Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

BTN Bidik KPR Rp2,5 Triliun di Pameran Properti Indonesia

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 11 Februari 2017 | 17:26 WIB
BTN Bidik KPR Rp2,5 Triliun di Pameran Properti Indonesia
Smart Branch Bank BTN kantor Cabang Harmoni oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno (tengah) didampingi Direktur Utama BTN Maryono (kedua kiri), Kamis (9/2/2017) di Jakarta. [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) menargetkan pencapaian kredit pemilikan rumah (KPR) baru senilai Rp2,5 triliun pada Pameran Properti Indonesia/Indonesia Property Expo (Ipex) 2017.

"Kami bisa mencapai target tersebut mengingat pameran KPR ini akan menghadirkan 700 proyek properti dari 212 pengembang di seluruh Indonesia," kata Direktur Utama BTN Maryono di Balai Sidang Jakarta, Sabtu (11/2/2017).

Maryono menuturkan bank spesialis KPR itu juga menawarkan pembiayaan kredit perumahan yang cukup kompetitif. Misalnya penawaran bunga murah hingga sebesar 4,67 persen secara tetap (fixed) selama satu tahun untuk KPR Non Subsidi, dan bunga lima persen secara tetap untuk KPR Subsidi.

Kemudian, kata Maryono, nasabah juga dapat menikmati fasilitas uang muka (down payment/dp) mulai lima persen untuk KPR No Subsidi dan satu persen untuk KPR Subsidi.

Selain itu, ujar dia, BTN juga menawarkan jangka waktu kredit selama 25 tahun untuk KPR Non Subsidi dan 20 tahun untuk KPR Subsidi. BTN juga menawarkan promo diskon hingga 50 persen biaya administrasi dan provisi, diskon hingga 20 persen pada premi asuransi jiwa, dan sistem persetujuan dalam satu jam saja.

"Kami juga punya promo fasilitas KPR sepaket dengan kredit kendaraan bermotor serta furnitur untuk isi rumah," kata dia.

Ipex digelar dalam rangka ulang tahun ke-67 BTN. Gelaran dua kali dalam setahun ini juga dijadikan BTN untuk meningkatkan penyaluran kredit barunya. Pada 2017, BTN membidik penyaluran KPR baru naik sekitar 33 persen pada 2017.

Per Desember 2016, perseroan tercatat telah merealisasikan kredit baru senilai Rp31,86 triliun atau naik 21,75 persen dari Rp26,17 triliun pada periode yang sama di 2015.

BTN juga menargetkan peningkatan pangsa pasar KPR naik menjadi 40 persen pada 2019 mendatang, dari pangsa 33,57 persen saat ini. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BTN Manjakan Nasabah Prioritas Lewat i-Reksadana

BTN Manjakan Nasabah Prioritas Lewat i-Reksadana

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 17:43 WIB

Sasar Nasabah Melek Teknologi, BTN Genjot Smart Branch

Sasar Nasabah Melek Teknologi, BTN Genjot Smart Branch

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 17:37 WIB

BTN Optimis Bertahan Jadi Penguasa KPR di Indonesia

BTN Optimis Bertahan Jadi Penguasa KPR di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 17:31 WIB

Dana Himpunan BUMN dan BUMD di BTN Naik 15 Persen

Dana Himpunan BUMN dan BUMD di BTN Naik 15 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 15:07 WIB

Terkini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:51 WIB

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:29 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:55 WIB

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:33 WIB

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:00 WIB