Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Ekspor Sawit Indonesia Tahun Lalu 18,11 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan

Minggu, 05 Maret 2017 | 14:29 WIB
Ekspor Sawit Indonesia Tahun Lalu 18,11 Miliar Dolar AS
Perkebunan sawit di Kapuas, Kalimantan Tengah. [suara.com/Laban Laisila]

Kementerian Perdagangan terus berupaya menguatkan diplomasi sawit Indonesia di Eropa. Dalam kunjungannya ke Eropa baru-baru ini, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Arlinda, menyatakan Indonesia merupakan penghasil terbesar minyak sawit bersertifikasi di dunia. Indonesia terus memperkuat komitmen untuk mewujudkan sektor sawit Indonesia yang berkelanjutan.

"Berdasarkan skema Roundtable Sustainable Palm Oil, Indonesia merupakan penghasil terbesar minyak sawit bersertifikasi di dunia dengan produksi 6,5 juta ton atau 52 persen dari 12,65 juta ton total produksi minyak sawit bersertifikasi global," tegas Arlinda.

Untuk memperkuat diplomasi sawit di dunia, Arlinda melakukan promosi sawit saat kunjungan kerja ke Prancis selama 27 Februari-1 Maret 2017. Arlinda mengunjungi kantor Aliansi Prancis (the French Alliance for Sustainable Palm Oil), Selasa (28/2/2017), dan diterima langsung Sekretaris Jenderal Aliansi Prancis Laure d’Astorg. Pada kunjungan ini Arlinda memaparkan upaya-upaya Pemerintah Indonesia dalam menciptakan sektor sawit Indonesia yang berkelanjutan.

“Promosi terhadap sawit Indonesia yang berkelanjutan akan terus gencar dilakukan di negara mitra dagang. Kolaborasi dengan stakeholders lokal di Prancis perlu dibina untuk menggalang dukungan terhadap sawit Indonesia," ujar Arlinda.

Menurutnya, Pemerintah Indonesia akan terus mempromosikan dan memfasilitasi pertumbuhan sektor sawit karena menyangkut penghidupan petani yang mencakup luas 42 persen dari total lahan kebun sawit. Fokusnya agar sawit yang diproduksi, diolah, dan diekspor adalah sawit yang berkelanjutan. Promosi akan dilakukan secara komprehensif, baik kerja sama antar pemerintah; pemerintah dengan swasta; dan dengan kalangan industri, akademisi, serta lembaga penelitian untuk menyampaikan edukasi bahwa sawit Indonesia berkelanjutan.

“Informasi yang valid mengenai sawit Indonesia harus terus dipromosikan dan dipublikasikan, termasuk, komunikasi dengan jaringan ritel dan supermarket seperti Casino U, yang menjual produk-produk berlabel no palm oil,” lanjut Arlinda.

Arlinda menegaskan Indonesia akan terus bergerak maju dalam menerapkan solusi-solusi agar sektor sawit menguntungkan secara ekonomi, memperhatikan aspek sosial, dan ramah lingkungan. Topik deforestasi menjadi salah satu yang dibahas Sekjen Laure pada kunjungan tersebut. Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Togar Sitanggang yang turut serta dalam rombongan menjelaskan perbedaan pengertian deforestasi di Indonesia dan Eropa. Hadir pula Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Kemendag Merry Maryati. “Indonesia siap memenuhi permintaan 100 persen minyak sawit berkelanjutan untuk mendukung Deklarasi Amsterdam,” tegas Arlinda.

Deklarasi Amsterdam adalah deklarasi yang ditandatangani pada 7 Desember 2015 oleh Belanda, Jerman, Denmark, Inggris, dan Prancis serta didukung Norwegia. Deklarasi Amsterdam mendukung diterapkannya 100 persen sustainable palm oil pada rantai nilai palm oil di Uni Eropa tahun 2020.

baca juga

Dukung Kemitraan Riset Sawit

Sebelumnya, pada Senin (27/2/2017), Arlinda juga berkesempatan berbicara pada pameran pertanian internasional bergengsi Salon International de l’Agriculture di Paris, Prancis. Arlinda menekankan Pemerintah Indonesia menyambut baik diluncurkannya kemitraan antara Aliansi Prancis dengan CIRAD (French Agricultural Research Centre for International Development) dalam mendukung terciptanya sektor sawit yang berkelanjutan. Program kemitraan tersebut ditandatangani Wakil Aliansi Prancis Mickael Blais dan Chairman CIRAD Michel Eddi.

“Studi dan penelitian ilmiah perlu terus dilakukan agar komitmen terciptanya sawit yang berkelanjutan dapat dilaksanakan dengan baik, khususnya dalam membantu para petani agar berproduksi secara berkelanjutan,” kata Arlinda di hadapan para undangan dari Pemerintah Prancis, Malaysia, dan Pantai Gading yang mewakili negara produsen sawit; anggota Aliansi Prancis; perwakilan CIRAD, European Palm Oil Alliance, NGO seperti WWF, Greenpeace, TFT, serta media elektronik dan cetak.

Aliansi Prancis sebagai sebuah organisasi pro minyak sawit yang dibentuk industri minyak sawit, bermitra dengan CIRAD dalam riset pengembangan sustainable palm oil dan perlindungan keanekaragaman hayati di Asia Tenggara. Program CIRAD yang didukung Aliansi Prancis yaitu Sustainable Agricultural Landscapes in Southeast Asia (SALSA), yang utamanya dilakukan di Indonesia. Selain melancarkan diplomasi di sektor sawit, Arlinda yang didampingi Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lyon pada kunjungan kerja ke Prancis juga berkesempatan mengunjungi gudang importir makanan dan minuman Winhonco, wholesaler untuk konsumen Asia di Paris, yang selama ini disuplai oleh Viet Nam, Sri Lanka, Thailand, RRT, dan Korea.

Arlinda melihat peluang produk makanan dan minuman Indonesia di pasar Prancis cukup menjanjikan, sebagaimana yang disampaikan Winhoco bahwa produk-produk organik seperti teh, kopi, minyak kelapa, gula kelapa, dan kacang mete sangat dibutuhkan. Arlinda mengimbau ITPC Lyon terus melakukan terobosan untuk memasukkan produk-produk Indonesia yang dibutuhkan pasar Prancis.

Sekilas Perkembangan Sektor Sawit

Dengan luas lahan sekitar 11,6 juta hektare dan produksi CPO sebesar 31,28 juta ton, industri sawit Indonesia menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 4,2 juta dan tenaga kerja tidak langsung sejumlah 12 juta. Nilai ekspor CPO dan produk turunannya tahun 2016 adalah 18,11 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) yang berkontribusi sebesar 13,4 persen terhadap total ekspor nonmigas dan 12,5 persen terhadap total ekspor Indonesia. Negara tujuan ekspor utama Indonesia adalah India (20 persen), Uni Eropa (15,62 persen), RRC (12,53 persen), dan Pakistan (7,26 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Komoditi Perkebunan Turun, Pemerintah Perkuat Riset

Harga Komoditi Perkebunan Turun, Pemerintah Perkuat Riset

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 20:22 WIB

Mendag: Arab Saudi Fokus Penting Ekspor Nasional

Mendag: Arab Saudi Fokus Penting Ekspor Nasional

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 19:53 WIB

Inilah Kerjasama Ekonomi Indonesia dengan Arab Saudi

Inilah Kerjasama Ekonomi Indonesia dengan Arab Saudi

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 18:27 WIB

Jokowi Minta Kementerian Perdagangan Bikin Terobosan

Jokowi Minta Kementerian Perdagangan Bikin Terobosan

Bisnis | Selasa, 21 Februari 2017 | 15:52 WIB

Mendag: Harga Cabe Rawit Merah Besar Turun 13,33 Persen

Mendag: Harga Cabe Rawit Merah Besar Turun 13,33 Persen

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 20:28 WIB

Indonesia Adalah Negara Pengekspor Sawit Terbesar di Dunia

Indonesia Adalah Negara Pengekspor Sawit Terbesar di Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 13:23 WIB

Daya Saing Industri Sawit Dari Hulu Hingga Hilir akan Diperkuat

Daya Saing Industri Sawit Dari Hulu Hingga Hilir akan Diperkuat

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 13:16 WIB

Industri Sawit Serap Tenaga Kerja 5,7 Juta Orang di 2016

Industri Sawit Serap Tenaga Kerja 5,7 Juta Orang di 2016

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 13:10 WIB

Pertumbuhan Ekspor Rempah ke Arab Saudi 51,17 Persen

Pertumbuhan Ekspor Rempah ke Arab Saudi 51,17 Persen

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 12:01 WIB

Mendag: Seimbangkan Harga Produsen dan Konsumen

Mendag: Seimbangkan Harga Produsen dan Konsumen

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 15:15 WIB

Terkini

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:34 WIB

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:26 WIB

×