Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Khofifah Takjub Kampung Pengemis Berubah Jadi Kampung Wisata

Adhitya Himawan

Senin, 13 Maret 2017 | 13:33 WIB
Khofifah Takjub Kampung Pengemis Berubah Jadi Kampung Wisata
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Malang, Jawa Timur. [Dok Kementerian Sosial]

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kekaguman dan rasa takjub melihat perubahan yang terjadi Kampung Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) kini telah berubah menjadi Kampung Wisata Topeng di Desaku Menanti Dusun Baran Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Malang.

“Saya melihat wajah-wajah bahagia hari ini dan saya bersyukur warga yang sebelumnya gelandangan, pengamen, dan pengemis kini perlahan sudah lebih mandiri, punya usaha sendiri dan nyaman tinggal di rumahnya masing-masing,” tuturnya kepada warga penerima manfaat Program “Desaku Menanti” di Dusun Baran, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (12/3/2017).

Mensos mengaku kagum menyaksikan perubahan di kampung berpenghuni 40 Kepala Keluarga ini. Dikatakan, lingkungan kampung tampak bersih, area bermain anak yang memadai, toilet umum, pusat makanan (foodcourt), tanaman gantung tertata rapi di gapura kampung, taman-taman bunga, dua topeng raksasa berdiri tegak melatarbelakangi hunian tetap warga. Sementara itu sejumlah anak-anak tampak duduk rapi menghias topeng-topeng mini dengan cat warna-warni, sedangkan beberapa orang dewasa menjaga etalase kaca berisi topeng-topeng Malangan yang dijual mulai Rp10.000 hingga Rp25.000 per topeng.

 

“Saya senang melihat perubahan positif ini. Apalagi dengan upaya keras Dinas Sosial Kota Malang bersama Pemkot Malang yang telah ‘menyulap’ kampung ini menjadi Kampung Wisata Topeng. Ini gagasan yang sangat kreatif,” katanya.

Mensos berharap dengan adanya Kampung Wisata Topeng, warga terdorong untuk melakukan usaha-usaha ekonomi kreatif dengan pendampingan yang dilakukan baik pemda maupun swasta.

Seperti diketahui, Kampung Gepeng yang kini telah menjadi Kampung Wisata Topeng ini merupakan bagian dari Program Rehabilitasi Sosial gelandangan dan pengemis melalui pengembangan model program Desaku Mananti.

Program ini merupakan solusi efektif untuk mewujudkan Indonesia Bebas Gelandangan, Pengemis dan Anak Jalanan pada akhir 2017.

Sebelumnya 40 Kepala Keluarga warga Desa Baran adalah gelandangan, pengemis, dan pengamen jal. Kementerian Sosial bersama dengan Pemerintah Kota Malang, didukung BUMN dan swasta menyerahkan 40 unit rumah sebagai tempat tinggal baru berikut dengan isi rumah.

baca juga

Selain bantuan tersebut, juga diberikan berbagai bantuan sosial untuk mendorong mereka mandiri seperti bantuan Kelompok Usaha Bersama. Mereka juga diberikan pelatihan keterampilan sehingga mereka bisa berkarya dan berpenghasilan. Melalui berbagai bantuan sosial ini diharapkan tidak ada lagi yang kembali ke jalanan dan menjadi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di masyarakat.

Sementara itu Mensos mengatakan dari semua upaya yang telah dilakukan, harus didukung promosi dan sosialisasi yang masif melalui media massa, media sosial, biro wisata, dan sebagainya. 

"Saya minta semua pihak mari bantu kampung ini menjadi sejahtera dan mandiri. Rekan-rekan media bisa mengangkat beritanya, wisatawan mengunggah foto-foto ke media sosial, netizen berkunjung dan memberikan kesan-kesan di twitter, pemda membuat kampanye dan pake-paket wisata menarik, sehingga penyebaran informasi tentang Kampung Wisata Topeng ini semakin luas," harap Khofifah.

Kepada Wali Kota Malang, Mensos meminta secara khusus agar dapat menggerakkan anak-anak sekolah bersama guru untuk berkunjung ke Kampung Wisata Topeng. Anak-anak dapat belajar membuat topeng, mewarnainya, sekaligus belajar sejarah topeng Malangan.

"Kemudian kepada warga, tolong jaga lingkungan ini tetap bersih, rapi dan berikan sambutan yang baik serta layanan yang berkualitas kepada wisatawan. Agar makin banyak orang datamg berkunjung dan membeli kerajinan tangan di sini," tutup Mensos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Khofifah Puji BNI dan BUMDes Bangun Desa Wisata di Malang

Khofifah Puji BNI dan BUMDes Bangun Desa Wisata di Malang

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:19 WIB

PKH Akses Jadi Jurus Baru Pemerintah Percepat Atasi Kemiskinan

PKH Akses Jadi Jurus Baru Pemerintah Percepat Atasi Kemiskinan

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:11 WIB

Khofifah Apresiasi Jurus Walikota Solok Atasi Kemiskinan

Khofifah Apresiasi Jurus Walikota Solok Atasi Kemiskinan

Bisnis | Sabtu, 11 Maret 2017 | 08:00 WIB

Kemensos akan Bangun Hunian Tetap untuk Suku Anak Dalam

Kemensos akan Bangun Hunian Tetap untuk Suku Anak Dalam

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 08:17 WIB

Mensos Semangati Warga Korban Banjir Limapuluhkota

Mensos Semangati Warga Korban Banjir Limapuluhkota

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 08:11 WIB

Mensos Resmikan Kampung Khusus Warga Miskin di Padang

Mensos Resmikan Kampung Khusus Warga Miskin di Padang

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 08:03 WIB

Jaminan Hidup di Garut Kisruh, Kemensos Minta Pendataan Ulang

Jaminan Hidup di Garut Kisruh, Kemensos Minta Pendataan Ulang

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 07:56 WIB

Khofifah Desak Pemerintah Desa Aktif Data Warga Miskin

Khofifah Desak Pemerintah Desa Aktif Data Warga Miskin

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 11:06 WIB

Kemensos Klaim PKH Efektif Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia

Kemensos Klaim PKH Efektif Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 06:31 WIB

Mensos : Jangan Anggap Sepele Kekerasan Terhadap Anak

Mensos : Jangan Anggap Sepele Kekerasan Terhadap Anak

News | Senin, 06 Maret 2017 | 06:21 WIB

Terkini

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB