Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Jokowi Akui Vokasi Penting untuk Ciptakan SDM Tangguh

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Jum'at, 03 Februari 2017 | 07:54 WIB
Jokowi Akui Vokasi Penting untuk Ciptakan SDM Tangguh
Presiden Jokowi menghadiri Konferensi Forum Rektor Indonesia Tahun 2017, di Jakarta, Kamis (2/2/2017). [Foto Kris - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo berharap ke depannya akan muncul inovasi dan pemikiran mengenai konsep pendidikan Indonesia yang akan mengubah mentalitas bangsa agar menjadi lebih kompetitif dan inovatif. Di tengah era persaingan global ini, tentunya dibutuhkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing agar Indonesia dapat memenangkan persaingan.

Demikian disampaikan Presiden saat memberikan sambutannya pada Konferensi Forum Rektor Indonesia Tahun 2017, di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

"Saya berharap dari Konferensi Forum Rektor Indonesia tahun 2017 ini lahir konsep-konsep pendidikan yang mengubah mentalitas bangsa kita menjadi bangsa yang lebih kompetitif dan inovatif dalam memenangkan persaingan dengan bangsa-bangsa lain di dunia," ujarnya di Jakarta Convention Center.

Tidaklah mudah memang menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang andal tersebut. Maka itu, Presiden mendorong keberanian seluruh pihak, utamanya para pihak yang berkecimpung dalam bidang pendidikan, untuk lebih berani melakukan lompatan dalam dunia pendidikan.

"Dalam dunia seperti ini kunci untuk bertahan hidup dan memenangkan persaingan serta mencapai kemajuan terletak pada kekuatan sumber daya manusia. Karena itu kita harus berani melakukan lompatan-lompatan dalam dunia pendidikan sehingga lahir sumber daya manusia yang memiliki etos kerja, kreativitas, dan inovasi yang tinggi," terangnya.

Masih banyak hal yang harus dibenahi dalam sistem pendidikan Indonesia dewasa ini. Seperti yang sering disampaikan Kepala Negara dalam berbagai kesempatan, pendidikan vokasi salah satunya memainkan peranan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang terampil. Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Sekolah kejuruan sebagai wadah pendidikan dan keterampilan dimaksud masih belum sesuai dengan tujuan pendidikan kejuruan yang dicitakan.

"Tetapi yang saya lihat di SMK, yang pertama peralatan untuk melatih mereka mungkin sudah ketinggalan 20 sampai 30 tahun. Yang kedua mengenai kondisi guru. Di SMK itu mestinya bukan seperti SMA, hampir 70 atau 80 persen itu banyaknya guru normatif. Padahal mestinya di situ 70 sampai 80 persen adalah guru-guru pelatih yang bisa melatih hal-hal yang berkaitan dengan garmen, assembling, otomotif, atau yang bisa menjalankan mesin-mesin," ungkap Presiden.

Selain itu, dunia pendidikan juga diharapkan Presiden untuk dapat beradaptasi dengan perubahan dunia yang sedemikian cepatnya. Termasuk salah satu di antara adaptasi itu ialah kemauan dan keberanian untuk mengubah hal-hal yang berkaitan dengan jurusan maupun materi pengajaran.

baca juga

"Kalau di SMK saya lihat jurusannya sejak saya kecil sampai sekarang itu-itu saja. Padahal dunia sudah berubah cepat sekali. Universitas misalnya juga harus mulai berani mengubah hal-hal yang berkaitan dengan jurusan. Ini menjadi pemikiran kita bersama, kenapa tidak ada jurusan logistik yang itu sangat dibutuhkan sekarang ini. Juga jurusan retail atau jurusan khusus mengenai toko online misalnya," terangnya.

Hal inilah yang disebut mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai pekerjaan kita bersama yang harus segera diselesaikan bila Indonesia tidak ingin tertinggal lebih jauh lagi. Indonesia disebutnya butuh visi untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam 50 hingga 100 tahun ke depan.

"Saya kira perguruan tinggi itu tugasnya melihat ke depan akan ada apa dan membisikkan kepada pemerintah terkait dengan tantangan yang ada. Inilah yang saya sampaikan tadi, menyiapkan sumber daya manusia ke depan, visi 50-100 tahun ke depan," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Program Kementerian Bisa Membuka Lapangan Kerja

Jokowi Minta Program Kementerian Bisa Membuka Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 07:46 WIB

Daftar Nama Calon Anggota KPU dan Bawaslu Diserahkan ke Jokowi

Daftar Nama Calon Anggota KPU dan Bawaslu Diserahkan ke Jokowi

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 14:04 WIB

Darmin Sebut Banyak Pekerjaan Saat Ini Tidak Relevan dengan Zaman

Darmin Sebut Banyak Pekerjaan Saat Ini Tidak Relevan dengan Zaman

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 12:38 WIB

Ini Respon Istana soal Ultimatum Demokrat

Ini Respon Istana soal Ultimatum Demokrat

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:43 WIB

Jokowi Larang Kebijakan Money Follow Function

Jokowi Larang Kebijakan Money Follow Function

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 15:00 WIB

Jokowi Tak Mau Pasar Tradisional Kalah dengan Mal

Jokowi Tak Mau Pasar Tradisional Kalah dengan Mal

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 13:31 WIB

Jokowi Resmikan Pasar Rakyat Sambi di Boyolali

Jokowi Resmikan Pasar Rakyat Sambi di Boyolali

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 13:07 WIB

Agar Proyek 35 Ribu MW Tuntas, Jokowi Harus Terpilih Lagi di 2019

Agar Proyek 35 Ribu MW Tuntas, Jokowi Harus Terpilih Lagi di 2019

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 11:53 WIB

Jokowi Diminta Rasional Soal Program 35 Ribu MW

Jokowi Diminta Rasional Soal Program 35 Ribu MW

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 10:47 WIB

Jokowi Luncurkan Fasilitas Kemudahan Ekspor Impor IKM di Boyolali

Jokowi Luncurkan Fasilitas Kemudahan Ekspor Impor IKM di Boyolali

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 10:36 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×