Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Jokowi Optimis PLBN Aruk Gerakkan Ekonomi Wilayah Sambas

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 17 Maret 2017 | 15:50 WIB
Jokowi Optimis PLBN Aruk Gerakkan Ekonomi Wilayah Sambas
Presiden Jokowi meresmikan PLBN Badau di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. [Foto Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo meresmikan pos lintas batas negara (PLBN) PLBN Aruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (17/3/2017). Dalam kunjungannya ke Provinsi Kalimantan Barat yang ketujuh kalinya ini, Kepala Negara menitipkan pesan agar PLBN Aruk yang baru saja dibangun ulang ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat.

Jokowi yakin, dengan dibangunnya PLBN Aruk ini, roda perekonomian di wilayah sekitarnya akan semakin berputar.

"Saya hanya ingin titip pos lintas batas negara yang ada di Aruk ini agar betul-betul digunakan masyarakat untuk pusat pertumbuhan ekonomi yang baru. Jangan hanya sebatas sebagai kantor imigrasi, karantina, dan bea cukai. Harusnya masyarakat bisa memanfaatkan PLBN ini untuk menumbuhkan ekonomi yang ada di Kabupaten Sambas," kata Jokowi dalam sambutannya.

Peresmian PLBN Terpadu Aruk di Kabupaten Sambas ini merupakan peresmian PLBN ketiga di Kalimantan Barat oleh Jokowi. Setelah PLBN Nanga Badau di Kapuas Hulu yang diresmikan kemarin, PLBN lainnya adalah PLBN Entikong yang telah diresmikan Presiden pada 21 Desember 2016 lalu.

"Tiga PLBN kita bangun dengan sebuah desain yang megah, semuanya berada di Kalimantan Barat," ujar dia.

Jokowi juga menyatakan suka citanya mendengar pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat yang berada di atas rata-rata nasional. Berdasarkan data yang diterima olehnya, pertumbuhan ekonomi di sana menunjukkan angka 5,22 persen. Inilah yang diapresiasi secara khusus olehnya.

"Tapi harus dipertahankan dengan kerja keras seluruh masyarakat. Hati-hati, ekonomi dunia sekarang semuanya melambat, turun semuanya. Kita dengan susah payah dan segala jurus kita keluarkan agar ekonomi kita tidak turun. Alhamdulillah tahun 2016 lalu kita tumbuh 5,02 persen," kata dia mengingatkan.

Seorang warga asli Sambas diminta untuk maju ke hadapannya saat Jokowi memberikan sambutannya. Kepadanya mantan gubernur DKI Jakarta ini menanyakan kondisi perbatasan sebelum dilakukan pembangunan ulang.

"Saya belum pernah ke sini. Sebelumnya ke Entikong sudah tiga kali. Dulunya seperti apa kantor perbatasan ini? Kalau jelek bilang jelek, kalau bagus bilang bagus," tanya dia.

Dokter Boni, Ketua Dewan Adat Kabupaten Sambas, yang maju ke hadapan Presiden menjelaskan bahwa sebelum ini infrastruktur jalan di sekitar perbatasan masih dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Sebelumnya, untuk menuju ke Aruk dari Sambas, butuh waktu baginya sekitar empat jam perjalanan. Kini, waktu tempuh tersebut dapat dipangkas hingga menjadi dua jam perjalanan.

"Jalan ini satu tahun terakhir baru bagus. Kami ke sini masih empat jam dari Sambas menuju Aruk. Artinya waktu itu jalannya tidak seperti sekarang, sekarang sudah dua jam," ungkap dia.

Saat ditanyakan kondisi jalan yang dilalui apakah sudah halus. "Lumayanlah Pak," jawab Boni. "Kalau lumayan masih banyak yang belum halus ya," ucap Jokowi.

Jokowi pun langsung bertanya pada Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono kapan pembangunan jalan dari Sambas menuju Aruk dapat diselesaikan. "Akhir 2017 baru selesai," ucap Basuki.

Ditanya pendapatnya tentang pembangunan yang dilakukan selain jalan oleh Presiden. "Kantor kalau yang sekarang ini lumayan, Pak," ucap Boni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Kedua di Kalbar, Presiden Jokowi Meresmikan PLBN Aruk

Hari Kedua di Kalbar, Presiden Jokowi Meresmikan PLBN Aruk

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 14:23 WIB

Jokowi Berharap PLBN Diintegrasikan dengan Pusat Ekonomi Baru

Jokowi Berharap PLBN Diintegrasikan dengan Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 14:18 WIB

Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Kepergian Hasyim Muzadi

Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Kepergian Hasyim Muzadi

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:58 WIB

Jokowi Meresmikan PLBN Indonesia-Malaysia di Badau

Jokowi Meresmikan PLBN Indonesia-Malaysia di Badau

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:18 WIB

Bertolak ke Kalbar, Jokowi akan Resmikan PLBN Terpadu Nanga Badau

Bertolak ke Kalbar, Jokowi akan Resmikan PLBN Terpadu Nanga Badau

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 09:41 WIB

Hasyim Muzadi, dari Pesantren ke Istana Presiden Jokowi

Hasyim Muzadi, dari Pesantren ke Istana Presiden Jokowi

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 09:20 WIB

Demi KH Hasyim Muzadi Sembuh, Santri Khatam Al Quran Tiap Hari

Demi KH Hasyim Muzadi Sembuh, Santri Khatam Al Quran Tiap Hari

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 14:57 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Negara ke Malang Jenguk Hasyim Muzadi

Presiden Jokowi dan Ibu Negara ke Malang Jenguk Hasyim Muzadi

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 08:52 WIB

Kumpulkan Lembaga Tinggi Negara, JK: Tidak Bahas Korupsi e-KTP

Kumpulkan Lembaga Tinggi Negara, JK: Tidak Bahas Korupsi e-KTP

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 08:09 WIB

Jokowi Ingin PLBN Dikembangkan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi Ingin PLBN Dikembangkan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:53 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB