Harga Komoditi Perkebunan Turun, Pemerintah Perkuat Riset

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 02 Maret 2017 | 20:22 WIB
Harga Komoditi Perkebunan Turun, Pemerintah Perkuat Riset
Sebuah truk mengangkut komoditi kelapa sawit di Ketapang, Kalimantan Barat [Suara.com/Adhitya Himawan]

Sektor perkebunan memiliki potensi dan kontribusi yang sangat besar terhadap negara. Hanya saja, harga komoditas andalan perkebunan seperti crude palm oil (CPO) dan karet mengalami penurunan selama 5 tahun terakhir, walaupun pada pertengahan sampai dengan akhir tahun 2016 mulai menunjukkan adanya perbaikan.

Di sisi lain harga input (cost) produksi meningkat. Kondisi tersebut seringkali dipersulit oleh kondisi iklim yang tidak bersahabat seperti terjadinya El-Nino dan La-Nina sehingga berpengaruh terhadap produksi dan produktivitas tanaman perkebunan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan apabila situasi tersebut tidak segera diatasi dan direspons, diperkirakan kondisi bisnis perkebunan nasional akan semakin berat.

“Akibat dari situasi sulit ini, maka tingkat keuntungan usaha perkebunan baik perkebunan negara maupun swasta akan cenderung turun,” ungkapnya saat membuka Seminar dan Launching Penyelenggaraan World Plantation Conferences and Exhibition (WPLACE) 2017, Kamis (2/3/2017), di Jakarta.

Hadir di antaranya Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud, Direktur Utama PT Riset Perkebunan Nusantara Teguh Wahyudi, perwakilan kementerian/lembaga terkait serta direksi perusahaan dan anggota asosiasi komoditas perkebunan.

Mengatasi penurunan harga komoditi perkebunan, Menko Perekonomiaan menyatakan pemerintah akan meningkatkan faktor-faktor internal usaha perkebunan seperti meningkatkan produktivitas, efisiensi dan nilai tambah.

“Bukan hanya masalah tanaman, melainkan juga aspek pengelolaan SDM beserta tata nilai dan budayanya, serta aspek manajemen dengan beragam sistem di dalamnya harus ditingkatkan,” tambah Darmin.

Selain itu, menurutnya, ilmu pengetahuan, pengetahuan dan inovasi menjadi faktor penyelamat untuk mempertahankan bisnis dan usaha perkebunan. Dengan kata lain, kemajuan industri perkebunan dapat dicapai secara sustainable (berkelanjutan) apabila ditunjang oleh lembaga riset yang kuat untuk menghasilkan teknologi dan inovasi yang mendukung.

Menko Perekonomian mengaku, selama ini ketimpangan pada pelaku industri perkebunan khususnya antara korporasi dan pelaku usaha kecil dan menengah terjadi karena akses terhadap teknologi, pembiayaan, pasar, sarana/prasarana dan kemampuan yang terbatas bahkan terjadi diskriminasi.

“Ketimpangan yang terjadi membuat ketidakadilan dalam hal aksesibilitas, penguasaan dan pemilikan lahan, lemahnya rantai nilai di antara sektor usaha bahkan tidak meratanya kesempatan usaha termasuk kemudahan akses terhadap kredit pengembangan perkebunan,” kata Darmin.

Oleh karenanya, pengembangan usaha kecil dan menengah melalui sinergi dengan perusahaan besar di sub sektor perkebunan diharapkan terjadi dalam aktivitas investasi industri hilir perkebunan, off-take produk hasil perkebunan, penjamin untuk kredit peremajaan perkebunan, fasilitasi penyediaan benih unggul, dan kemitraan sarana produksi, serta kerjasama penguatan Riset dan peningkatan kapasitas SDM.

Darmin juga berharap penyelenggaraan World Plantation Conferences and Exhibition (WPLACE) 2017, yang akan diadakan pada tanggal 18-20 Oktober 2017 di Bali nantinya dapat menghasilkan langkah terobosan pengembangan komoditas perkebunan unggulan di negeri ini.

“Kegiatan World Plantation Conferences and Exhibition 2017 diharapakan dapat menghasilkan rumusan kebijakan yang dapat diimplementasikan bagi peningkatan pengembangan industri perkebunan domestik khususnya untuk menciptakan sinergi pengembangan usaha kecil, menengah, dan korporasi,” tutur Darmin.

Musdhalifah Machmud menyatakan WPLACE 2017 ini merupakan momentum penting untuk menghasilkan langkah terobosan bagi pengembangan komoditas utama perkebunan di negeri ini. “Kontribusi lintas K/L dan stakeholder terkait dibutuhkan unuk menciptakan, tidak hanya langkah nyata pengembangan sektor perkebunan, melainkan juga akselerasi pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkuat Kerjasama Ekonomi dengan Iran, Darmin Kunjungi Teheran

Perkuat Kerjasama Ekonomi dengan Iran, Darmin Kunjungi Teheran

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 14:58 WIB

Pemerintah Percepat Pembangunan 5 Jalan Tol

Pemerintah Percepat Pembangunan 5 Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2017 | 09:07 WIB

Harga Cabai Meroket, Darmin Salahkan Musim Hujan

Harga Cabai Meroket, Darmin Salahkan Musim Hujan

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 14:33 WIB

Pansel OJK Serahkan Nama ke KPK

Pansel OJK Serahkan Nama ke KPK

Foto | Kamis, 09 Februari 2017 | 19:45 WIB

KPK Diminta Selidiki Rekam Jejak 107 Nama Calon Komisioner OJK

KPK Diminta Selidiki Rekam Jejak 107 Nama Calon Komisioner OJK

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 17:14 WIB

Penyaluran KUR 2016 Gagal Capai Target, Ini Dalih Pemerintah

Penyaluran KUR 2016 Gagal Capai Target, Ini Dalih Pemerintah

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 15:47 WIB

Penyaluran KUR Sepanjang 2016 Didominasi Pulau Jawa

Penyaluran KUR Sepanjang 2016 Didominasi Pulau Jawa

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 14:32 WIB

Darmin Tegaskan KUR Tahun Ini Lebih Gencar ke Sektor Produktif

Darmin Tegaskan KUR Tahun Ini Lebih Gencar ke Sektor Produktif

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 14:11 WIB

Bahas KUR, Para Menteri Ekonomi Kumpul di DPR

Bahas KUR, Para Menteri Ekonomi Kumpul di DPR

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2017 | 13:20 WIB

Ini Bocoran Isi Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XV

Ini Bocoran Isi Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XV

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 15:01 WIB

Terkini

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:39 WIB

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:05 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB