Pembangunan MRT Jadi Inspirasi Bagi Kementerian PUPR

Adhitya Himawan Suara.Com
Minggu, 05 Maret 2017 | 14:58 WIB
Pembangunan MRT Jadi Inspirasi Bagi Kementerian PUPR
Terowongan dalam proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta. [Dok Kementerian PUPR]

Pembangunan MRT Jakarta menjadi inspirasi bagi Kementerian PUPR dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sangat terkesan dengan metodologi pembangunan MRT di Jakarta.

Menurut Menteri Basuki, pengerjaan proyek pembangunan MRT ini tidak menggunakan teknologi baru, akan tetapi metode kerjanya sangat menginspirasi, khususnya bagi Kementerian PUPR.

“Bahkan kita ingin menggunakan metode kerja pada MRT untuk pembangunan jalan tol, Jalan Trans Sumatera dan Jawa. Metodologi yang dikerjakan sangat rapih dan manajemennya juga baik,” terang Menteri Basuki dalam keterangan resmi, Sabtu (4/3/2017).

Secara teknis, yang membedakan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dengan proyek pengendali banjir Sodetan Kali Ciliwung atau Banjir Kanal Timur hanyalah ukuran diameter terowongannya. “MRT ini dibangun dengan diameter sekitar 6 meter, sementara kalau sodetan Kali Ciliwung sekitar 4 meter. Terowongan MRT dibangun dengan jarak lebih panjang yakni 6 Km, sedangkan Sodetan Ciliwung sepanjang 1,25 Km,”terangnya.

Terkait dengan pembangunan infrastruktur, Menteri Basuki mengatakan bahwa Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan terus bersinergi dalam mengintegrasikan infrastruktur transportasi, mulai dari pembangunan jalan tol dan pembangunan jalan akses menuju bandara maupun pelabuhan.

“Misalnya saja pada kawasan metropolitan Jakarta, Kementerian PUPR membangun jalan tol lingkar dalam dan lingkar luar yang akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari MRT,” ungkapnya.

Konsep pembangunan MRT itu sendiri, terang Menteri Basuki, selain bersifat pelayanan jaringan bawah tanah (underground links) juga akan diintegrasikan dengan sistem pelayanan perkotaan, terutama pada terminal inlet/outlet MRT yang terhubung dengan akses jalan, pendestrian, Ruang Terbuka Hijau/ruang publik, kawasan komersial/shopping malls/Central Business District, perkantoran, dan hunian vertical (Rusun/Apartemen) yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana perkotaan yang memadai seperti air bersih, air limbah, drainase, dan persampahan.

“Diharapkan masyarakat Jakarta akan segera mampu menyesuaikan dengan budaya baru (New Urban Culture) untuk menggunakan MRT sebagai bentuk pelayanan publik yang lebih baik, murah dan cepat, “ tandasnya.

Baca Juga: Infrastruktur PUPR Jadi Tumpuan Pertumbuhan Ekonomi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI