Ini Dia Pilihan Investasi untuk Gaji 3 Jutaan

Angelina Donna | Suara.com

Rabu, 15 Februari 2017 | 19:06 WIB
Ini Dia Pilihan Investasi untuk Gaji 3 Jutaan
Ini dia pilihan investasi untuk gaji 3 juta

Suara.com - Memiliki gaji pas-pasan setiap bulannya sering kali menjadi penghalang bagi kita yang ingin menabung atau berinvestasi. Jangankan mau menabung, bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah sangat bersyukur dengan gaji yang pas-pasan.

Apalagi saat ini harga kebutuhan pokok sudah semakin melambung tinggi, keinginan untuk menabung atau berinvestasi rasanya hanyalah sebuah mimpi. Seperti yang kita ketahui, seseorang yang baru saja diterima bekerja pada sebuah instansi atau lembaga akan memiliki gaji yang tergolong “sedikit”. Katakan saja gajinya 3 juta rupiah per bulannya.

Bagi Anda yang baru saja bekerja dan hanya memiliki penghasilan 3 juta rupiah per bulannya, janganlah langsung berkecil hati. Langkah penting yang harus Anda lakukan adalah belajar untuk hidup hemat dan mulailah untuk menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk diinvestasikan.

Pertanyaan yang sering muncul adalah “berapakah dana yang harus saya sisihkan untuk bisa berinvestasi?” Tenang saja, dana yang diperlukan tidak terlalu banyak. Minimal adalah 10% dari penghasilan yang Anda terima per bulannya. Jika Anda rasa persentasenya terlalu kecil, Anda bisa saja menaikkannya menjadi 15% hingga 20%, namun dengan catatan sisa uang dari gaji yang diterima cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari.

Setelah mengetahui persentase yang akan diinvestasikan, mulailah untuk menyisihkan uang tersebut secara rutin setiap bulannya. Kemudian tentukan apa tujuan dari investasi yang Anda lakukan. Apakah itu investasi jangka panjang atau investasi jangka pendek. Apakah dana yang dibutuhkan untuk beberapa tahun ke depan cukup besar atau hanya menunggu uang yang diinvestasikan berkembang.

Dengan mengetahui tujuan investasi, maka akan memudahkan Anda untuk memilih investasi apa yang tepat. Lalu investasi jenis apakah yang tepat untuk Anda yang berpenghasilan 3 juta rupiah per bulannya?

Deposito
Deposito adalah salah satu produk investasi yang banyak dijadikan pilihan bagi setiap orang. Meskipun dalam berinvestasi deposito tergolong kaku alias “money turnover” nya tergolong kecil, namun masih banyak saja orang yang memilih jenis investasi ini. Bunga yang diterima biasanya sangatlah kecil.

Reksa Dana
Produk investasi dalam bentuk reksa dana bisa dijadikan pilihan jika Anda ingin berinvestasi dalam jangka panjang, minimal 5 tahun ke depan. Jenis reksa dana yang bisa Anda pilih adalah jenis reksa dana pendapatan tetap karena memiliki sebagian besar portofolio dalam bentuk obligasi. Produk reksa dana juga bisa dibeli hanya dengan uang 100 ribu rupiah. Hal ini membuat orang yang berpenghasilan kecil sekali pun bisa berinvesyasi. Risiko yang diterima juga tergolong kecil, lho! Bunga yang diterima juga lebih besar dari bunga tabungan pada umumnya.

Asuransi Jiwa Unit Link
Saat berbelanja produk asuransi, biasanya jumlah yang dibayarkan setiap bulan atau setiap tahunnya akan dialokasikan ke dalam dua jenis kebutuhan yaitu kebutuhan proteksi dan kebutuhan pengembangan investasi. Sebelum memilih produk asuransi, biasanya akan ditanyakan terlebih dahulu karakter dan kebutuhan saat berinvestasi. Hal yang sangat menarik, jenis investasi jenis ini bisa dicairkan kapan saja sesuai kebutuhan (sesuai dengan kesepakatan sebelumnya). Namun premi yang akan dibayarkan jauh lebih tinggi karena asuransi ini bukan tergolong ke dalam jenis asuransi murni.

Investasi Emas
Emas adalah sa;ah satu produk investasi yang menggiurkan. Mengapa? Seperti yang kita ketahui harga emas cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya dan jarang sekali mengalami penurunan secara signifikan. Hal ini menyebabkan banyak orang yang menjatuhkan pilihan investasinya dalam bentuk logam mulia ini. Investasi emas bisa dilakukan dalam jangka waktu 5-10 tahun, dan return yang nantinya diterima juga tergolong besar.

Emas yang dibeli sebaiknya berbentuk batangan yang diproduksi oleh PT Antam. Nantinya Anda akan memperoleh sertifikat yang menjelaskan tentang berat emas, tingkat kemurnian emas, dimensi emas, dan nomor dari emas yang Anda beli tersebut.

Saham
Jenis investasi terakhir adalah saham. Saham tergolong dalam jenis investasi jangka pendek. Namun keuntungan yang diperoleh cukup besar dengan tingkat risiko yang besar pula. Prinsip dalam berinvestasi saham adalah “high risk high return”. Jadi jangan kaget jika harga saham naik turun dalam waktu yang singkat. Jika Anda ingin bermain saham, belajar lah mengenai ilmu-ilmu dasar tentang saham dan berlatihlah bagaimana cara membaca grafik dari akun virtual. Jika Anda merasa sudah bisa bermain, maka Anda bisa terjun langsung pada pasar saham.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

4 Ide Bisnis Fashion Wanita yang Laku di Pasaran

Sukses Jadi Pengusaha dengan Modal 20 Juta Saja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lewat Cara Ini Beban Pajak Bisa Berkurang

Lewat Cara Ini Beban Pajak Bisa Berkurang

Bisnis | Selasa, 14 Februari 2017 | 19:07 WIB

Simak Tips Hemat Uang Bulanan

Simak Tips Hemat Uang Bulanan

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 18:36 WIB

Jangan Menikah Dulu Sebelum Memperhatikan Ini

Jangan Menikah Dulu Sebelum Memperhatikan Ini

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 19:27 WIB

Gunakan Pewangi Ruang ini Agar Lebih Bahagia

Gunakan Pewangi Ruang ini Agar Lebih Bahagia

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 19:07 WIB

Ini 5 Cara Mengatur Keuangan dengan Baik

Ini 5 Cara Mengatur Keuangan dengan Baik

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 07:09 WIB

Etika Berutang dalam Kacamata Syariah

Etika Berutang dalam Kacamata Syariah

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 18:30 WIB

Terkini

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB