Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Tips Menghemat Biaya Khitanan Anak

Angelina Donna

Jum'at, 27 Januari 2017 | 19:45 WIB
Tips Menghemat Biaya Khitanan Anak
Tips Menghemat Biaya Khitanan Anak

Suara.com - Salah satu tradisi turun menurun warga Indonesia adalah khitanan atau yang lebih sering dikenal dengan nama acara sunatan. Karena Indonesia terdiri dari berbagai macam budaya dan ras, acara ini pun berbeda-beda adatnya dari 1 daerah dengan daerah lainnya, ada yang prosesnya sederhana ada pula yang rumit.

Contohnya, di daerah Aceh Selatan di mana acara khinatan merupakan acara yang sakral dan membutuhkan bantuan dari banyak orang karena prosesnya yang cukup rumit. Sedangkan di pulau Jawa degan tradisi Betawi, proses khitanan akan lebih sederhana.  

Di daerah lainnya, contohnya Lampung, tradisi khitanan diikuti dengan tradisi busunat, yaitu anak yang telah disunat harus berjalan menuju rumah kakek/nenek dari pihak ayah dengan pakaian tradisional dan diikuti oleh rombongan yang mayoritasnya adalah perempuan. Sepanjang iring-iringan tersebut, rombongan akan bernyanyi dan memainkan rebana. Karena khitanan merupakan tradisi turun menurun, tentu sebaiknya anda mempertahankannya, jika dana merupakan masalah, berikut adalah beberapa ide penghematan yang dapat dilakukan:

Mulailah mempersiapkan tabungan sejak dini

Mulailah untuk menanyakan keluarga atau teman terdekat yang telah mengadakan acara khitanan. Kemudian, tanyakanlah mengenai proses dan budget yang mereka keluarkan, sehingga anda tahu bagian acara mana yang dapat dihilangkan untuk menekan pengeluaran, serta anda dapat mempersiapkan dana yang sesuai dengan yang dibutuhkan.

Pada proses khitanan, biasanya ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan, misalnya biaya medis yang digunakan untuk anestesi lokal, obat suci hama, benang jahit, obat pencegah rasa sakit dan alat-alat khitan. Selain melakukan survei atas harga bahan-bahan tersebut, anda pun sudah dapat memulai merencanakan berapa tamu undangan yang akan datang dan adat daerah mana yang akan Anda ikuti.

Anda dapat mulai mempersiapkan dana khitanan dengan cara menabung sejak dini. Dengan cara ini, anda tidak perlu berutang dan kesulitan mempersiapkan dana. Waktu yang tepat untuk mulai merencanakan proses khitanan ini adalah 2-3 tahun, sehingga anda mempunyai cukup waktu untuk merealisasikan dana tersebut.

Pesta yang sederhana
Proses khitanan bukanlah suatu tradisi yang mementingkan kemewahan, tetapi tradisi yang dijalankan dengan sungguh-sungguh. Untuk menghemat biaya, anda tidak perlu mengadakan acara khitanan besar-besaran.

Misalnya, lokasi pesta dapat dilakukan di rumah daripada harus menyewa gedung, pakaian adat yang layak pakai dan tidak perlu terlalu mahal, dekorasi yang sesuai dan tidak perlu terlalu megah. Kuncinya adalah sesuai dengan adat dan tradisi lebih penting dibandingkan kemewahan acara tersebut.

Undanglah tamu seadanya
Batasi tamu yang diundang untuk menekan pengeluaran berlebihan. Acara khitanan merupakan acara yang sederhana dan tidak perlu mengundang tamu yang terlalu banyak. Batasi tamu anda hanya pada keluarga dekat, tetangga di lingkungan tempat tinggal, dan teman-teman dekat. Dengan tamu yang tidak terlalu banyak, anda dapat menekan pos anggaran untuk jamuan tamu dan mengalokasikan dana tersebut untuk peralatan upacara.

Carilah jasa paket acara khitanan
Sekarang ini sudah banyak organisasi yang menyiapkan paket acara khitanan, sehingga harganya lebih murah, paket ini biasanya terdiri dari, meja kursi untuk jamuan, dekorasi, pakaian adat dan makanan (katering). Paket ini biasanya juga terdiri dari paket dokumentasi yang berguna untuk mengabadikan momen tersebut. Selain paket yang ditawarkan harganya terjangkau, anda pun tidak perlu kesusahan mencari kesana kemari mencari barang-barang untuk khitanan.

Lakukan sendiri
Melakukan dan mengurus proses khitanan sendiri dapat menghemat biaya untuk pembayaran tenaga kerja. Mulailah dari hal-hal termudah seperti membeli pakaian adat untuk khitanan sendiri, menyediakan makanan masakan sendiri, atau menggunakan smartphone atau kamera seadanya untuk mengabadikan momen tersebut. Anda pun dapat meminta bantuan tetangga atau keluarga yang pernah mengadakan acara khitanan sehingga anda tidak kerepotan.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

10 Tanda Kartu Kredit Harus Segera Diganti

Pilihlah Kredit Motor Terbaru dengan Tips Lengkap Berikut Ini

10 Jurusan Kuliah Lengkap dengan Pembelajaran dan Lapangan Pekerjaannya

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simak Rahasia Hidup Mapan Untuk Pekerja Muda Bergaji 1 Jutaan

Simak Rahasia Hidup Mapan Untuk Pekerja Muda Bergaji 1 Jutaan

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 19:31 WIB

Tips Mampu Membeli Rumah dengan Gaji Terbatas

Tips Mampu Membeli Rumah dengan Gaji Terbatas

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 20:22 WIB

Lakukan Ini untuk Merancang Keuangan Masa Depan yang Lebih Baik

Lakukan Ini untuk Merancang Keuangan Masa Depan yang Lebih Baik

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 20:09 WIB

Lakukan Cara Ini untuk Atasi Krisis Finansial

Lakukan Cara Ini untuk Atasi Krisis Finansial

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 20:00 WIB

Katakan Tidak untuk 7 Hal Ini Demi Keuangan Masa Depan

Katakan Tidak untuk 7 Hal Ini Demi Keuangan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 19:58 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×