Nuansa Waspada Warnai Pasar Global Pasca Pidato Pelantikan Trump

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 24 Januari 2017 | 13:46 WIB
Nuansa Waspada Warnai Pasar Global Pasca Pidato Pelantikan Trump
Presiden AS terpilih Donald Trump. (AFP)

Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime mengatakan bahwa nuansa waspada mewarnai pasar global pasca pidato pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Sentimen menghindari risiko pun menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari Senin (23/1/2017). Walaupun Rupiah telah menguat terhadap Dolar, alasan utamanya adalah Dolar melemah karena kurangnya kejelasan Trump mengenai langkah stimulus fiskal.

"Perhatian pasar akan tertuju pada laporan inflasi Indonesia yang akan dirilis hari Rabu yang diharapkan menjelaskan situasi Indonesia di tengah ketidakpastian global saat ini. Inflasi yang sesuai ekspektasi dapat meningkatkan keyakinan terhadap Indonesia sehingga Rupiah mungkin menguat terhadap Dolar," kata Lukman dalam keterangan resmi, Selasa (24/1/2017).

Dolar AS tertekan pada awal perdagangan hari Senin (23/1/2017) setelah Presiden AS Donald Trump menampilkan nada proteksionis dalam pidato pelantikannya sehingga kekhawatiran pada proteksionisme perdagangan pun meningkat. Para penjual segera memanfaatkan kurangnya kejelasan dalam pidato ini mengenai proposal langkah stimulus fiskal untuk menyerang Indeks Dolar dan harga tergelincir mendekati 100.00 saat laporan ini dituliskan. Presiden AS menyatakan di hari Minggu (22/1/2017) bahwa ia berencana untuk berdiskusi dengan para pemimpin negara Kanada dan Meksiko untuk memulai renegosiasi perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara. "Karena itu, ketegangan yang meningkat dapat menimbulkan aksi penghindaran risiko yang memukul pasar saham global," ujar Lukman.

Ancaman bahwa proposal stimulus fiskal Donald Trump akan gagal memenuhi ekspektasi pasar semakin meningkat sehingga Dolar berpotensi terus melemah di jangka pendek. Walaupun aksi jual Dolar mungkin berlanjut karena spekulasi stimulus fiskal pasar menurun, potensi kenaikan suku bunga AS tahun ini akan membatasi penurunan di jangka menengah dan panjang. Dari sudut pandang teknikal, Indeks Dolar menjadi bearish pada rentang waktu harian. Apabila terjadi breakdown di bawah 100.00 maka akan terbuka jalan menuju 98.50.

Disisi lain, Poundsterling (GBP) meningkat menuju level tertinggi lima pekan baru di atas 1.2470 pada sesi perdagangan hari Senin karena meningkatnya ekspektasi terkait keputusan Mahkamah Agung bahwa pemerintah membutuhkan persetujuan Parlemen untuk memulai negosiasi Brexit. "Dolar yang melemah karena ketidakpastian Trump juga memegang peran penting dalam rebound tajam GBPUSD yang dapat semakin meningkat di jangka pendek apabila Dolar terus melemah," jelas Lukman.

Walaupun ada kemungkinan bahwa GBPUSD akan semakin meningkat menuju 1.2500, peningkatan ini mungkin terbatas jika kita memperhitungkan bahwa ketidakpastian masih terus membayangi Sterling di jangka waktu yang lebih panjang. GBP dapat mengalami tekanan jual di jangka menengah apabila kegelisahan meningkat menjelang pengaktifan Pasal 50 di bulan Maret.

"Dari sudut pandang teknikal, level resistance yang sulit di kisaran 1.2500 dapat menjadi pondasi bagi investor bullish untuk mengadakan aksi jual baru dengan target menuju 1.2350," tutup Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Forextime: Rupiah Menguat Menjelang Tahun Baru

Forextime: Rupiah Menguat Menjelang Tahun Baru

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 12:24 WIB

Forextime: Rupiah Menguat Jelang Rapat FOMC

Forextime: Rupiah Menguat Jelang Rapat FOMC

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 12:28 WIB

Forextime: Data Inflasi Indonesia  Menarik Perhatian Pasar

Forextime: Data Inflasi Indonesia Menarik Perhatian Pasar

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 14:00 WIB

Forextime: Rupiah Tertekan Jelang Rilis Ketenagakerjaan AS

Forextime: Rupiah Tertekan Jelang Rilis Ketenagakerjaan AS

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 14:12 WIB

Forextime: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia Menarik Perhatian

Forextime: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia Menarik Perhatian

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 18:55 WIB

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 12:15 WIB

Forextime: Sensitivitas Pasar Meningkat Menjelang Pilpres AS

Forextime: Sensitivitas Pasar Meningkat Menjelang Pilpres AS

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 15:00 WIB

Trump Jadi Presiden AS, Ini Sektor Finansial yang Untung dan Rugi

Trump Jadi Presiden AS, Ini Sektor Finansial yang Untung dan Rugi

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 12:43 WIB

Forextime Akui Harga Minyak Dunia Makin Tergelincir

Forextime Akui Harga Minyak Dunia Makin Tergelincir

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 10:46 WIB

Forextime: Saham Asia Menguat Akibat Naiknya Perdagangan Jepang

Forextime: Saham Asia Menguat Akibat Naiknya Perdagangan Jepang

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 12:34 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB