WIB

BI Prediksi Ekonomi AS dan Cina Membaik di 2017

BI Prediksi Ekonomi AS dan Cina Membaik di 2017

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 17:02 WIB

Di DPR, Sri Mulyani Curhat Kondisi Ekonomi 2017 Masih Melambat

Di DPR, Sri Mulyani Curhat Kondisi Ekonomi 2017 Masih Melambat

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 15:53 WIB

Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen di 2017

Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen di 2017

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 15:19 WIB

Wisata Rumah Terbalik di Dunia yang Sayang jika Dilewatkan

Wisata Rumah Terbalik di Dunia yang Sayang jika Dilewatkan

Lifestyle | Selasa, 17 Januari 2017 | 09:39 WIB

Sri Mulyani: Donald Trump Bisa Jadi Sinyal Positif Untuk Ekonomi

Sri Mulyani: Donald Trump Bisa Jadi Sinyal Positif Untuk Ekonomi

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 15:49 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB