Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Sertifikasi Serentak 2.250 Tenaga Konstruksi di Jakarta

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 19 Desember 2016 | 09:49 WIB
Sertifikasi Serentak 2.250 Tenaga Konstruksi di Jakarta
Dirjen Bina Kontruksi Yusid Toyib dalam acara kegiatan Sertifikasi Tenaga Terampil dan Bimbingan Teknis Tenaga Ahli. [Dok Kementerian PUPR]

Dirjen Bina Kontruksi Yusid Toyib membuka pelaksanaan kegiatan Sertifikasi Tenaga Terampil dan Bimbingan Teknis Tenaga Ahli pada proyek-proyek swasta dan BUMN Karya yang sumber pendanaannya non APBN, Kamis (15/12/2016). Dalam acara selama 3 hari tersebut diikuti oleh 2.250 tenaga kerja konstruksi.

"Sertifikasi memberi keyakinan dan optimisme bagi kita semua, bahwa kita bisa dan sanggup menyiapkan dan mempercepat proses Sertifkasi Tenaga Kerja Konstruksi seperti yang dilakukan selama 3 (tiga) hari ini secara on job training," ujar Yusid.

Penyelenggaraan sertifikasi dilakukan melalui on job training di 15 proyek swasta dan 6 proyek strategis milik BUMN Karya. Perusahaan yang terlibat antara lain PT Total Bangun Persada, PT Nindya Karya, PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya.

Ditambahkan Yusid sertifikasi adalah kewajiban dan kedepannya akan dirancang regulasi mengenai standar minimal gaji tenaga kerja konstruksi (remunerasi). "Nantinya akan ada Permen PUPR yang mengatur itu. Kami diberi target maksimal 2 tahun selesai untuk aturan tersebut dan kami akan usahakan lebih cepat," terangnya.

Sertifikasi tenaga konstruksi merupakan program yang tengah digencarkan diseluruh Indonesia. Tujuannya antara lain melindungi tenaga kerja konstruksi Indonesia dalam menghadapi liberalisasi perdagangan ASEAN 2015 dan Asia Pasifik  2020. Disamping itu sertifikasi juga menciptakan kesadaran Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) & Tenaga Kerja Konstruksi akan pentingnya sertifikasi dan turut berpartisipasi dalam pelaksanaan sertifikasi melalui on job training.

Kegiatan Sertifikasi pada proyek-proyek swasta dan BUMN Karya dengan sumber pendanaan proyek non APBN adalah pilot project. Setelah ini, perusahaan dan kontraktor diharapan mensertifikasikan tenaga kerja konstruksinya sendiri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR : Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Harus Fokus

Menteri PUPR : Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Harus Fokus

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 09:42 WIB

Jokowi Groundbreaking Rekonstruksi Masjid At-Taqarrub Aceh

Jokowi Groundbreaking Rekonstruksi Masjid At-Taqarrub Aceh

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 08:47 WIB

DPR RI Sahkan RUU Jasa Konstruksi Menjadi Undang-Undang

DPR RI Sahkan RUU Jasa Konstruksi Menjadi Undang-Undang

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 08:42 WIB

Basuki Jamin Rekonstruksi Pascabencana Gempa Aceh Dipercepat

Basuki Jamin Rekonstruksi Pascabencana Gempa Aceh Dipercepat

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:07 WIB

Waduk Keuliling di Aceh Bisa Menjadi Destinasi Wisata

Waduk Keuliling di Aceh Bisa Menjadi Destinasi Wisata

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:01 WIB

Indonesia Ikuti Pertemuan Perumahan dan Perkotaan Asia Pasifik

Indonesia Ikuti Pertemuan Perumahan dan Perkotaan Asia Pasifik

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 11:03 WIB

PLBN Perbatasan RI - Timor Leste Akhirnya Rampung 100 Persen

PLBN Perbatasan RI - Timor Leste Akhirnya Rampung 100 Persen

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 10:54 WIB

Infrastruktur Asian Games 2018 Ditargetkan Selesai November 2017

Infrastruktur Asian Games 2018 Ditargetkan Selesai November 2017

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 10:49 WIB

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 09:02 WIB

Kementerian PUPR Pasang HU Tambahan Di Lokasi Gempa Aceh

Kementerian PUPR Pasang HU Tambahan Di Lokasi Gempa Aceh

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 12:56 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB