Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Misbakhun: Tax Amnesty Jadi Momen Kembalinya Kepercayaan Rakyat

Adhitya Himawan

Selasa, 14 Maret 2017 | 16:40 WIB
Misbakhun: Tax Amnesty Jadi Momen Kembalinya Kepercayaan Rakyat
Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Misbakhun dalam seminar perpajakan di Jakarta. [Dok DPR]

Berbicara pada seminar nasional bertajuk 'Optimalisasi Penerimaan Pajak Pasca Tax Amnesty' yang digelar oleh Kaukus Muda Indonesia (KMI) di hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (14/3/2017), anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengajak kaum muda yang berhimpun pada Kaukus Muda Indonesia (KMI) bisa menjadi bagian dari sejarah suksesnya perjalanan bangsa ini.

Misbakhun mencontohkan Bung Karno yang kala itu mendirikan Partai Nasionalis Indonesia (PNI) di usia 21 tahun. Pada usia 44 tahun, Bung Karno diangkat menjadi Presiden RI I.

Terkait capaian program Tax Amnesty (TA), menurut Misbakhun, tahun ini adalah cikal bakal bagian dari reformasi perpajakan sebagaimana disampaikan Hestu Yoga Saksama, Direktur P2 Humas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang juga hadir menjadi narasumber seminar itu.

 

"Bagaimana pemerintah RI mereformasi perpajakan adalah lahirnya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai laboratorium pertama reformasi perpajakan di Indonesia," kata Misbakhun. 

Dikatakan Misbakhun, DJP merupakan lembaga yang sangat penting dalam penerimaan pajak. Bahkan, dalam berbagai kesempatan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampikan bahwa bayarlah pajak anda untuk pembangunan.

Mengenai realisasi penerimaan pajak yang seringkali tidak tercapai, diakui Misbakhun, pada tahun 2015 di era Presiden Jokowi, penerimaan pajak yang rendah karena situasi ekonomi memang belum memungkinkan untuk bangkit.

Sementara, situasi ekonomi saat ini, lanjut Misbakhun, adalah momentum paling tepat untuk pembenahan dari segala sisi dengan melakukan evaluasi secara menyeluruh di sektor perpajakan.

"Animo masyarakat ikut Tax Amnesty adalah momentum paling penting kembalinya kepercayaan rakyat kepada negara, dan kepercayaan wajib pajak kepada negara," tegas politisi Golkar itu.

baca juga

Misbakhun meyakini, kalau semua orang merasakan pentingnya pajak, maka, dirinya yakin orang-orang di negeri ini akan dengan sadar mendukung penerimaan pajak demi kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, dalam situasi apapun, mau tidak mau kita dukung reformasi perpajakan sebagaimana visi Nawacita Presiden Jokowi.

"Mari kita berikan dukungan sekecil apapun pajak yang kita bayarkan untuk mensejahterakan rakyat," pungkas Misbakhun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Perangkat Desa Tak Paham Penggunaan Dana Desa

Banyak Perangkat Desa Tak Paham Penggunaan Dana Desa

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 16:34 WIB

Misbakhun: Logo PKI di Mata Uang Rupiah Adalah Hoax!

Misbakhun: Logo PKI di Mata Uang Rupiah Adalah Hoax!

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 14:59 WIB

Dana Repatriasi Tax Amnesty via Pasar Modal Rp9 Triliun

Dana Repatriasi Tax Amnesty via Pasar Modal Rp9 Triliun

Bisnis | Sabtu, 11 Maret 2017 | 06:11 WIB

Dirjen Pajak Ajak WNI di Inggris Ikut Tax Amnesty

Dirjen Pajak Ajak WNI di Inggris Ikut Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 11:17 WIB

Harta yang Dilaporkan Dalam Program Tax Amnesty Rp4.463 Triliun

Harta yang Dilaporkan Dalam Program Tax Amnesty Rp4.463 Triliun

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 08:58 WIB

Misbakhun Ajak Masyarakat Karangjati Anyar Pilih Jokowi di 2019

Misbakhun Ajak Masyarakat Karangjati Anyar Pilih Jokowi di 2019

News | Senin, 06 Maret 2017 | 07:51 WIB

IASS Prihatin Banjir di Pasuruan Tak Kunjung Ada Solusi

IASS Prihatin Banjir di Pasuruan Tak Kunjung Ada Solusi

News | Senin, 06 Maret 2017 | 07:44 WIB

Kunci Atasi Banjir Pasuruan Ada di Politik Anggaran

Kunci Atasi Banjir Pasuruan Ada di Politik Anggaran

News | Senin, 06 Maret 2017 | 07:36 WIB

Partai Golkar Bertekad Dukung Jokowi Jadi Capres di Pemilu 2019

Partai Golkar Bertekad Dukung Jokowi Jadi Capres di Pemilu 2019

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 19:58 WIB

Investasi Arab Saudi di Indonesia Rendah, Inilah Sebabnya

Investasi Arab Saudi di Indonesia Rendah, Inilah Sebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 07:18 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB