Agung Nugroho, Inovator Ritel Digital lewat KUDO

Adhitya Himawan

Minggu, 26 Maret 2017 | 23:17 WIB
Agung Nugroho, Inovator Ritel Digital lewat KUDO
Agung Nugroho, pendiri sekaligus COO KUDO di Jakarta, Rabu (22/3/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Anda ingin membuka usaha tetapi kesulitan untuk mendapatkan tempat, ketersediaan barang yang akan dijual, dan jaringan distributor pemasok barang? Mungkin KUDO bisa menjadi jawaban bagi anda yang ingin memulai bisnis kecil-kecilan.

KUDO adalah singkatan dari Kios untuk Dagang Online. KUDO adalah platform kios O2O (online to offline) yang membawa e-commerce ke jutaan penduduk Indonesia. Sejak diluncurkan bulan Januari 2015, Kudo sekarang sudah memiliki ribuan agen di jaringan kami yang tersebar di seluruh Jawa.

“Awalnya saya lulus kuliah dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung, Jawa Barat, pada tahun 2008. Saya kemudian bergabung dengan Boston Consulting Group. Disini saya belajar seperti apa best practice dari berbagai perusahaan ternama di dunia. Mulai dari marketing, strategi pemasaran dan lain-lain,” kata Agung Nugroho, salah satu dari dua pengusaha pendiri KUDO dalam wawancara khusus dengan Suara.com, di Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Seiring berjalan waktu, Agung kemudian melihat mayoritas kelas menengah Indonesia yang berwirausaha ternyata kurang produktif. Ia mencontohkan wirausaha yang membuka counter pulsa. Sepanjang hari dari pagi hingga malam ia berjualan pulsa. “Namun keuntungan yang diperoleh sebetulnya tidak seberapa meskipun jumlah transaksi pembelian pulsanya mungkin banyak,” ujar Agung.

Dari situ, Agung kemudian berpikir seandainya orang yang berwirausaha tersebut tak cuma berjualan pulsa telepon seluler, namun juga barang-barang lain. Sayang, Agung belum sempat langsung bisa menemukan jalan keluarnya.

Tahun 2012, ia kemudian memperoleh kesempatan studi di Amerika Serikat (AS), tepatnya di Haas Business of School, UC Berkeley. Dari sini, ia menyadari ternyata teknologi bisa mewujudkan apa saja, mulai dari menciptakan roket hingga mengantarkan makanan. “Tidak ada yang tidak mungkin berkat teknologi.  Dari sini saya berpikir bagaimana menciptakan sebuah platform yang tidak Cuma untuk berjualan, tetapi bisa juga memberdayakan orang, jelas pria muda yang juga menjabat sebagai  COO (Chief Operating Officer) KUDO tersebut.

Di kampus, Haas Business of School inilah, Agung kemudian berkenalan dengan Albert Lucius. Alber ternyata memiliki visi misi yang sama dengan Agung. Keduanya akhirnya memutskan mendirikan PT Kudo Teknologi Indonesia, perusahaan teknologi yang menciptakan sebuah platform yang memberikan peluang kepada masyarakat Indonesia untuk memiliki peluang usaha dengan menjadi penjual produk dari berbagai usahawan ternama.

Ketika mulai berdiri pada Juli 2014, KUDO dikembangkan oleh tim berpengalaman di bidang teknologi global & konsultan manajemen seperti Apple & The Boston Consulting Group. KUDO mengembangkan solusi praktis untuk marketplace & ekosistem pembayaran di Indonesia. Kudo memberi kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan pembelanjaan e-commerce bagi yang tidak memiliki akses atau tidak mau bertransaksi online. Lewat KUDO, mereka bisa bertransaksi online secara tunai. Bekerjasama dengan berbagai perusahaan e-commerce, KUDO menawarkan hingga jutaan produk.

“Misi kami ada dua. Pertama memberdayakan wirausahawan yang semula berjualan satu produk, berkat teknologi kami mampu berjualan berbagai produk. Kedua, e-commerce sudah berkembang pesat, tetapi konsumennya kebanyakan masih orang kota yang punya kartu kredit dan berani untuk melakukan transaksi online. Nah kami, memberi akses orang-orang menengah bawah maupun orang-orang yang tidak tinggal di kota besar untuk bisa mengakses e-commerce lewat agen KUDO, orang yang kami berdayakan,” jelas Agung.

baca juga

Agung menuturkan, agen KUDO di berbagai pelosok daerah yang semula hanya membuka toko kelontong, kini bahkan bisa menjual pulsa, barang elektronik, produk perbankan, hingga tiket pesawat. Hingga Februari 2017 lalu, KUDO sudah memiliki kurang lebih 300 ribu agen di seluruh wilayah Indonesia. “Target kami bisa mencapai 1 juta Agen KUDO. Saat ini kami sudah mempunya agen hampir di semua wilayah Indonesia,” tutur Agung.

Agung menegaskan bahwa KUDO bukan e-commerce. Namun KUDO memfasilitasi pelaku e-commerce seperti Lazada dan Bukalapak yang semula lingkup bisnisnya hanya online, mulai bisa menjangkau offline melalui konsep agen yang dikembangkan KUDO. “Saingan kami justru ritel konvensional seperti Indomaret, Alfamart, Careffour, dan lain-lain,” jelas Agung.

Agung optimis bisnis ritel digital maupun e-commerce. Sebab harga barang yang ditawarkan oleh sektor yang masih baru ini sangat kompetitif dibandingkan sector perdagangan konvensional. Sebab secara operasional bisnis, mereka lebih efisien karena tidak harus mengeluarkan biaya operasional seperti sewa dan pemeliharaan tempat berjualan.

Pada tahun November 2014, KUDO berhasil mendapatkan pendanaan pertama dari East Ventures. Selanjutnya pada bulan Mei 2015, KUDO kembali mendapatkan pendanaan dari Gree Ventures yang juga diikuti oleh East Ventures. Pendanaan terakhir yang KUDO dapatkan adalah dari EMTEK. Hanya saja, menurut Agung, sampai saat ini KUDO belum terpikir untuk mencoba memperoleh pendanaan dari kredit industri perbankan.

Sayangnya, Agung menolak membeberkan keuntungan KUDO setiap tahun sejak resmi beroperasi Januari 2015 lalu. “Maaf itu masih menjadi rahasia perusahaan karena kami masih private company,” tutup Agung sambal tersenyum simpul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Delution, Arsitek dan Desainer Lokal yang Tembus Pasar Dunia

Delution, Arsitek dan Desainer Lokal yang Tembus Pasar Dunia

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 15:23 WIB

Kelompok Tenun Sleman Kembangkan Tenun Batik Beragam Motif

Kelompok Tenun Sleman Kembangkan Tenun Batik Beragam Motif

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 07:32 WIB

Adhi Nugroho, Pendiri Up 2 Yu Resto & Cafe

Adhi Nugroho, Pendiri Up 2 Yu Resto & Cafe

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 11:31 WIB

L-Men Awards, Apresiasi Lelaki Inspiratif Bergaya Hidup Sehat

L-Men Awards, Apresiasi Lelaki Inspiratif Bergaya Hidup Sehat

Press Release | Sabtu, 04 Maret 2017 | 18:33 WIB

Inspiratif! Angkie Yudistia, Tuna Rungu yang Sukses Jadi CEO

Inspiratif! Angkie Yudistia, Tuna Rungu yang Sukses Jadi CEO

Lifestyle | Sabtu, 04 Maret 2017 | 14:54 WIB

Yoris Sebastian, Pelopor Industri Kreatif Lewat OMG Creatif

Yoris Sebastian, Pelopor Industri Kreatif Lewat OMG Creatif

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 15:34 WIB

Fanky Landerson, Kreator Komik Budaya dan Tradisi Minang

Fanky Landerson, Kreator Komik Budaya dan Tradisi Minang

Bisnis | Sabtu, 28 Januari 2017 | 09:01 WIB

Harry Karundeng, Beri Cicilan Tanpa Kartu Kredit via Mise.id

Harry Karundeng, Beri Cicilan Tanpa Kartu Kredit via Mise.id

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:50 WIB

Ajib Hamdani, PNS Pajak yang Bermetamorfosis Jadi Pengusaha

Ajib Hamdani, PNS Pajak yang Bermetamorfosis Jadi Pengusaha

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 18:06 WIB

Batik Desa Gilangharjo Yogya Merambah ke Luar Jawa

Batik Desa Gilangharjo Yogya Merambah ke Luar Jawa

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 10:06 WIB

Terkini

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:11 WIB

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:06 WIB

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:03 WIB

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:56 WIB

×