Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ada 17 Permukiman di Atas 450 Hektare di Jabobetabek

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 10 Februari 2017 | 16:26 WIB
Ada 17 Permukiman di Atas 450 Hektare di Jabobetabek
Kawasan perumahan mewah di Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (17/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Wilayah permukiman di Jabodetabek terus tumbuh. Tercatat saat ini ada sekitar 17 wilayah permukiman di atas 450 hektare yang tersebar di Jabodetabek.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPJT) Kementerian Perhubungan Elly Adriani Sinaga mengatakan jumlah kawasan permukiman di wilayah Jabodetabek terus meningkat dan tidak diimbangi dengan kehadiran sarana transportasi publik yang memadai menjadi salah satu pemicu terjadinya kemacetan.

Pasalnya, para penghuni kawasan permukiman lebih memilih menggunakan angkutan pribadi dibanding kendaraan umum.

Untuk mengatasi masalah tersebut, sebagai badan yang bertugas mengatur sistem transportasi lintas Jakarta dan daerah penyangga, kata Elly, dengan menggandeng pihak swasta, BPTJ menginisiasi program transportasi umum angkutan permukiman.

 

Menurut Elly berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, angkutan permukiman merupakan pelayanan angkutan tidak dalam trayek yang melayani dari kawasan permukiman ke beberapa titik tujuan pusat kegiatan.

Sebelumnya BPTJ telah melakukan survei pada kawasan permukiman dengan responden rata-rata lima persen dari jumlah Kepala keluarga (KK) setiap permukiman di wilayah Jabodetabek.  Hasil survei menunjukkan preferensi warga yang mau pindah ke angkutan permukiman premium rata rata 78 persen. “Itu berarti, rata rata masyarakat permukiman sangat merespon positif berpindah ke angkutan permukiman,” tutur Elly di Jakarta, Senin (6/2/2017).

Lebih lanjut mengatakan sesuai Peraturan Kepala BPTJ No. SK 55/AJ.206/BPTJ-2017 Tentang Angkutan Permukiman, angkutan permukiman harus memenuhi standar kualitas pelayanan yang mencakup standar keandalan, muatan penumpang, keselamatan, keamanan, ketersediaan pelayanan, dan terjadwal (realibity) serta tarif yang terjangkau masyarakat yang tinggal di kawasan pemukiman. Penumpang akan menikmati layanan internet selama perjalanan dan bus dilengkapi dengan CCTV, sehingga penumpang merasa nyaman dan aman dalam melakukan perjalanan.

Disamping standar pelayanan, BPTJ juga menyediakan shelter yang bagus dan nyaman, sehingga warga yang tinggal di permukiman tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi, tapi hanya cukup mengakses shelter dan menggunakan bus menuju tujuan. Untuk mencapai shelter, warga dapat menggunakan berbagai alternatif termasuk menggunakan kendaraan tidak bermotor seperti berjalan kaki dan sepeda. Fasilitas parkir kendaraan bermotor juga disediakan di sekitar shelter.

baca juga

“Dengan keberadaan angkutan permukiman, saya berharap, banyak masyarakat yang akan beralih menggunakan angkutan umum,” ungkap Elly.

Menurut Elly, sebagai langkah awal beroperasinya angkutan permukiman, pada Selasa, 14 Februari 2017 Kementerian Perhubungan akan me-launching Bis JR Connecxion (JRC). Bus JRC akan berangkat dari kawasan permukiman di daerah penyangga Jadebotabek menuju pusat-pusat kegiatan di lima wilayah Jakarta.

Lanjut elly mengatakan bahwa layanan angkutan permukiman (JR Connexion) disamping dilayani dengan bus yg memenuhi standar kualutas pelayanan yg mencakup keandalan juga disiapkan aplikasi moovit yang mampu memberikan layanan informasi uptodate terkait jadwal pemberangkatan dan rute yg dilalui, sehingga lebih memudahkan bagi para pengguna angkutan.permukimandalam menjacapau tujuan yg diinginkan. Kedepan kita berharap semua layanan angkutan umum berbasis jalan dan rel sudah harus menggunakan IT, termasuk.manajemen operasi, sepwrti.PPD yg saat ini telah mengg u nakan fleet manajemen system (FMS) yg diyakini telah membwri manfaat terhafap efisiwnsi biaya di tubuh PPD sebesar 15 sampai dengan 20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Tata Pemukiman Kumuh di Ambon

Kementerian PUPR Tata Pemukiman Kumuh di Ambon

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 19:45 WIB

Hingga 2014, Luas Permukiman Kumuh 38.431 Hektare

Hingga 2014, Luas Permukiman Kumuh 38.431 Hektare

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 07:33 WIB

Anies Sediakan Tiket Harga Rp5000 untuk Naik Transportasi Publik

Anies Sediakan Tiket Harga Rp5000 untuk Naik Transportasi Publik

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 20:43 WIB

Pemerintah Siapkan Subsidi Tarif LRT

Pemerintah Siapkan Subsidi Tarif LRT

Foto | Selasa, 17 Januari 2017 | 18:27 WIB

BPTJ Akui Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Tak Singkron

BPTJ Akui Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Tak Singkron

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 09:36 WIB

Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Sumbang Laba Terbesar di 2016

Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Sumbang Laba Terbesar di 2016

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:32 WIB

Sepanjang Tahun 2016, KCJ Layani 280 juta Penumpang

Sepanjang Tahun 2016, KCJ Layani 280 juta Penumpang

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 14:34 WIB

Mulai 1 Febuari, KRL Beroperasi Hingga Rangkasbitung

Mulai 1 Febuari, KRL Beroperasi Hingga Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:00 WIB

Menhub: Konstruksi Proyek LRT Selesai Pertengahan 2018

Menhub: Konstruksi Proyek LRT Selesai Pertengahan 2018

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 11:21 WIB

Mulai Januari 2017, Jalur KRL Diperpanjang Sampai Rangkasbitung

Mulai Januari 2017, Jalur KRL Diperpanjang Sampai Rangkasbitung

Bisnis | Minggu, 01 Januari 2017 | 20:14 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×