Sri Mulyani: Donald Trump Bisa Jadi Sinyal Positif Untuk Ekonomi

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 16 Januari 2017 | 15:49 WIB
Sri Mulyani: Donald Trump Bisa Jadi Sinyal Positif Untuk Ekonomi
Presiden AS terpilih Donald Trump. (AFP)

Dalam beberapa hari terakhir masyarakat di dunia sedang dikhawatirkan dengan semakin dekatnya pelantikan Donald Trump yang rencananya akan dilakukan pada minggu depan. Kekhawatiran ini muncul lantaran arah kebijakan yang akan dilekuarkan olehnya justru menimbulkan dampak negatif di perekonomian global.

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati justru menilai arah kebijakan Trump belum tentu semuanya berdampak negatif.

"Yang kita harus siapkan itu adalah kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi baik itu dari sisi perekonomian di Eropa, Amerika Serikat, Jepang atau Cina. Karena semuanya kan memberikan dampak pda perekonomian global juga," kata Ani di kantor Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2016).

Menurutnya, bicara tentang kondisi perekonomian global bukan hanya tentang Amerika Serikat, melainkan seluruh negara yang memiliki hubungan perdagangan dengan AS.

"Kalau anda bicara tentang suasana internasional, berarti dalam hal ini apakah kegiatan atau kebijakan ekonomi di AS akan menciptakan permintaan terhadap barang-barang ekspor. Dan kemudian pengaruhnya terhadap Eropa dan China. Kita akan liat dari sisi pertumbuhan ekonomi," tegasnya.

Ia pun mengaku sudah menyiapkan beberapa jurus untuk menghadapi kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Donald Trump, baik negatif atau positif. Salah satunya dengan menjaga APBN dengan baik.

"APBN jadi jurus jitu untuk menghadapi gejolak perekonomian nasional. Jadi APBN harus dijaga agar tetap sehat," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siap-siap Kalangan Profesional Dibidik Tax Amnesty Periode III

Siap-siap Kalangan Profesional Dibidik Tax Amnesty Periode III

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 14:13 WIB

Ini Alasan Pemerintah Ngebet Sukseskan Tax Amnesty

Ini Alasan Pemerintah Ngebet Sukseskan Tax Amnesty

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:42 WIB

Sri Mulyani Rayu Pemuka Agama Sukseskan Program Tax Amnesty

Sri Mulyani Rayu Pemuka Agama Sukseskan Program Tax Amnesty

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:07 WIB

Jelang Pelantikan, Bos CIA Peringatkan Donald Trump

Jelang Pelantikan, Bos CIA Peringatkan Donald Trump

News | Senin, 16 Januari 2017 | 01:03 WIB

Presiden Jokowi Tekankan Arah Kebijakan Ekonomi Pancasila

Presiden Jokowi Tekankan Arah Kebijakan Ekonomi Pancasila

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 16:46 WIB

Gara-gara Hina Ikon HAM AS, Trump Digeruduk Pedemo

Gara-gara Hina Ikon HAM AS, Trump Digeruduk Pedemo

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 07:53 WIB

Ribuan Orang Demo Jelang Pelantikan Donald Trump

Ribuan Orang Demo Jelang Pelantikan Donald Trump

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 06:17 WIB

Hary Tanoe Masuk dalam Daftar "9 Mitra Tak Lazim" Trump

Hary Tanoe Masuk dalam Daftar "9 Mitra Tak Lazim" Trump

News | Sabtu, 14 Januari 2017 | 19:37 WIB

Hary Tanoe Akan Hadiri Acara Pelantikan Trump

Hary Tanoe Akan Hadiri Acara Pelantikan Trump

News | Sabtu, 14 Januari 2017 | 17:43 WIB

Setelah Meksiko, Trump Ancam Persulit Impor Mobil Kanada

Setelah Meksiko, Trump Ancam Persulit Impor Mobil Kanada

Otomotif | Sabtu, 14 Januari 2017 | 10:13 WIB

Terkini

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

×